Page 784 - Demo
P. 784
Laporan Tahunan %u2022 Annual Report 782HULU ENERGIThe original consolidated financial statement included hereinare in Indonesian language.PT PERTAMINA HULU ENERGI DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIESDaftar 5/118 ScheduleCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGANKONSOLIDASIAN (lanjutan)Tanggal 31 Desember 2024 dan untukTahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut(Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat,Kecuali Dinyatakan Lain)NOTES TO THE CONSOLIDATEDFINANCIAL STATEMENT (continued)As of December 31, 2024 andfor the Year Then Ended(Expressed in Thousands of United States Dollars,Unless Otherwise Stated)24. PENDAPATAN TANGGUHAN 24. DEFERRED REVENUE 31 Desember/ 31 Desember/December 31, December 31,2024 2023Bagian jangka pendek Current portionPendapatan tangguhan atas Deferred revenue involvingtake or pay gas 4.718 1.332 gas take or payLain-lain 1.294 2.794 OthersJumlah bagian jangka pendek 6.012 4.126 Total current portionBagian jangka panjang Non-current portionPendapatan tangguhan atas Deferred revenue involvingtake or pay gas 10.800 3.898 gas take or payLain-lain 2.318 3.119 OthersJumlah bagian jangka panjang 13.118 7.017 Total non-current portionJumlah pendapatan tangguhan 19.130 11.143 Total deferred revenue25. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 25. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIESAlokasi Kewajiban dari Persero untuk KaryawanSecondee Pertamina:Sesuai dengan kebijakan Pertamina, setiap anakperusahaan harus mengakui sejumlah alokasikewajiban terkait imbalan-imbalan yang diberikan olehPertamina kepada karyawan Secondee Pertaminayang diperbantukan di anak perusahaan.Liability Allocation from Persero for SecondeePertamina Employees:Based on the policy of Pertamina, every subsidiariescompanies should recognize a number of liabilityallocation in relation to the benefits provided byPertamina to the Secondee Pertamina employees whoare seconded at the subsidiaries companies.Kebijakan ini baru diberlakukan oleh Pertamina ditahun 2020. Sebelumnya, anak perusahaanPertamina hanya dibebankan sejumlah alokasi beban.Hal ini merupakan pengaturan pembagian kewajibanantara Pertamina dan anak perusahaan terkaitperiode (atau masa kerja) perbantuan karyawan dianak perusahaan:- Dana Pensiun Pertamina (%u201cDPP%u201d).- Penghargaan Atas Pengabdian (%u201cPAP%u201d).- Kesehatan Pasca Pensiun (%u201cPensionerHealthcare%u201d)- Biaya Pemulangan (%u201cRepatriasi%u201d).- Masa Persiapan Purna Karya (%u201cMPPK%u201d).- Ulang Tahun Dinas (%u201cUTD%u201d).This policy is just implemented by Pertamina in 2020.Previously, Pertamina's subsidiaries were only chargeda certain amount of the allocation of expenses.This a liability sharing arrangement between Perseroand the subsidiaries companies in relation to secondedperiod (or services) of the employees at thesubisidiaries:- Dana Pensiun Pertamina (%u201cthe DPP%u201d).- Penghargaan Atas Pengabdian (%u201cthe PAP%u201d)- Post-Retirement Healthcare (%u201cthe Pensioner Healthcare%u201d)- Biaya Pemulangan (%u201cthe Repatriasi%u201d).- Masa Persiapan Purna Karya (%u201cthe MPPK%u201d).- Ulang Tahun Dinas (%u201cthe UTD%u201d)

