Page 65 - Demo
P. 65
regulasi, pengembangan ekonomi kreatif dan kewirausahaan, penguatan pertahanan keamanan, kemandirian pangan dan energi, serta penguatan nasionalisme, demokrasi dan penegakan Hukum dan Hak Asasi Manusia.Menariknya, optimisme ini dibangun di tengah perekonomian dunia yang belum juga akan menunjukkan lompatannya. Dalam dokumen WEO yang dirilis IMF pada Januari 2025, perekonomian dunia tahun 2025 diproyeksikan tumbuh sebesar 3,3% atau tumbuh melandai dibandingkan tahun 2024 sebesar 3,2%. Pertumbuhan minim ini terutama akan didorong oleh perekonomian negara maju, khususnya Amerika Serikat, yang berupaya menjalankan kebijakan proteksionisme oleh pemerintahan baru dalam rangka mengoptimalkan sumber daya internalnya. Di sisi lain, kebijakan ekonomi Amerika Serikat ini akan berdampak langsung atas inflasi dan neraca perdagangan dunia.Menghadapi prospek perekonomian dunia yang masih akan cukup menantang, Indonesia juga menghadapi tantangan defisit APBN tahun 2025 senilai Rp616,2 triliun atau 2,53% dari PDB nasional, yang akan dipenuhi melalui pembiayaan utang sebesar Rp775,9 triliun. Terdapat 8 (delapan) bidang yang menjadi prioritas dalam rencana belanja negara, mencakup bidang kesehatan, bidang perlindungan sosial, bidang pendidikan, bidang infrastruktur, bidang ketahanan pangan, hilirisasi industri, penguatan investasi, dan pembangunan Kesetaraan gender.Dewan Komisaris mendukung sepenuhnya proyeksi kinerja PHE tahun 2025 sebagaimana tertuang dalam RKAP tahun 2025. Strategi adaptif, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan tahun 2025, menjadi sebuah poin penting agar PHE dapat mencapai berbagai target yang telah ditetapkan.Pandangan atas Pelaksanaan Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang BaikSebagai bagian dari Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Migas, Perusahaan berkepentingan untuk menerapkan prinsipprinsip GCG pada level terbaik. Prinsip ini menjadi dasar bagi Perusahaan dan seluruh entitas usaha di Indonesia untuk dapat menghadirkan pengelolaan organisasi bisnis yang akuntabel dan comply dan prudent.Dewan Komisaris memandang, penerapan prinsip GCG di lingkungan Perusahaan terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Direksi dan seluruh jajarannya terus berupaya untuk mengembangkan implementasi prinsip GCG, terutama terhadap kepatuhan atas peraturan yang berlaku. Keberadaan organ-organ pendukung yang membantu Dewan Komisaris dan Direksi memberikan bukti bahwa pengelolaan GCG di lingkup Perusahaan berjalan dengan baik. Kerja sama dalam hubungan yang harmonis antara Komite Audit di bawah Dewan Komisaris dan Audit Internal di bawah Direksi menunjukkan adanya keseriusan Perusahaan untuk dapat membentuk proses pengendalian internal yang seimbang dan terukur.advancement of the creative economy and entrepreneurship, the strengthening of defense and security, food and energy self-sufficiency, as well as the promotion of nationalism, democracy, and the enforcement of law and human rights.Interestingly, this optimism is built amidst a global economy that has yet to show its leap. In the WEO document released by the IMF in January 2025, the global economy in 2025 is projected to grow by 3.3%, a slight decline compared to 2024's 3.2%. This minimal growth will be driven primarily by the economies of advanced countries, especially the United States, which is attempting to implement protectionist policies by the new government in order to optimize its internal resources. On the other hand, this US economic policy will have a direct impact on inflation and the world trade balance.Facing the prospect of a world economy that remain quite challenging, Indonesia also faces the challenge of a deficit of APBN 2025 amounting to Rp616.2 trillion or 2.53% of national GDP, which will be met through debt financing of Rp775.9 trillion. There are 8 (eight) priority areas in the state expenditure plan, including health, social protection, education, infrastructure, food security, industrial downstreaming, reinforcement of investment, and development of gender equality.The Board of Commissioners fully supports PHE's performance projections for 2025 as stated in RKAP 2025. Adaptive strategies, especially in facing various challenges in 2025, are important points so that PHE can achieve various targets that have been set.Outlook on Implementation of Good Corporate GovernanceAs a part of the Oil and Gas State-Owned Enterprise (BUMN) Holding, the Company is interested in implementing GCG principles at the best level. These principles are the basis for the Company and all business entities in Indonesia to be able to present accountable, compliant and prudent business organization management.The Board of Commissioners views that the implementation of GCG principles within the Company continues to improve over time. The Board of Directors and all its staff continue to strive to develop the implementation of GCG principles, especially concerning compliance with applicable regulations. The existence of supporting organs that assist the Board of Commissioners and the Board of Directors provides evidence that GCG management within the Company runs well. Cooperation in a harmonious relationship between the Audit Committee under the Board of Commissioners and Internal Audit under the Board of Directors shows the seriousness of the Company in being able to form a balanced and measurable internal control process.0102 Management Report Laporan Manajemen0304050607Laporan Tahunan %u2022 Annual Report 62PT Pertamina Hulu Energi 63

