Page 34 - Demo
P. 34


                                    34 PT Pertamina Hulu Energi 2022Laporan TahunanAnnual ReportLaporan ManajemenManagement ReportPANDANGAN ATAS PROSPEK USAHABerdasarkan Rancangan Umum Energi Nasional (RUEN), diketahui bahwa target dari porsi produksi minyak bumi diturunkan dari 25% pada 2025 menjadi 20% pada 2050. Hal tersebut sejalan dengan target penurunan penggunaan energi fosil dan dukungan pada transisi energi yang dicanangkan oleh Pemerintah. Dewan Komisaris melihat hal tersebut sebagai tantangan dan juga peluang. Hingga saat ini kebutuhan energi fosil masih mendominasi meskipun secara global upaya komitmen pada transisi energi terus dilakukan. Dengan demikian, peluang terhadap permintaan energi fosil masing tinggi untuk beberapa tahun ke depan. Dewan Komisaris memandang bahwa Pemerintah tidak akan meninggalkan industri hulu migas karena industri ini menjadi salah satu pilar ekonomi Indonesia.Permintaan terhadap migas untuk kebutuhan dalam negeri masih tetap tinggi, dan bertumbuh dalam beberapa tahun mendatang. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Indonesia mencatat, permintaan energi di Indonesia akan bertumbuh rata-rata 4,3% per tahun. Oleh sebab itu, Dewan Komisaris mendukung strategi yang dijalankan Direksi untuk menjalankan kegiatan eksplorasi yang masif dan agresif karena minyak dan gas akan memegang peran yang sangat vital pada 2050 nanti.KINERJA KOMITE DI BAWAH DEWAN KOMISARISDewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit, Komite Investasi, serta Komite Nominasi dan Remunerasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Selama tahun 2022, ketiga komite tersebut telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.OVERVIEW OF BUSINESS PROSPECTSBased on the National Energy Plan (RUEN), the proportion of petroleum production is expected to decrease from 25% in 2025 to 20% in 2050. This is in line with the Government's goal of fossil fuel reduction and its support for the energy transition. The Board of Commissioners views this situation as both a challenge and an opportunity. The demand for fossil fuels continues to dominate, despite global efforts to transition to renewable energy. Consequently, the opportunity for fossil energy demand in the coming years is substantial. The Board of Commissioners believes that the Government will not abandon the upstream oil and gas industry as it is a pillar of the Indonesian economy.Domestic demand for oil and gas remains high and has increased over the past few years. The Indonesian Agency for the Assessment and Application of Technology (BPPT) forecasts that Indonesia's energy demand will increase by an annual average of 4.3%. Since oil and gas will play a crucial role in 2050, the Board of Commissioners endorses the strategy implemented by the Board of Directors to conduct massive and aggressive exploration activities.PERFORMANCE OF COMMITTEES UNDER THE BOARD OF COMMISSIONERSThe Audit Committee, Investment Committee, and Nomination and Remuneration Committee assist the Board of Commissioners in carrying out their duties and responsibilities. The three committees have performed their duties and responsibilities effectively in 2022.Report from the Board of CommissionersLaporan Dewan Komisaris
                                
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38