Page 542 - Demo
P. 542
2. Penanganan kontrak rutin dan non rutinUntuk penanganan kontrak non-rutin, antara lain:a. Perjanjian Kerja Sama Korporasi.b. Amandemen dan Pernyataan Kembali KBH WK.c. LNG Project %u2013 Agreement dan Keyterms LNG SPA.d. JSA Potensi Pengelolaan, Aset Pembangkit Tenaga Listrik dan Penyediaan Pembangkit Tenaga Listrik Rendah Karbon di Lingkungan PHE.e. Perjanjian terkait kegiatan-kegiatan pendahuluan perjanjian-pengembangan CCS Hub.f. MoU potensi kerja sama EOR.g. Perjanjian Kerja Sama Pengkajian dan Studi Potensi Sumber Daya Minyak dan Gas Bumi serta Hidrogen Alami di Indonesia.h. Pembahasan Perjanjian Kerja Sama Dukungan Informasi Situasi Keamanan Wilayah Operasi Perusahaan di Luar Indonesia.i. MoU studi transport CCS.j. Kontrak perjanjian swakelola Study Generative Artificial Intellegence Exploration.k. Non Disclosure Agreement.l. Joint Study Agreement.m. Confidentiality and Restricted Use Agreement.n. MoU Penggunaan Produk Pertamina antara SH Upstream dengan SH C&T.Selain dokumen kontrak non-rutin sebagaimana disebutkan di atas, terdapat kontrak-kontrak rutin di lingkungan PHE yang dilakukan proses reviu-nya oleh Fungsi Legal Counseldalam penyusunannya, antara lain kontrak pengadaan barang dan jasa, perjanjian kerahasiaan, nota kesepahaman, kerja sama studi, perjanjian terkait kegiatan pendanaan, seperti pemberian fasilitas kredit, pengadaan valuta asing, pemberian treasury line, dan national pooling dengan bank-bank dalam negeri maupun luar negeri.3. Penanganan dokumen legal perusahaanMemberikan saran dan pertimbangan kepada fungsi pengguna dalam hal drafting, revisi aspek hukum untuk dokumen legal pada dokumen korporasi (seperti Akta Anggaran Dasar, Keputusan Direksi dan RUPS), dokumen terkait pedoman, TKO, TKI, Corporate Charter, Business Process, dan lain-lain berdasarkan key business issues dan key legal issues.4. Penanganan sengketa dan proses pendampingan dan pemberian bantuan hukum.Sepanjang tahun 2024, Perusahaan menghadapi beberapa permasalahan yang menjadi perhatian manajemen di antaranya adalah gugatan oleh salah satu operator di wilayah kerja di Australia kepada Perusahaan terkait klaim biaya abandonment terhadap Pertamina Hulu Energi Australia Pty Limited, Anak Perusahaan yang merupakan salah satu kontraktor di wilayah kerja tersebut yang telah mengundurkan diri sejak Oktober 2013 dan telah berstatus deregistered berdasarkan hukum Australia sejak Januari 2017. Perusahaan digugat karena bertindak sebagai guarantor dari Pertamina Hulu Energi Australia Pty Limited.2. Handling of routine and non-routine contractsFor handling non-routine contracts, including:a. Corporate Cooperation Agreement.b. Amendment and Restatement of KBH WK.c. LNG Project %u2013 Agreement and Key Terms of LNG SPA.d. JSA of Management Potentials, Power Plant Assets and Provision of Low Carbon Power Plants within PT Pertamina Hulu Energi.e. Agreements related to preliminary activities for the CCS Hub development agreement.f. MoU on potential EOR cooperation.g. Cooperation Agreement for Assessment and Study of Potentials of Oil and Gas and Natural Hydrogen Resources in Indonesia.h. Discussion on Cooperation Agreement for Security Situation Information Support of PT Pertamina Hulu Energi's Operating Area Outside Indonesia.i. MoU on CCS transport study.j. Self-managed agreement contract for Study Generative Artificial Intelligence Exploration.k. Non-Disclosure Agreement.l. Joint Study Agreement.m. Confidentiality and Restricted Use Agreement.n. MoU on Use of Pertamina Products between SH Upstream and SH C&T.In addition to the non-routine contract documents as mentioned above, there are routine contracts within PHE that are reviewed by the Legal Counsel Function in their preparation, including contracts for the procurement of goods and services, confidentiality agreements, memoranda of understanding, study collaborations, agreements related to financing activities, such as the provision of credit facilities, foreign exchange procurement, treasury line provision, and national pooling with domestic and foreign banks.3. Handling of corporate legal documentsProviding advice and consideration to user functions in terms of drafting and revising the legal aspects of corporate legal documents (such as Articles of Association, Resolutions of Board of Directors and GMS), documents related to guidelines, TKO, TKI, Corporate Charter, Business Process, etc. based on key business issues and key legal issues.4. Dispute handling and process of providing legal assistance and aid.Throughout 2024, the Company faced several issues of concern to the management, including a lawsuit by one of the operators in the working area in Australia against the Company regarding a claim for abandonment costs against Pertamina Hulu Energi Australia Pty Limited, a Subsidiary which is one of the contractors in the working area who has resigned since October 2013 and has been deregistered under the Australian law since January 2017. The Company was sued for acting as a guarantor of Pertamina Hulu Energi Australia Pty Limited.Laporan Tahunan %u2022 Annual Report 540HULU ENERGI

