Page 202 - Demo
P. 202
Pengembangan Insan PHE Subholding Upstream yang UnggulDevelopment of Excellent PHE Subholding Upstream Personnel 10 11implementasi CSMS (Contractor Safety Management System), Culture & Organization, dan Rewards & Consequences, dengan merujuk kepada Surat Perintah Direktur Utama No. Print-023/PHE00000/2023-S8 Tentang Tim Transformasi Keselamatan Operasi Subholding Upstream. Tim Transformasi Keselamatan Operasi ini merupakan gabungan dari Subject Matter Expert (SME) yang berasal dari fungsi HSSE, Production & Project, Drilling & Well Intervention, Supply Chain Management, Human Capital dan Information Technology dibawah dukungan strategis dari Direktur Utama. Disamping itu, PHE Subholding Upstream memiliki Loss Prevention Committee (LPC) atau setara dengan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) yang berfungsi sebagai komite bersama untuk mendukung penerapan K3. Pembentukan tim ini merupakan upaya Perusahaan dalam penerapan kebijakan HSSE untuk mencapai target zero accident dan membangun budaya keselamatan kerja serta pencapaian operasional exellence. LPC secara berkala melakukan pertemuan guna mengevaluasi penerapan kebijakan HSSE dan mencari solusi masalah yang menyebabkan kerugian akibat asset integrity, kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, permasalahan lingkungan, dan sosio-security; mengevaluasi potensi Major Accident Hazard (MAH), Safety and Environmental Critical Element (SECE). [GRI 403-4]Keselamatan Proses dan Pencegahan Insiden Skala Besar [IPIECA SHS-6]PHE Subholding Upstream merupakan perusahaan yang berfokus pada pengembangan sumber daya alam minyak dan gas bumi memiliki potensi menghadapi terjadinya bahaya kecelakaan besar (Major Accident Hazard) yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran atau ledakan, kecelakaan, pencemaran lingkungan dan kerusakan reputasi perusahaan. Dengan demikian pengelolaan keselamatan proses (process safety) menjadi hal yang penting bagi perusahaan dalam mencegah terjadinya kecekaan besar dan mendukung keberlangsungan bisnis perusahaan. Perusahaan telah menetapkan Pedoman Process Safety & Asset Integrity Management System (PSAIMS) No. A8-004/PHE04000/2021-S9 dalam pengelolaan keselamatan proses dan Pedoman Pengelolaan Tanggap Darurat dan Manajemen Krisis No. A8-001/ PHE04000/2021-S9 dalam penanganan keadaan darurat skala besar (major emergency) yang meliputi terjadinya ledakan/kebakaran, tumpahan minyak, kebocoran gas dan bencana alam. Perusahaan juga menjalin komunikasi dan sinergi dengan entitas PERTAMINA Grup lain untuk penanggulangan dan penanganan bersama dalam keadaan darurat. Pelaksanaan tanggap darurat ini menjadi tanggung jawab Fungsi HSSE yakni entitas Emergency Response and Crisis Management (ERCM). Management System) implementation, Culture & Organization, and Rewards & Consequences, by referring to Chief Executive Officer's Order No. Print-023/PHE00000/2023-S8 concerning the Subholding Upstream Operation Safety Transformation Team. The Operations Safety Transformation Team is a combination of Subject Matter Experts (SME) from HSSE, Production & Project, Drilling & Well Intervention, Supply Chain Management, Human Capital and Information Technology functions under the strategic support of the Chief Executive Officer. In addition, PHE Subholding Upstream has a Loss Prevention Committee (LPC) or equivalent to the Occupational Safety and Health Advisory Committee (P2K3) which functions as a joint committee to support the implementation of OHS. The Company has formed this team in an effort to implement its HSSE policy to achieve zero accident targets and build a work safety culture and operational excellence achievements. LPC meets on a regular basis to evaluate the implementation of HSSE policies and seek solutions to problems that cause losses due to asset integrity, work accidents, occupational diseases, environmental problems, and socio-security; evaluate the potential of Major Accident Hazard (MAH), Safety and Environmental Critical Element (SECE). [GRI 403-4]Process Safety and Large-Scale Incident Prevention [IPIECA SHS-6]PHE Subholding Upstream is a company that focuses on the development of oil and gas natural resources which potentially faces Major Accident Hazard that can cause fire or explosion, accidents, environmental pollution and damage to the Company's reputation. Thus, process safety management is important for the Company in preventing major accidents and supporting the sustainability of its business. The Company has established Process Safety & Asset Integrity Management System (PSAIMS) Guideline No. A8-004/PHE04000/2021-S9 in process safety management and Emergency Response and Crisis Management Guideline No. A8-001/PHE04000/2021-S9 in handling large-scale emergencies (major emergencies) which includes explosions/fires, oil spills, gas leaks and natural disasters. The Company also establishes communication and synergy with other PERTAMINA Group entities for joint countermeasures and handling emergencies. The implementation of such emergency response is the responsibility of the HSSE function, namely the Emergency Response and Crisis Management (ERCM) entity. 9200 Laporan Keberlanjutan %u2022 PT Pertamina Hulu Energi

