Page 345 - Demo
P. 345


                                    PT Pertamina Hulu Energi 345 2022Laporan TahunanAnnual ReportTata Kelola Perusahaan yang BaikGood Corporate GovernanceNo Pokok PerkaraMain CaseStatus PenyelesaianCompletion StatusRisiko yang DihadapiRisks Faced3 Gugatan yang diajukan oleh VICO sebagai Kontraktor lama dalam Wilayah Kerja Sanga Sanga terhadap PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) sebagai Kontraktor baru, di Badan Arbitrase SIAC terkait dengan pengembalian biaya investasi kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi dengan nilai gugatan adalah sebesar USD111,90 juta. The lawsuit filed by VICO as the old Contractor in the Sanga Sanga Work Area against PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) as the new Contractor at the SIAC Arbitration Board involves the return of investment costs for upstream oil and gas business activities and has a claim value of USD111.9 million.PHSS dan VICO mencapai kesepakatan penyelesaian dan menandatangani perjanjian penyelesaian pada bulan April 2022. Berdasarkan perjanjian penyelesaian, disepakati bahwa VICO akan mencabut gugatannya dan PHSS tidak akan melakukan pembayaran apa pun atas tuntutan sebesar USD111,90 juta yang diajukan oleh VICO. PHSS and VICO reached a settlement agreement and entered into a settlement agreement in April 2022. Based on the settlement agreement, it was agreed that VICO would withdraw its lawsuit and PHSS would not make any payment for the claim of USD111.90 million filed by VICO.Majelis SIAC telah menerbitkan putusan pada tanggal 29 Juni 2022 terkait adanya perdamaian tersebut. Kecuali kewajiban membayar biaya arbitrase kepada SIAC, PHSS tidak memiliki kewajiban lebih lanjut sehubungan dengan tuntutan arbitrase tersebut.The SIAC Assembly issued a decision on 29 June 2022 regarding the peace agreement. Except for the obligation to pay arbitration fees to SIAC, PHSS has no further obligations in relation to the arbitral claim.Pada saat gugatan ini dilayangkan, terdapat potensi risiko terhambatnya kinerja Perusahaan. Namun, dengan adanya putusan SIAC tanggal 29 Juni 2022 terkait adanya perdamaian yang telah disepakati, maka tidak adanya risiko yang dihadapi oleh Perusahaan terkait gugatan ini.At the time this lawsuit was filed, there wasa potential risk of hampering the Company's performance. However, with the SIAC decision dated 29 June 2022 regarding the settlement that has been agreed upon, there is no risk faced by the Company regarding this lawsuit.Selain perkara hukum yang sudah diuraikan di atas, selama tahun 2022, tidak ada anggota Dewan Komisaris ataupun Direksi yang menghadapi perkara hukum secara individu. Berkaitan dengan perkara hukum penting yang dihadapi Perusahaan di tahun 2022, tidak ada sanksi administratif maupun sanksi lain dari pihak-pihak berwenang yang dibebankan kepada Perusahaan. Demikian juga, tidak ada sanksi administratif ataupun sanksi lainnya yang ditanggung oleh anggota Dewan Komisaris maupun Direksi.Aside from the cases described above, no members of the Board of Commissioners or Board of Directors faced individual legal proceedings in 2022.In 2022, the Company did not face any administrative or other sanctions from the authorities in relation to any significant legal proceedings. Similarly, neither the Board of Commissioners or the Board of Directors was subject to any administrative or other sanctions.Information about Admistration Sanction/Other SanctionInformasi Mengenai Sanksi Administrasi/Sanksi LainnyaPerkara Hukum Berdampak Material terhadap Perusahaan, Entitas Anak, Dewan Komisaris, dan Direksi Tahun 2022Legal Cases with Material Impact on the Company, Subsidiaries, Board of Commissioners and Directors in 2022
                                
   339   340   341   342   343   344   345   346   347   348   349