Page 71 - Demo
P. 71


                                    Pemenuhan aspirasi pemegang saham juga menjadi hal penting dalam pengelolaan GCG yang sesuai dengan praktik terbaik. Hal ini diwujudkan oleh manajemen melalui tindak lanjut atas hasil keputusan pemegang saham yang tertuang dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Tak hanya itu, pemantauan penerapan GCG dengan praktik terbaik juga dilakukan melalui penilaian penerapan GCG. Seluruh tindak lanjut ini dilakukan dalam rangka menciptakan proses bisnis yang sehat dan akuntabel, di mana ini menjadi landasan bagi keberlanjutan Perusahaan.Fondasi terpenting dalam pelaksanaan prinsip GCG adalah penerapan kode etik sebagai etika bisnis yang berlandaskan pada nilai integritas. Manajemen menempatkan nilai-nilai budaya korporasi sebagai salah satu landasan bagi pembentukan etika bisnis yang akan menciptakan pengelolaan operasi dan bisnis berbasis akuntabilitas. Melalui integritas, implementasi etika bisnis akan memiliki dasar yang kuat, yang akan menjadi modal bagi Perusahaan untuk tumbuh lebih baik di masa-masa mendatang.Perkembangan Pengelolaan Risiko dan Inisiatif Keberlanjutan, serta Tanggung Jawab Sosial dan LingkunganPerusahaan mengembangkan strategi keberlanjutan tak lepas dari bisnis inti yang dikembangkan. Sebagai Subholding Upstreamdalam Holding BUMN Migas, PHE menyadari bahwa operasi dan bisnis yang dilakukan masih berpusat pada industri hulu migas dengan ekosistem energi berbasis fosil. Ini tentu menjadi pekerjaan besar semua pihak, termasuk Pemerintah Indonesia, dalam rangka mendukung transisi energi hijau yang telah menjadi bagian dari program Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dari Pemerintah Indonesia.Di luar itu, PHE telah berupaya melakukan serangkaian strategi dan inisiatif untuk dapat mewujudkan agenda keberlanjutan dalam model dan proses bisnis yang dikembangkan. Termasuk pengelolaan risiko sosial yang berdampak terhadap beberapa pemangku kepentingan seperti karyawan, pelanggan, dan masyarakat. Dalam rangka pengelolaan risiko, saat ini PHE juga sedang mempersiapkan implementasi pemenuhan Organ Pengelola Risiko sebagaimana dimaksud dalam Permen BUMN No. Per-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara.PHE telah menyusun Laporan Keberlanjutan sebagai dokumen tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan, di mana Laporan Keberlanjutan tersebut memberikan gambaran tentang upaya yang dilakukan PHE untuk dapat mencapai visi dan misinya khususnya dalam mewujudkan agenda keberlanjutan.Fulfilling shareholder aspirations has also been important in GCG management in line with best practices. This has been realized by management through follow-up on the results of shareholders%u2019 decisions set out in the General Meeting of Shareholders (GMS). Apart from that, the management has also been monitoring the implementation of GCG in line with best practices through an assessment of GCG implementation. All of these follow-up measures have been carried out with the aim of creating healthy and accountable business processes, which are the foundation for the Company%u2019s sustainability.The most significant foundation in the implementation of GCG principles has been the application of the code of ethics as business ethics based on the value of integrity. The Management has placed corporate cultural values as one of the foundations for the formation of business ethics expected to create accountabilitybased operations and business management. It is expected that through integrity, the implementation of business ethics will have a solid foundation, to serve as the Company%u2019s capital for even better growth in the future.Development of Risk Management and Sustainability Initiatives, as well as Social and Environmental ResponsibilityThe Company has developed sustainability strategies which are intrinsically related to its core business development. As an Subholding Upstream in the Oil and Gas SOE Holding, PHE realizes that its operations and business are still focused on the upstream oil and gas industry with a fossil-based energy ecosystem. This certainly creates a highly challenging task for all parties, including the Government of Indonesia, to support the green energy transition which has become part of the Sustainable Development Goals (SDGs) program of the Government of Indonesia.Beyond that, PHE has sought to implement a series of strategies and initiatives in order to be able to realize the sustainability agenda in the business models and processes developed. It includes the management of social risks that have an impact on several stakeholders such as employees, customers, and the community. In order to manage risks, PHE is currently making preparations for the implementation of Risk Management Committee compliance as stipulated in Regulation of the Minister of State-Owned Enterprises No. Per-2/MBU/03/2023 regarding Guidelines for Governance and Significant Corporate Activities of State-Owned Enterprises.PHE has compiled a Sustainability Report as an integral document of the Annual Report, wherein the Sustainability Report provides an overview of PHE%u2019s efforts to achieve its vision and mission, particularly in realizing sustainability agendas.PT Pertamina Hulu Energi %u2022 Annual Report 69
                                
   65   66   67   68   69   70   71   72   73   74   75