Page 39 - Demo
P. 39


                                    Pilar LST dan Strategi KeberlanjutanESG's Pillar andSustainability StrategyInisiasi Keberlanjutan dan Kontribusi PHE terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)Sustainability Initiation and PHE's Contribution to the Sustainable Development Goals (SDGs)I. Pilar Lingkungan/ Environmental PillarMenangani perubahan iklimAddressing climate changesMeningkatkan Efisiensi Energi dan Penggunaan Sumber Energi Terbarukan%u2022 Melakukan efisiensi energi di cakupan Wilayah Kerja PHE Subholding Upstream. Sepanjang tahun 2023, PHE Subholding Upstream telah berhasil mereduksi energi sejumlah 3.887.062,07 MWh/tahun.%u2022 Melanjutkan program Desa Energi Berdikari (DEB) untuk terus meningkatkan pemanfaatan sumber energi baru terbarukan berbasis program CID. Sepanjang tahun 2023, sebanyak 15 program DEB terlaksana dengan total kapasitas panel surya terpasang sebesar 70,69 kWp dan pemanfaatan kotoran hewan dalam reaktor biogas dengan kapasitas sebesar 165m3.Improving Energy Efficiency and Use of Renewable Energy Sources%u2022 Carrying out energy efficiency within the scope of Pertamina's Subholding Upstream Work Area. In 2023, PHE Subholding Upstream successfully reduced energy by a total of 3,887,062.07 MWh per year.%u2022 Continuing the Desa Energi Berdikari (DEB) program to continue to increase the use of new renewable energy sources based on the CID program. In 2023, a total of 15 DEB programs were implemented with a total installed solar panel capacity of 70.69 kWp and the utilization of animal waste in biogas reactors with a capacity of 165m3.Menurunkan Tingkat Emisi menuju Net Zero Emission%u2022 Mengembangkan dan menyelesaikan peta jalan net zero emission dengan capaian 2023 yakni 872.495,58 ton CO2eq%u2022 Melakukan aktivitas program dekarbonisasi melalui inisiatif efisiensi energi, non rutin emisi, energi rendah karbon, heatingrendah karbon, dan rencana sertifikasi Nature Based Solution.%u2022 Melalui program CID, PHE Subholding Upstream juga berinisiatif untuk terus menurunkan emisi karbondioksida. Sepanjang tahun 2023, Perusahaan telah mereduksi sebesar 109.235 ton CO2eq/tahun yang berasal dari aktivitas penanaman tanaman darat maupun air, konservasi lahan, pengelolaan sampah organik dan anorganik.Reducing Emissions to Net Zero Emissions%u2022 Develop and complete a net zero emission roadmap with 2023 achievements of 872,495.58 tons CO2eq. %u2022 Engaging in decarbonization activities through initiatives such as energy efficiency, non-routine emissions, low-carbon energy, low-carbon heating, and Nature Based Solution certification plans. %u2022 Through the CID program, PHE Subholding Upstream also took the initiative to continue to reduce carbon dioxide emissions. In 2023, the Company has reduced 109,235 tons CO2eq/year from land and water plant planting activities, land conservation, organic and inorganic waste management.Mengurangi jejak lingkunganReduce environmental footprintMelakukan Pengelolaan dan Menjalankan Proses Produksi yang Bertanggung Jawab%u2022 Sertifikasi ISO 14001:2015 Sistem Manajemen Lingkungan terhadap Anak Perusahaan dan Wilayah Kerja.%u2022 Implementasi Business Continuity Management System (BCMS) berdasarkan ISO 22301:2019.Managing and Operating Responsible Production Processes%u2022 ISO 14001:2015 Environmental Management System Certification for Subsidiaries and Working Areas. %u2022 Implementation of Business Continuity Management System (BCMS) based on ISO 22301:2019.Melindungi keanekaragamanhayatiProtecting biodiversityMelakukan Penghijauan dan Konservasi%u2022 Berada dalam satu kabupaten dengan Kawasan Ujung Tamiang, pada tahun 2023, Rantau Field fokus pada penanaman flora untuk menunjang habitat Tuntong Laut. %u2022 PEP Field Sanga-Sanga melaksanakan konservasi Bekantan, hewan endemik Delta Mahakam, Kalimantan. %u2022 Melalui Blue Carbon Initiative, pada tahun 2023, Perusahaan telah melakukan penanaman mangrove sejumlah 580.044 di wilayah Delta Mahakam dan 450.000 di Pesisir Bontang. Program ini juga fokus pada konservasi keanekaragaman hayati, termasuk perlindungan hewan endemik dan mendukung peningkatan energi bersih serta akses air bersih melalui peningkatan infrastruktur. %u2022 PHE Subholding Upstream telah melestarikan 9 fauna dalam status terancam punah, jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya. %u2022 Melalui program CID, PHE Subholding Upstream telah melaksanakan kegiatan penghijauan dengan menanam sekitar 250 ribu baik tanaman darat maupun air, konservasi lahan sebanyak 1.200 ha di sejumlah wilayah kerja, serta konservasi fauna seperti Gajah, Macan Dahan, Penyu, Owa Jawa, Bekantan, Terumbu Karang, dan Gagak Banggai.Greening and Conservation%u2022 Located in the same regency as the Ujung Tamiang Area, in 2023, Rantau Field focused on planting flora to support the habitat of Painted Terrapin.%u2022 PEP Field Sanga-Sanga carried out the conservation of proboscis monkey, an endemic animal of the Mahakam Delta, Kalimantan.%u2022 Through the Blue Carbon Initiative, in 2023, the Company planted 580,044 mangroves in the Mahakam Delta area and 450,000 mangroves along the Bontang Coast. This program also focuses on biodiversity conservation, including the protection of endemic animals, and supports the enhancement of clean energy and clean water access through infrastructure improvements.%u2022 PHE Subholding Upstream has preserved 9 fauna species classified as endangered, an increase from the previous year. %u2022 Through the CID program, PHE Subholding Upstream has carried out reforestation activities by planting around 250 thousand both land and water plants, land conservation of 1,200 ha in a number of work areas, and conservation of fauna such as Elephants, Clouded Leopards, Sea Turtles, Javan Gibbons, Proboscis Monkeys, Coral Reefs, and Banggai Crows.PT Pertamina Hulu Energi %u2022 Sustainability Report 37
                                
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43