Page 587 - Demo
P. 587
Prinsip Manajemen RisikoManajemen Risiko di Perusahaan bertujuan untuk menciptakan dan melindungi nilai Perusahaan. Perusahaan menggunakan 8 (delapan) Prinsip Manajemen Risiko sebagai dasar dan panduan dalam menjalankan manajemen risiko yang efektif dan efisien melalui pengembangan kerangka kerja dan proses manajemen risiko, meliputi: Terintegrasi (Integrated); Terstruktur dan Komprehensif (Structured and Comprehensive); Disesuaikan (Customized); Inklusif/Melibatkan Seluruh Pihak yang Relevan (Inclusive); Bersifat Dinamis (Dynamic); Berdasarkan Informasi Terbaik (Best Available Information); Mempertimbangkan Faktor Manusia dan Budaya (Human and Cultural Factors); serta Perbaikan secara Berkelanjutan (Continual Improvement). Kerangka Kerja Manajemen RisikoKerangka Kerja Manajemen Risiko merupakan pengembangan dari prinsip-prinsip Manajemen Risiko yang memberikan dasar dalam pengelolaan Perusahaan yang mencakup seluruh aktivitas usaha Perusahaan. Untuk mendapatkan Kerangka Kerja Manajemen Risiko yang efektif, terstruktur, dan proaktif, penerapan Manajemen Risiko didasarkan pada landasan yang kuat dan komponen yang selaras. Peran dan tujuan Kerangka Kerja Manajemen Risiko adalah membantu organisasi dalam mengintegrasikan Manajemen Risiko ke seluruh fungsi dan kegiatan organisasi. Efektivitas manajemen risiko akan tergantung dari seberapa jauh manajemen risiko berhasil diintegrasikan ke dalam tata kelola organisasi (governance), kegiatan organisasi, dan proses pengambilan keputusan pada setiap tingkatan organisasi. Kerangka Kerja Manajemen Risiko dijelaskan sebagai berikut:a. Kepemimpinan dan Komitmen;b. Integrasi;c. Desain;d. Implementasi; dane. Evaluasi. Proses Manajemen RisikoProses manajemen risiko merupakan serangkaian langkah sistematis untuk membantu para pemilik sasaran mengelola peluang dan ancaman bagi tercapainya sasaran secara sistematis, terukur, dan terkendali. Proses Manajemen Risiko sebagai bagian dari 3 pilar Manajemen Risiko mencakup penetapan Ruang Lingkup, Konteks dan Kriteria, Penilaian Risiko, Penanganan Risiko, Komunikasi dan Konsultasi, Pemantauan dan Tinjauan, serta Pencatatan dan Pelaporan. Risiko yang dihadapi Perusahaan merupakan hal yang dinamis sehingga perlu selalu dimonitoring dan disesuaikan dengan perubahan konteks internal dan eksternal Perusahaan. Monitoring dan pelaporan risiko berdasarkan konteks terkini juga menjadi bagian yang penting bagi Top Managementdalam membantu pengambilan keputusan yang tepat untuk mencapai target dan kelangsungan bisnis Perusahaan. Risk Management PrinciplesRisk Management in the Company aims to create and protect the Company's value. The Company uses 8 (eight) Risk Management Principles as a basis and guide in implementing effective and efficient risk management through the development of a risk management framework and process, including: Integrated; Structured and Comprehensive; Customized; Inclusive/Involving All Relevant Parties; Dynamic; Based on Best Available Information; Considering Human and Cultural Factors; and Continual Improvement.Risk Management FrameworkThe Risk Management Framework is a development of the principles of Risk Management that provide a basis for managing the Company that covers all of the Company's business activities. To obtain an effective, structured, and proactive Risk Management Framework, the implementation of Risk Management is based on a strong foundation and aligned components.The role and purpose of the Risk Management Framework is to assist the organization in integrating Risk Management into all functions and activities of the organization. The effectiveness of risk management will depend on the extent to which risk management is successfully integrated into the organization's governance, organizational activities, and decision-making processes at all levels of the organization. The Risk Management Framework is explained as follows:a. Leadership and Commitment;b. Integration;c. Design;d. Implementation; ande. Evaluation.Risk Management ProcessThe risk management process is a series of systematic steps to help target owners manage opportunities and threats to achieve targets in a systematic, measurable, and controlled manner. The Risk Management Process as a part of the 3 pillars of Risk Management includes determining Scope, Context and Criteria, Risk Assessment, Risk Management, Communication and Consultation, Monitoring and Review, and Recording and Reporting. The risks faced by the Company are dynamic so they need to be constantly monitored and updated according to changes in the Company's internal and external context. Monitoring and reporting risks based on the current context is also an important part of Top Management in helping to make the right decisions to achieve the Company's targets and business continuity.0102030405 Good Corporate Governance Tata kelola Perusahaan0607 PT Pertamina Hulu Energi 585

