Page 261 - Demo
P. 261
Melalui identifikasi, mitigasi, dan perbaikan gap, perusahaan dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan dan mampu menekan laju TRIR pada Tingkat kejadian lebih rendah. Sepanjang tahun 2024, telah dilakukan pengukuran kinerja HSSE melalui audit internal SUPREME. Hasil yang ditemukan yaitu mengenai kemampuan perusahaan dalam mengelola risiko kegiatan operasional, yang dapat dinilai dalam lima tipe warna, yakni: Hijau Tua, Hijau Muda, Kuning, Oranye, dan Merah.Through identification, mitigation, and improvement of gaps, the company can reduce the likelihood of accidents and are able to suppress the TRIR rate at a lower incidence rate. Throughout 2024, HSSE performance measurements have been conducted through SUPREME internal audits. The results found were regarding the company%u2019s ability to manage operational activity risks, which can be assessed in five color types, namely: Dark Green, Light Green, Yellow, Orange, and Red.0 0 2 5 2CORPORATE LIFE SAVING RULES (CLSR)Corporate Life Saving Rules (CLSR) atau peraturan tentang keselamatan perusahaan merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memastikan bahwa semua operasi dilaksanakan dengan standar keselamatan tertinggi. Kebijakan CLSR ini mengacu pada kebijakan Pertamina yang diperbarui pada tahun 2024 dan dituangkan dalam Surat Keputusan Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi No. KPTS-015/PHE00000/2024-S0 tentang CLSR yang berlaku untuk seluruh entitas di PHE Subholding Upstream untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat mengancam jiwa bagi setiap pekerja, mitra kerja, serta kontraktor pada aktivitas dan pekerjaan di PHE Subholding Upstream. Penerapan CLSR di PHE Subholding Upstream dilakukan secara fokus, menggunakan skala prioritas, masif dan menggunakan pendekatan pengendalian risiko yang efektif terhadap aktivitas yang tercantum dalam 10 elemen CLSR dengan melibatkan peran dan tanggung jawab Pimpinan Tertinggi di Entitas PHE Subholding Upstream, seluruh Pekerja Pertamina maupun kontraktor.Secara serius dengan serangkaian langkah dan prosedur yang wajib diikuti oleh setiap pekerja, termasuk di dalamnya adalah kontraktor. Perusahaan telah menetapkan 10 indikator CLSR yang berasal dari kegiatan berisiko tinggi dan berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja. Dengan menetapkan 10 CLSR ini, diharapkan pekerja dapat lebih waspada dalam melakukan persiapan dan pelaksanaan pekerjaan di wilayah kerja.Seiring berjalannya praktik CLSR di area wilayah kerja, perusahaan juga kerap melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk mengukur efektivitas dari implementasinya. Perusahaan melakukan identifikasi area yang perlu perbaikan, serta memastikan bahwa kegiatan operasional dapat berjalan dengan standar keselamatan yang telah ditetapkan. Konsistensi implementasi CLSR dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman dan dapat melindungi seluruh pekerja dan stakeholder.CORPORATE LIFE SAVING RULES (CLSR)Corporate Life Saving Rules (CLSR) or company safety regulations are parts of the company%u2019s strategy to ensure that all operations are conducted with the highest safety standards. This CLSR policy refers to Pertamina%u2019s policy which was updated in 2024 and is stated in Decision of President Director of PT Pertamina Hulu Energi No. KPTS-015/PHE00000/2024-S0 concerning CLSR which applies to all entities in PHE Subholding Upstream to prevent accidents that can threaten the lives of every worker, work partner, and contractor in activities and work at PHE Subholding Upstream.The implementation of CLSR at PHE Subholding Upstream is conducted in a focused manner, using a priority scale, massively and using an effective risk control approach to the activities listed in the 10 CLSR elements by involving the roles and responsibilities of the Top Leadership at the Entity of PHE Subholding Upstream, all Pertamina Workers and contractors.Seriously with a series of steps and procedures that must be followed by every worker, including contractors. The company has set 10 CLSR indicators that come from high-risk activities and have the potential to cause work accidents. By setting these 10 CLSRs, it is expected that workers can be more vigilant in preparing for and performing work in the working areas.As CLSR practices run in the working areas, the company also often conducts periodic monitoring and evaluation to measure the effectiveness of its implementation. The company identifies areas that need improvement, and ensures that operational activities can run with established safety standards. Consistent implementation of CLSR can create a safe working environment and can protect all workers and stakeholders.Hasil Audit Internal SUPREME Tahun 2024SUPREME Internal Audit Results 2024010203040506070809 Safe and Comfortable Working Environment For Excellent PHE People Lingkungan Kerja yang Aman dan Nyaman untuk Insan PHE yang Unggul1011 PT Pertamina Hulu Energi 259

