Page 151 - Demo
P. 151


                                    PT Pertamina Hulu Energi %u2022 Sustainability Report 149Fokus KeberlanjutanSustainability FocusInisiatifInitiativesMetrik KinerjaPerformance Metrics TargetMelindungi Keanekaragaman Hayati Protecting BiodiversityProgram keanekaragaman hayati yang sistematis:%u2022 Meningkatkan komitmen dampak positif bersih (misalnya program perlindungan tumbuhan dan fauna langka; mengurangi land use)%u2022 Mengadakan 1-2 studi/ Piloting proyek dan mengembangkan rencana keanekaragaman hayati untuk semua proyek/operasional %u2022 Melibatkan pemangku kepentingan%u2022 Sertifikasi NBSSystematic biodiversity program:%u2022 Increasing net positive impact commitments (e.g. rare plant and fauna protection programs; reducing land use)%u2022 Conducting 1-2 studies/pilot projects and developing biodiversity plans for all projects/operations%u2022 Engaging stakeholders%u2022 NBS CertificationPelaksanaan Program Konservasi dan Rehabilitasi (%)Implementation of Conservation and Rehabilitation Programs (%) Net Positive Impact (NPI)Melakukan Pengelolaan Air dan Air Limbah Conducting Water and Wastewater ManagementMelakukan inisiatif 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) dalam kegiatan operasi PerusahaanImplementing 3R (Reduce, Reuse, and Recycle) initiatives in the Company's operational activities.Pengurangan konsumsi dan buangan air (Mega Liter)Reduction of water consumption and waste (Mega Liter)Menurunkan nilai hydrocarbon content dalam air limbah menjadi 45ml gram/liter (off shore) dan 15ml gram/liter (on shore) di tahun 2025Reducing hydrocarbon content in wastewater to 45 mg/liter (offshore) and 15 mg/liter (onshore) by 2025Melakukan Pengelolaan Limbah Conducting Waste ManagementMelakukan inisiatif 4R (Reduce, Reuse, Recycle, danRecovery)Implementing 4R (Reduce, Reuse, Recycle, and Recovery) initiativesPengurangan intensitas pembuangan limbah (Ton/BOE)Reduction in waste disposal intensity (Ton/BOE)Melakukan 40% waste circularity di tahun 2025Achieving 40% waste circularity by 2025Biaya Pengelolaan LingkunganSepanjang tahun 2023 PHE Subholding Upstream mengelola lingkungan dengan biaya sebesar Rp903,80 miliar. Biaya ini digunakan untuk mengurangi emisi, mengelola limbah, menjaga keanekaragaman hayati, dan pelaksanaan penghijauan. [OJK F.4]Environmental Management Costs In 2023, PHE Subholding Upstream managed the environment at a cost of IDR903.80 billion. Such costs have been used to reduce emissions, manage waste, maintain biodiversity, and carry out reforestation. [OJK F.4]Biaya Pengelolaan LingkunganEnvironmental Management Cost 2023Rp903,80 miliarbillion2022Rp1.076,26 miliarbillion2021Rp888,23 miliarbillion
                                
   145   146   147   148   149   150   151   152   153   154   155