Page 284 - Demo
P. 284
Bagan Jaka Samudra menjadi inovasi sosial Badak LNG tahun 2024 yang mewujudkan mimpi para nelayan Tihi-Tihi dalam mencari ikan untuk menyambung hidup tanpa terbatas pada jarak dan cuaca ekstrem. Jaka Samudra merupakan singkatan dari %u201cJaringan Kawasan Sistem Pelampung Akuakultur Modern Ramah Lingkungan%u201d yaitu sebuah metode tangkap ikan menggunakan platform jaring terapung yang dilengkapi dengan tiga unsur utama yaitu yang pertama Pelampung bagan terbuat dari polyurethane dan pipa FRP (Fiber Reinforced Polymer) yaitu limbah non B3 sebagai material ex-used perusahaan. Pelampung FRP ini memiliki ketahanan hingga >40 tahun. Kedua, Sensor kebocoran yang terbuat dari tubing tembaga yang berasal dari limbah non B3 peralatan kilang yaitu propane condensor (E4E-1 A/B) untuk memonitoring kebocoran pelampung dan mencegah bagan karam. Dan ketiga, Apartemen ikan dengan susunan konkret berbentuk vertikal yang terbuat dari campuran limbah non B3 kalsium silikat sebagai atraktor ikan dan hunian ikan-ikan. Terdapat beberapa dampak dari program Jaka Samudra dari aspek Nature yakni terdapat 0,26 TonCO2eq/Tahun Penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) dari aktivitas pemanfaatan limbah Non B3 FRP menjadi pelampung dan 0,11 JAKA SAMUDRAJaringan Kawasan Sistem Pelampung Akuakultur Modern Ramah LingkunganModern, Environmentally Friendly Aquaculture Float System Area NetworkJaka Samudra frame is a social innovation of Badak LNG in 2024 that realized the dreams of fishermen in Tihi-Tihi in finding fish to make a living without being limited by distance and extreme weather. Jaka Samudra stands for %u201cJaringan Kawasan Sistem Pelampung Aquakultur Modern Ramah Lingkungan%u201d (Modern, Environmentally Friendly Aquaculture Float System Area Network) which is a fishing method using a floating net platform equipped with three main elements, namely, first, frame float made of polyurethane and FRP (Fiber Reinforced Polymer) pipe, namely non-B3 waste as the company%u2019s ex-used material. This FRP float has a durability of up to >40 years. Second, a leak sensor made of copper tubing from non-B3 waste from refinery equipment, namely a propane condenser (E4E-1 A/B) to monitor float leaks and prevent the frame from sinking. And third, a fish apartment with a vertical concrete arrangement made of a mixture of non-B3 calcium silicate waste as a fish attractor and fish habitat.There are several impacts of the Jaka Samudra program from the Nature aspect, namely 0.26 TonCO2eq/Year of Reduction in greenhouse gas (GHG) emissions from the activity of utilizing Non-B3 FRP waste into floats and 0.11 TonCO2eq/HULU ENERGILaporan Keberlanjutan %u2022 Sustainability Report 282

