Page 152 - Demo
P. 152


                                    Menjaga Lingkungan Lestari untuk Generasi MendatangMaintaining a Sustainable Environment for Future Generations150 Laporan Keberlanjutan %u2022 PT Pertamina Hulu EnergiPHE Subholding Upstream telah mengambil langkah strategis dalam mendukung upaya Pemerintah Indonesia menuju pencapaian Net Zero Emission (NZE) melalui implementasi strategi dekarbonisasi yang komprehensif. Strategi ini mencakup beberapa inisiatif kunci, seperti pengembangan gas sebagai sumber energi dengan emisi rendah, yang menandai pergeseran penting dari bahan bakar fosil tradisional ke alternatif yang lebih bersih. Inisiatif penting lainnya termasuk penerapan teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) dan pengembangan CCS Hub, yang keduanya merupakan langkah vital dalam mengurangi jejak karbon dari kegiatan produksi. Melalui pendekatan ini, PHE Subholding Upstream tidak hanya berkontribusi pada tujuan NZE Indonesia tetapi juga menunjukkan komitmennya terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab lingkungan.Pengendalian Emisi GRK [OJK F.11, F.12][GRI 3-3, 305][IPIECA CCE-4]Pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) merupakan salah satu target utama yang tertuang dalam strategi keberlanjutan Perusahaan. PHE Subholding Upstream menghadapi tantangan dan peluang yang signifikan dalam konteks transisi energi global dan perubahan iklim. Strategi ketahanan (resilience strategy) Perusahaan berfokus pada tiga pilar utama: Karbon, Konservasi, dan Komunitas. Analisis risiko Perusahaan menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah akan sangat berpengaruh dalam jangka pendek hingga menengah. Hasil dari analisis skenario ini telah diintegrasikan ke dalam strategi Perusahaan hingga tahun 2060, yang mengarah pada pengembangan dua target terkait emisi yang diumumkan pada tahun 2022, komitmen aspirasional untuk mencapai net zero emission dalam operasi, termasuk emisi Cakupan 1 dan 2, pada tahun 2060 atau lebih cepat, dan target jangka pendek untuk mengurangi intensitas emisi Cakupan 1 dari operasi sebesar 29% hingga 32% pada tahun 2030.Pada tahun 2023, Perusahaan memperluas pekerjaan ini dengan analisis baru tentang risiko transisi terkait iklim dan risiko fisik. Dalam strategi ketahanan, Perusahaan juga menekankan pada produksi minyak dan gas alam yang efisien dan bertanggung jawab, menganggap emisi sebagai sumber energi potensial. [SASB EM-EP-110a.3]PHE Subholding Upstream has taken a strategic step in supporting the Government of Indonesia's efforts toward achieving Net Zero Emissions (NZE) through the implementation of a comprehensive decarbonization strategy. The strategy includes several key initiatives, such as the development of gas as a low-emission energy source, which marks an important shift from traditional fossil fuels to cleaner alternatives. Other notable initiatives include the adoption of Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS) technology and the development of the CCS Hub, both of which are vital steps in reducing the carbon footprint of production activities. Through this approach, PHE Subholding Upstream not only contributes to Indonesia's NZE goals but also demonstrates its commitment to sustainable and environmentally responsible business practices.GHG Emission Control [OJK F.11, F.12][GRI 3-3, 305][IPIECA CCE-4]Reducing Greenhouse Gas (GHG) emissions is one of main targets as stated in the Company's sustainability strategy. PHE Subholding Upstream faces significant challenges and opportunities in the context of global energy transition and climate change. The Company's resilience strategy focuses on three main pillars, namely: Carbon, Conservation, and Community. The Company risk analysis shows that government policies will be highly influential in the short to medium term. The results of this scenario analysis have been integrated into the Company strategy through 2060, leading to the development of two emissionsrelated targets announced in 2022, an aspirational commitment to achieve net zero emissions in our operations, including Scope 1 and 2 emissions, by 2060 or sooner, and a short-term target to reduce the Scope 1 emissions intensity of operations by 29% to 32% by 2030. In 2023, the Company have expanded this work with new analyses of climate-related transition risks and physical risks. In its resilience strategy, the Company also emphasizes efficient and responsible oil and natural gas production, considering emissions as a potential energy source. [SASB EM-EP-110a.3]TURUT SERTA MENANGANI PERUBAHAN IKLIMPARTICIPATION IN ADDRESSING CLIMATE CHANGE89 10 11
                                
   146   147   148   149   150   151   152   153   154   155   156