Page 106 - Demo
P. 106


                                    Tata Kelola KeberlanjutanSustainability GovernanceDi sisi lain, transisi menuju ekonomi rendah karbon juga membuka peluang bagi PHE Subholding Upstream untuk berinovasi dan memasuki pasar baru. Perusahaan dapat memanfaatkan pertumbuhan pasar untuk energi terbarukan dan teknologi pengurangan emisi, menciptakan aliran pendapatan baru dan diversifikasi bisnis. Insentif pemerintah untuk adopsi teknologi bersih dan inisiatif pengurangan emisi menawarkan kesempatan bagi Perusahaan untuk mengakses pendanaan atau insentif fiskal yang dapat mengurangi biaya transisi dan meningkatkan daya saing perusahaan. Dengan mengembangkan produk dan layanan yang mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, PHE Subholding Upstream dapat memperkuat posisinya di pasar dan membangun reputasi sebagai perusahaan yang proaktif dan bertanggung jawab.Untuk mengatasi risiko downside dan memanfaatkan peluang ini, PHE Subholding Upstream perlu mengintegrasikan strategi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim ke dalam perencanaan dan operasionalnya. Investasi dalam energi terbarukan dan efisiensi energi, pengembangan infrastruktur yang tahan terhadap perubahan iklim, dan inisiatif untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan lingkungan dapat membantu Perusahaan mengurangi potensi dampak negatif dan memanfaatkan peluang yang muncul dari transisi energi. Melalui pendekatan proaktif ini, PHE Subholding Upstream dapat mengurangi eksposur terhadap risiko transisi dan memposisikan dirinya untuk berhasil dalam ekonomi global yang bergerak menuju keberlanjutan.PHE Subholding Upstream mengakui adanya risiko fisik yang signifikan akibat perubahan iklim, yang mencakup kenaikan permukaan air laut, peristiwa cuaca ekstrem, perubahan pola presipitasi, dan peningkatan suhu. Untuk mengatasi risiko-risiko ini, Perusahaan telah mengimplementasikan serangkaian strategi mitigasi yang komprehensif.Dalam menghadapi risiko kenaikan permukaan air laut, Perusahaan telah berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur yang resilien, seperti tanggul laut dan bangunan yang tahan banjir, untuk melindungi fasilitas dan operasionalnya. Terhadap risiko peristiwa cuaca ekstrem, Perusahaan telah mengembangkan sistem peringatan dini yang memungkinkan perusahaan untuk mempersiapkan dan merespons dengan cepat dan efektif, termasuk pemasangan stasiun cuaca dan pengembangan rencana evakuasi untuk pekerja. Untuk mengatasi perubahan pola presipitasi dan peningkatan suhu, PHE Subholding Upstream mengelola sumber daya airnya dengan lebih efisien, termasuk pengumpulan air hujan dan penggunaan metode irigasi yang hemat air, serta mengadopsi praktik untuk mengurangi konsumsi air dan meningkatkan ketahanan terhadap kekeringan. Selain itu, PHE Subholding Upstream berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dengan meningkatkan penggunaan energi terbarukan dan menerapkan langkah-langkah efisiensi energi, yang tidak hanya mengurangi jejak karbon perusahaan tetapi juga membantu mengurangi On the other hand, the transition toward low carbon economy also opens up opportunities for PHE Subholding Upstream to innovate and enter new markets. The Company can use the growing market for renewable energy and technology for emission reduction, create new income inflow and diversify its business. The government%u2019s incentive to adopt clean technology and initiative for reducing emission offers an opportunity to the Company to access funding or fiscal incentives which can reduce the cost of transition and increase the company%u2019s competitiveness. By developing products and services which support adaptation and mitigation of climate change, PHE Subholding Upstream is able to strengthen its position on the market and build its reputation as a proactive and responsible company.In order to overcome downside risks and use these opportunities, PHE Subholding Upstream needs to integrate adaptation and climate change mitigation strategy into its planning and operations. Investment in renewable energy and energy efficiency, development of climate change resistant infrastructure, and the initiative to enhance transparency and accountability in environmental management can help PHE reduce potential negative impacts and use opportunities which arise from the energy transition. Through such proactive approach, PHE Subholding Upstream can reduce its exposure to transition risk and position itself to be successful in the global economy moving towards sustainability.PHE Subholding Upstream recognizes that there are significant physical risks as a consequence of climate change, which include rising sea levels, extreme weather incidents, change in precipitation patterns, as well as rising temperatures. To overcome such risks, the Company has implemented a series of comprehensive mitigation strategies. In facing the risk of rising sea levels, the Company has invested in building resilient infrastructure, such as sea walls and floodresistant structures, for the purpose of protecting its facilities and operations. In view of extreme weather incidents, the Company has developed early warning system which enables the company to make preparations and respond quickly and effectively, including the installation of weather stations and developing employee evacuation plan. To overcome the change in precipitation patterns and rising temperatures, PHE Subholding Upstream has been managing its water supplies more efficiently, including collection of rainwater and the use of water-efficient irrigation methods, as well as adopting practices for reducing the consumption of water and enhancing resilience towards drought. In addition, PHE Subholding Upstream has been committed to reducing greenhouse gas emission by increasing the use of renewable energy and taking energy efficiency measures, not only to reduce the company%u2019s carbon footprint but also to help reduce 67 8 9 10 11104 Laporan Keberlanjutan %u2022 PT Pertamina Hulu Energi
                                
   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109   110