Page 153 - Demo
P. 153
PT Pertamina Hulu Energi %u2022 Sustainability Report 151Berikut adalah beberapa rincian tambahan tentang masing-masing faktor pendorong risiko iklim fisik tersebut:%u2022 Kenaikan Permukaan Air LautKenaikan permukaan air laut disebabkan oleh mencairnya gletser dan lapisan es. Hal ini diperkirakan akan menyebabkan banjir dan erosi di wilayah pesisir di seluruh dunia. Di Indonesia, kenaikan permukaan laut diperkirakan akan menggenangi wilayah pesisir dan merusak infrastruktur. Hal ini juga dapat mengganggu pelayaran dan penangkapan ikan, yang merupakan kegiatan ekonomi penting di Indonesia.%u2022 Peristiwa cuaca ekstremPeristiwa cuaca ekstrem menjadi lebih sering dan intens akibat perubahan iklim. Peristiwa ini dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur, mengganggu rantai pasokan, dan membuat orang terpaksa pindah. Di Indonesia, kejadian cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir, badai, dan kekeringan. Peristiwa ini telah merusak infrastruktur, mengganggu bisnis, dan membuat orang terpaksa mengungsi.%u2022 Perubahan Pola Curah HujanPerubahan pola curah hujan juga disebabkan oleh perubahan iklim. Perubahan ini dapat menyebabkan kekeringan, banjir, dan perubahan waktu serta jumlah curah hujan. Di Indonesia, perubahan pola curah hujan telah menyebabkan kekeringan dan banjir. Peristiwa ini telah merusak tanaman dan mengganggu pasokan air.%u2022 Suhu MeningkatPeningkatan suhu menyebabkan iklim bumi menjadi lebih hangat. Hal ini menyebabkan kejadian cuaca yang lebih ekstrem, seperti gelombang panas dan kekeringan. Peningkatan suhu juga menyebabkan gletser dan lapisan es mencair, sehingga berkontribusi terhadap kenaikan permukaan laut. Di Indonesia, kenaikan suhu diperkirakan akan menyebabkan lebih banyak kejadian cuaca ekstrem dan kerusakan infrastruktur.Inisiatif untuk Mengelola Risiko Iklim FisikPHE Subholding Upstream mengambil sejumlah inisiatif untuk mengelola risiko fisik iklim, termasuk:%u2022 Berinvestasi Pada Infrastruktur Yang Berketahanan IklimPHE Subholding Upstream berinvestasi pada infrastruktur yang dirancang untuk tahan terhadap dampak perubahan iklim. Misalnya, perusahaan ini membangun tembok laut untuk melindungi fasilitasnya dari kenaikan permukaan laut dan mengembangkan tanaman tahan kekeringan untuk mengurangi ketergantungannya pada air.Following are some additional details about each of these physical climate risk drivers:%u2022 Sea level riseSea level rise has been caused by melting glaciers and ice sheets. This is expected to cause flooding and erosion in coastal areas around the world. In Indonesia, sea level rise is expected to inundate coastal areas and damage infrastructure. It can also disrupt shipping and fishing, which are important economic activities in Indonesia.%u2022 Extreme weather eventsExtreme weather events are becoming increasingly frequent and intense due to climate change. These events can cause damage to infrastructure, disrupt supply chains, and force people to relocate. In Indonesia, extreme weather events have caused floods, storms, and droughts. These events have damaged infrastructure, disrupted businesses, and forced people to seek refuge.%u2022 Changes in rainfall patternsChanges in rainfall patterns are also caused by climate change. These changes can cause droughts, floods, and changes in the timing and amount of rainfall. In Indonesia, changing rainfall patterns have led to droughts and floods. These events have damaged crops and disrupted water supplies.%u2022 Increased temperatureThe increase in temperature causes the Earth's climate to become warmer. This leads to more extreme weather events, such as heat waves and droughts. Rising temperatures also cause glaciers and ice sheets to melt, thus contributing to sea level rise. In Indonesia, rising temperatures are expected to lead to more extreme weather events and damage to infrastructure.Initiatives to Manage Physical Climate RisksPHE Subholding Upstream has taken a number of initiatives to manage physical climate risks, including:%u2022 Investing in climate-resilient infrastructurePHE Subholding Upstream has been investing in infrastructure designed to withstand the impacts of climate change. For instance, the company has built seawalls to protect its facilities from sea-level rise and it has developed droughtresistant plants to reduce its reliance on water.

