Page 684 - Demo
P. 684


                                    682 Laporan Tahunan %u2022 PT Pertamina Hulu EnergiLAPORAN KEUANGAN 7 FINANCIAL STATEMENTThe original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language.PT PERTAMINA HULU ENERGI DAN ENTITAS ANAKNYA/AND ITS SUBSIDIARIESDaftar 5/129 ScheduleCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGANKONSOLIDASIANTanggal 31 Desember 2023 dan untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut(Disajikan dalam ribuan dolar Amerika Serikat, kecuali dinyatakan lain)NOTES TO THE CONSOLIDATEDFINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2023and for the Year Then Ended(Expressed in thousands of United States dollars,unless otherwise stated)26. PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK (lanjutan) 26. SHORT TERM BANK LOANS (continued)1. Pinjaman bank PDSI (lanjutan) 1. PDSI bank loan (continued)Pada tanggal 23 April 2020, PDSI dan Entitasanak menandatangani perjanjian kerja samadengan Mandiri dengan bunga 7,25% per tahunsampai dengan 16 November 2020 denganjumlah fasilitas pinjaman Rp100.000 juta (nilaipenuh) (setara dengan AS$6.477) dan limitAS$50.000 khusus untuk PDSI.On April 23, 2020, PDSI and its subsidiary entered into an agreement with Mandiri with an interest rate of7.25% per annum until November 16, 2020. The loanfacility amount is Rp100,000 million (full amount),equivalent to US$6,477, and a specific limit ofUS$50,000 for PDSI. Perjanjian ini mengalami beberapa kalipemutakhiran atas fasilitas melalui suratpemberitahuan penyesuaian bunga dan limit.This agreement underwent several updates to its facilities through notification letters of interest and limit adjustments.Adendum terakhir adalah adendum kelimaNo. SPJ-011/H00000/2022-S4 tertanggal8 Agustus 2023 yang jangka waktu perjanjiandari 15 Agustus 2016 hingga 14 Agustus 2024.The latest addendum is the fifth addendum No. SPJ011/H00000/2022-S4, dated August 8, 2023. The agreement%u2019s term period ranges from August 15, 2016, to August 14, 2024.Melalui surat pemberitahuan No.082/H20200/2023-S4 tertanggal 23 Februari2023 tentang penyesuaian limit Notional PoolingBRI dan Mandiri, fasilitas pinjaman berubahmenjadi Rp70.000 (dalam jutaan) (setara dengan AS$9.716) di entitas anak dan tidakadanya set limit untuk fasilitias Notional Poolinguntuk Mandiri sehingga untuk pengajuan harus dilakukan kembali ke Persero.Through Notification Letter No. 082/H20200/2023-S4 dated February 23, 2023, regarding the limit adjustment of Notional Pooling for BRI and Mandiri, the loan facility changed to Rp70,000 million (equivalent to US$9,716) at the subsidiary. While, there is no set limit for the Notional Pooling facility for Mandiri, hence any loan submission needs to be made again to Persero.Pada tanggal 24 Desember 2021, Pertaminamenerbitkan pemberitahuan yang mengubahsuku bunga tahunan untuk Mandiri dan BRImenjadi 5% per tahun berlaku efektif 24Desember 2021 dan pada tanggal 5 April 2023,suku bunga tahunan berubah menjadi 5,5% pertahun berlaku efektif 1 April 2023, tanggal 25Oktober 2023 menjadi 6,3% efektif 1 Oktober2023 dan tanggal 28 Desember 2023 menjadi6,7% berlaku efektif 1 Desember 2023.On December 24, 2021, Pertamina issued a notice that changed the annual interest rate for BRI and Mandiri to 5% per annum, effective from December 24, 2021, and on April 5, 2023, the annual interest rate changed to 5.5% per annum, effective from April 1, 2023, on October 25, 2023, the interest rate changed to 6.3% effective October 1, 2023 and on December 28, 2023 to 6.7% effective December 1, 2023.Pada tanggal 31 Desember 2023 dan31 Desember 2022 semua fasilitas pinjamanyang diperoleh oleh PDSI adalah tanpa jaminan. Fasilitas ini tidak mengharuskan PDSI untukmemenuhi persyaratan dalam perjanjian kredit.As of December 31, 2023 and December 31, 2022 all credit facilities obtained by PDSI are unsecured. This facility does not require PDSI to fulfill the requirements of the credit agreement.Beban bunga yang dibukukan atas pinjamanbank per 31 Desember 2023 adalah Rp2.442 juta (nilai penuh) (setara dengan AS$160,07) dan 31 Desember 2022 adalah Rp25.256 juta (nilaipenuh) (setara dengan AS$1.698).Interest expense recorded for the short-term bank loan during December 31, 2023 is Rp2,442 million (full amount) (equivalent to US$160.07) and December 31, 2022 is Rp25,256 million (full amount) (equivalent to US$1,698).
                                
   678   679   680   681   682   683   684   685   686   687   688