Page 206 - Demo
P. 206
Pengembangan Insan PHE Subholding Upstream yang UnggulDevelopment of Excellent PHE Subholding Upstream Personnel 10 11Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lindung Lingkungan [GRI 403-5]Berdasarkan HSSE Policy, Perusahaan berupaya untuk meningkatkan kesadaran dan kompetensi pekerja melalui HSSE Mandatory Trainingdan Technical Competencies. Hal ini merupakan langkah yang penting dalam menjaga lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan. HSSE Mandatory Training mencakup pelatihan wajib yang diberikan kepada semua pekerja untuk memastikan bahwa mereka memiliki pemahaman yang memadai tentang kebijakan, prosedur, standar, dan praktik terkait dengan kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan kerja. Sedangkan Technical Competencies mengacu pada kemampuan teknis yang diperlukan oleh pekerja untuk menjalankan tugas mereka dengan aman dan efisien.HSSE PHE Subholding Upstream telah melaksanakan HSSE Mandatory Training secara rutin bagi para pekerja. Secara keseluruhan ada sekitar top 35 pelatihan terkait K3LL. Total waktu kegiatan pelatihan yaitu 1.722.590 jam dengan total peserta 50.692 orang, sehingga rata-rata jam pelatihan per peserta sebesar 34 jam.Berikutnya salah satu pelaksanaan Technical Competencies yang utama adalah kegiatan Upstream Fire Rescue Challenge (UFRC). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan tanggung jawab sekaligus kemampuan tim khusus di setiap Anak Perusahaan agar selalu siap siaga menjaga keselamatan pekerja maupun aset perusahaan. UFRC diselenggarakan di HSE Training Center Sungai Gerong, Sumatera Selatan, fasilitas pelatihan rescue terbesar di Indonesia yang dikelola PERTAMINA Corporate University. Training on Occupational Health, Safety, and Environment [GRI 403-5]Based on the HSSE Policy, the Company strives to enhance employee awareness and competence through HSSE Mandatory Training and Technical Competencies. This is a crucial step in maintaining a safe, healthy, and sustainable work environment. HSSE Mandatory Training includes compulsory training provided to all employees to ensure that they have an adequate understanding of policies, procedures, standards and practices related to health, safety, security and the work environment. While Technical Competencies refer to the technical capabilities required by employees to perform their duties safely and efficiently.HSSE PHE Subholding Upstream has conducted HSSE Mandatory Training regularly for employees. Overall, there have been about 35 K3LL related trainings. The total training activity time is 1,722,590 hours with a total of 50,692 participants, so the average training hours per participant is 34 hours.Next, one of the main Technical Competencies implementations has been the Upstream Fire Rescue Challenge (UFRC) activity. This activity aims to increase the responsibility as well as the ability of special teams in each Subsidiary to be ready at all times to maintain the safety of employees and company assets. UFRC was held at HSE Training Center Sungai Gerong, South Sumatra, the largest rescue training facility in Indonesia managed by PERTAMINA Corporate University. Dengan memprioritaskan HSSE Mandatory Training dan pengembangan Technical Competencies, Perusahaan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, meningkatkan kesadaran akan risiko, dan meminimalkan kemungkinan terjadinya kecelakaan atau insiden yang berpotensi berbahaya. Selain itu, hal ini juga membantu meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas kerja secara keseluruhan.By prioritizing HSSE Mandatory Training and developing Technical Competencies, the Company can create a safer work environment, increase risk awareness, and minimize the possibility of accidents or potentially dangerous incidents. In addition, it has also helped improve productivity, efficiency, and overall quality of work.9204 Laporan Keberlanjutan %u2022 PT Pertamina Hulu Energi

