Page 700 - Demo
P. 700
698 Laporan Tahunan %u2022 PT Pertamina Hulu EnergiLAPORAN KEUANGAN 7 FINANCIAL STATEMENTThe original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language.PT PERTAMINA HULU ENERGI DAN ENTITAS ANAKNYA/AND ITS SUBSIDIARIESDaftar 5/145 ScheduleCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGANKONSOLIDASIANTanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut(Disajikan dalam ribuan dolar Amerika Serikat,kecuali dinyatakan lain)NOTES TO THE CONSOLIDATEDFINANCIAL STATEMENTSAs of December 31, 2023and for the Year Then Ended(Expressed in thousands of United States dollars,unless otherwise stated)27. PINJAMAN BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 27. LONG TERM BANK LOANS (continued)5. Pinjaman PDSI 5. PDSI LoanFasilitas pinjaman dikenakan tingkat suku bunga tahunan minimal sebesar JIBOR 1M + Margin 230 Bps yang dibayarkan setiap bulan. Pada tahun 2023, tingkat suku bunga berkisar antara 8,48% sampai dengan 8,69%. Total beban bunga untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp19.744 (dalam jutaan) (setara dengan AS$1.294).The loan facility bears a minimum annual interest rate of JIBOR 1M + Margin 230 Bps which is paid monthly. In 2023, the interest rates ranged from 8.48% to 8.69%. Total interest expense for the period ended December 31, 2023 amounted to Rp19,744 (in million) (equivalent to US$1,294).Fasilitas pinjaman memiliki masa tenggangselama maksimal 12 (dua belas) bulan sejak tanggal perjanjian kredit. The loan facility has a grace period of a maximum of 12 (twelve) months from the date of the credit agreement.Pada tanggal 11 Oktober 2022, PDSImenandatangani Surat Penawaran Pemberian Kredit (%u201dSPPK%u201d) Fasilitas Term Loan dari Bank Mandiri selama 10 tahun dengan limit nilai fasilitas Rp546.094 (dalam jutaan) (setara dengan AS$35.024). Sampai dengan 31 Desember 2023, PDSI telah mencairkan fasilitas pinjaman sebesar Rp220.000 (dalam jutaan) (setara dengan AS$14.250). Sisa fasilitas pinjaman dapat dicairkan PDSI maksimal 12 (dua belas) bulan sejak tanggal perjanjian kredit dan telah diperpanjang hingga 31 Maret 2024 berdasarkan SPPK tanggal 2 Oktober 2023. Sampai dengan 31 Desember 2023 belum terdapat pencairan fasilitas pinjaman kembali. Fasilitas kredit yang belum digunakan per 31 Desember 2023 adalah senilai Rp326.094 (dalam jutaan) (setara dengan AS$20.774).On October 11, 2022, PDSI signed an Offering Letter for Credit Provision (%u201cSPPK%u201d) of Term Loan Facility from Bank Mandiri for 10 years with a facility value limit of Rp546,094 (in million) (equivalent to US$35,024). Up to December 31, 2023, PDSI has drawn down the loan facility of Rp220,000 (in million) (equivalent to US$14,250). The remaining loan facility can be obtained by PDSI in a maximum of 12 (twelve) months from the date of the credit agreement and has been extended until March 31, 2024 based on SPPK dated October 2, 2023. As of December 31, 2023 there has been no disbursement of the loan facility. The unused credit facilities as of December 31, 2023, is Rp326,094 (in million) (equivalent to US$20,774).Jaminan fasilitas pinjaman adalah penjaminan negatif dengan ketentuan sebagai berikut:The guarantee for the loan facility is a negative pledge with the following conditions:a. Tidak dijamin secara khusus dengan aset PDSI, seluruh aset menjadi jaminan semua hutang PDSI kepada Bank Mandiri dan kreditur lainnya memiliki kedudukan yang sama tanpa adanya jaminan khusus atas utang tanpa hak preferen berdasarkan pari passu.b. PDSI tidak diperbolehkan untuk menyerahkan/meminjamkan aset kepada kreditur dan/atau lembaga keuangan lain untuk menjamin hutang yang telah ada maupun yang akan ada.a. Not specifically guaranteed by assets of PDSI, all assets are collateral for all of PDSI's debts to Bank Mandiri and other creditors have the same position without any special collateral for debts without preferential rights based on pari passu.b. PDSI are not allowed to hand over/lend assets to creditors and/or other financial institutions to guarantee existing or future debts.

