Page 144 - Demo
P. 144


                                    Menjaga Lingkungan Lestari untuk Generasi MendatangMaintaining a Sustainable Environment for Future Generations142 Laporan Keberlanjutan %u2022 PT Pertamina Hulu EnergiAnalisis Skenario IklimPerusahaan mengakui bahwa risiko iklim baik berupa risiko fisik maupun risiko transisi dapat berdampak pada kegiatan bisnis Perusahaan, dimana pada dasarnya risiko iklim disebabkan oleh emisi GRK di atmosfer yang semakin meningkat. Selaras dengan Kebijakan Manajemen Risiko Perusahaan, PHE Subholding Upstream telah memperhitungkan risiko fisik jangka pendek dan jangka panjang dalam penilaian Perusahaan terhadap risiko terkait perubahan iklim. Risiko fisik langsung berkaitan dengan munculnya kejadian berisiko secara tiba-tiba yang mempunyai konsekuensi besar, misalnya angin topan, dan banjir. Di sisi lain, risiko fisik yang bertahan lama mencakup risiko yang berkepanjangan akibat perubahan tren iklim yang terus-menerus, seperti peningkatan suhu yang terus-menerus, kenaikan permukaan air laut, dan gelombang panas yang berkepanjangan. Tahap pertama evaluasi melibatkan Penyaringan Portofolio, yang juga dikenal sebagai Analisis Hot Spot. Penyaringan ini mencakup evaluasi luas terhadap risiko komparatif yang ditimbulkan oleh bencana alam terkait perubahan iklim terhadap aset-aset Perusahaan. Evaluasi ini dilakukan pada berbagai skenario perubahan iklim dan disandingkan dengan paparan terhadap bahaya alam yang ada. Proses ini menggunakan data spasial dalam model analitis dan data spesifik Perusahaan yang diperiksa pada tingkat perusahaan.Evaluasi proyeksi perubahan iklim dilakukan dengan menggunakan dua skenario dari Representative Concentration Pathways (RCP) Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) untuk periode tahun 2050, sebagaimana diuraikan di bawah ini.Climate Scenario AnalysisThe Company acknowledges that climate risks, whether in the form of physical risks or transition risks, can impact its business activities, primarily stemming from the increasing greenhouse gas emissions in the atmosphere. In line with the Company's Risk Management Policy, PHE Subholding Upstream has factored in both short-term and long-term physical risks in its assessment of climate change-related risks. Direct physical risks are related to the sudden emergence of risky events that have major consequences, such as typhoons, and floods. On the other hand, enduring physical risks include prolonged risks due to persistent changes in climate trends, such as persistent temperature increases, sea level rise, and prolonged heat waves. The first stage of evaluation involves Portfolio Screening, also known as Hot Spot Analysis. This screening includes a broad evaluation of the comparative risks posed by natural disasters related to climate change to the Company assets. Evaluation is carried out on various climate change scenarios and juxtaposed with exposure to existing natural hazards. This process uses spatial data in analytical models and Company-specific data examined at the company level.The evaluation of climate change projections was conducted using two scenarios from the Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) Representative Concentration Pathways (RCP) for the period of 2050, as outlined below.Scenario analysis focused on physical assets on the ground. The following are possible impact risks identified by the Company based on existing climate scenarios.Tipe SkenarioType of ScenarioDeskripsi DampakDescription of ImpactRCP 8.5Business as UsualSkenario ini sejalan dengan perkiraan peningkatan sebesar 3,7%u00b0C pada akhir abad ini, yang disebabkan oleh terbatasnya atau tidak adanya upaya mitigasi emisi.This scenario is in line with the estimated increase of 3.7%u00b0C by the end of this century, due to limited or no emission mitigation efforts.RCP 4.5Middle PathSkenario ini sesuai dengan perkiraan kenaikan 1,8%u00b0C pada akhir abad ini, yang dihasilkan dari inisiatif moderat yang bertujuan untuk memitigasi emisi.This scenario corresponds to a forecast increase of 1.8%u00b0C by the end of the century, resulting from moderate initiatives aimed at mitigating emissions.Analisis skenario difokuskan pada aset fisik di darat. Berikut adalah risiko dampak yang mungkin muncul yang telah diidentifikasikan oleh Perusahaan berdasarkan skenario iklim yang ada.Tipe KejadianType of EventDeskripsi DampakDescription of ImpactUsulan Tindakan Mitigasi RisikoProposed Risk Mitigation MeasuresSuhu extremeExtreme heat%u2022 Potensi ketidaknyamanan akibat tekanan panas%u2022 Berkurangnya efisiensi kerja%u2022 Panas berlebih dan kerusakan peralatan%u2022 Mengurangi efisiensi peralatan%u2022 Potential discomfort due to heat stress%u2022 Reduced employee work efficiency%u2022 Overheating and equipment damage%u2022 Reduced equipment efficiency%u2022 Mengintegrasikan rencana untuk merespons kondisi panas ekstrem ke dalam protokol tanggap darurat%u2022 Melakukan pelatihan pekerja untuk mengenali gejala stres akibat panas dan memberikan pertolongan awal%u2022 Menilai ambang batas suhu operasional peralatan dan mesin saat ini dibandingkan dengan perkiraan suhu tinggi%u2022 Integrate plans to respond to extreme heat conditions into emergency response protocols%u2022 Conduct employee training to recognize symptoms of heat stress and provide early aid%u2022 Assess current operating temperature thresholds of equipment and machinery compared to high temperature forecasts89 10 11
                                
   138   139   140   141   142   143   144   145   146   147   148