Page 148 - Demo
P. 148
Menjaga Lingkungan Lestari untuk Generasi MendatangMaintaining a Sustainable Environment for Future Generations146 Laporan Keberlanjutan %u2022 PT Pertamina Hulu EnergiRisiko Fisik Jangka Menengah: 2026-2030Medium-Term Physical Risks: 2026-2030AkutPeningkatan tingkat keparahan dari cuaca ekstrim, seperti banjir dan badaiAcuteIncreased level of severity of extreme weather, such as floods and stormsSumur lepas Pantai dan ladang minyak di daerah pesisir dapat terkena dampak dari peristiwa cuaca ekstrim seperti badai, yang mengakibatkan terhentinya kegiatan operasional atau kerusakan pada infrastruktur. Peristiwa tersebut juga dapat memengaruhi kapasitas pemenuhan crude oil ke mitra Perusahaan, yang mengakibatkan keterbatasan dalam distribusi dan penjualan produk Perusahaan.Offshore wells and oil fields in coastal areas can be impacted by extreme weather events such as storms, resulting in operational downtime or damage to infrastructure. Such events may also affect our capacity to fulfil crude oil demands of the Company partners, resulting in limitations in the distribution and sale of the Company products.Dampak Keuangan Potensial:Berdasarkan nilai Platform Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan peristiwa siklonik, implikasi keuangan yang terkait dengan kerusakan akibat peristiwa cuaca ekstrem diperkirakan mencapai USD274 juta (dampak total sebelum asuransi). Biaya pihak ketiga yang terkait dengan kerusakan potensial dari peristiwa cuaca ekstrem tidak diperhitungkan.Potential Financial Impact:Based on the Meteorology, Climatology and Geophysics Agency (BMKG) Platform value and cyclonic events, the financial implications associated with damage from extreme weather events are estimated at USD274 million (total impact before insurance). Third-party costs associated with potential damage from extreme weather events are not considered.Mitigasi:Perusahaan mengasuransikan aset sebagai langkah mitigasi untuk mengurangi dampak keuangan yang terkait dengan kerusakan pada aset akibat peristiwa cuaca ekstrem. Perusahaan juga memiliki program integritas aset yang kuat yang menjaga fasilitas lepas pantai sesuai dengan spesifikasi desain yang mumpuni jika terjadi badai dengan kekuatan kategori 5. Perusahaan juga memiliki protokol untuk memantau dan mempersiapkan diri menghadapi siklon, dan telah berinvestasi pada prosedur dan kemampuan tanggap darurat dalam menghadapi kerusakan aset akibat cuaca ekstrem.Mitigation:The Company provides insurance coverage for its assets as a mitigation measure to reduce the financial impact associated with damage to our assets due to extreme weather events. The Company also have a robust asset integrity program that keeps our offshore facilities compliant with capable design specifications in the event of a hurricane of category 5 severity. The Company also have protocols in place to monitor and prepare for cyclones and have invested in emergency response procedures and capabilities in the face of asset damage caused by extreme weather.Risiko Fisik Jangka Panjang: 2030-2050+Long-Term Physical Risks: 2030-2050+KronisKenaikan muka air lautChronicSea level risePeningkatan potensi kenaikan muka air laut dapat berdampak pada aset dan operasi di wilayah pesisir seperti PHM karena menyebabkan masalah seperti banjir, kesulitan transportasi, gangguan rantai pasokan, dan tingkat keasinan air tanah.Increased potential sea level rise can impact our assets and operations in coastal areas such as PHM as they cause issues such as flooding, transportation difficulties, supply chain disruptions, and groundwater acidity.Potensi dampak keuangan:Kenaikan permukaan laut dapat memiliki dampak keuangan yang diperkirakan sebesar USD571 juta sebelum asuransi di fasilitas fasilitas produksi akibat peristiwa air pasang/badai.Potential financial impact:Sea level rise can have an estimated financial impact of USD571 million before insurance at our production facilities due to tidal/storm events.Mitigasi:- Pembuatan tanggul untuk menghadang air laut masuk ke lokasi kerja.- Menaikkan permukaan stationyang berada di tengah laut lepas.Mitigation:- Construction of embankments to prevent seawater entering the work site- Raising the surface of stations located in the ocean.89 10 11

