Page 177 - Demo
P. 177


                                    Potensi Geologic Hydrogen di IndonesiaPenelitian Pusat Survei Geologi (PSG) %u2013 Badan Geologi KESDM mengungkap keberadaan hidrogen alami di East Sulawesi Ophiolite, dengan kandungan H%u2082 hingga 35%. Indonesia juga memiliki area potensial lainnya seperti North Sumatra, Meratus, Mentawai, Halmahera, Papua, serta Ciletuh, Bayah, dan Karangsambung. Potensi besar ini didukung oleh proses serpentinisasi batuan ultramafik, yang menghasilkan hidrogen secara alami.Dukungan Strategis dan Regulasi GlobalEksplorasi Geologic Hydrogen yang dilakukan PHE sejalan dengan kebijakan transisi energi nasional serta Roadmap PHE 2025-2034 yang menargetkan pengurangan emisi karbon secara signifikan. Selain itu, regulasi global juga mulai membuka peluang besar dalam pengembangan hidrogen alami. Australia Selatan telah menerbitkan lebih dari 40 lisensi eksplorasi hidrogen alami sejak 2021, dan Filipina juga mulai melelang dua blok eksplorasi hidrogen alami pada Maret 2024. Hal ini menunjukkan bahwa pasar global semakin mengakui pentingnya hidrogen alami sebagai solusi energi masa depan.Prospek Geologic Hydrogen sebagai Sumber Energi Masa DepanDengan meningkatnya permintaan hidrogen global yang diperkirakan akan mencapai 180 juta ton pada 2035, eksplorasi hidrogen alami menjadi semakin penting. Saat ini, hidrogen banyak diproduksi melalui fossil fuel (40%) dan elektrolisis (34%), yang memiliki biaya tinggi serta emisi karbon yang lebih besar. Sebaliknya, hidrogen alami memiliki biaya produksi yang lebih rendah (~$1/kg) dan emisi karbon yang lebih kecil (<1 kg CO%u2082) dibanding metode lainnya yang menghasilkan 1,8 - 11,4 kg CO%u2082 per kilogram hidrogen.Eksplorasi Geologic Hydrogen oleh PHE menjadi langkah strategis dalam mewujudkan transisi energi bersih, efisiensi biaya, dan ketahanan energi nasional. Dengan pengalaman panjang dalam eksplorasi migas, PHE berada pada posisi yang kuat untuk menjadi pemimpin dalam pengembangan hidrogen alami di Indonesia, bahkan di tingkat internasional.Ke depan, PHE akan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, memperluas kajian eksplorasi, serta mengembangkan kebijakan strategis guna memastikan pemanfaatan Geologic Hydrogen sebagai bagian dari solusi energi masa depan yang bersih, berkelanjutan, dan berdaya saing global.Geologic Hydrogen Potential in IndonesiaResearch by the Geological Survey Center (PSG) %u2013 Geological Agency of the Ministry of Energy and Mineral Resources revealed the presence of natural hydrogen in East Sulawesi Ophiolite, with H%u2082 content up to 35%. Indonesia also has other potential areas such as North Sumatra, Meratus, Mentawai, Halmahera, Papua, as well as Ciletuh, Bayah, and Karangsambung. This great potential is supported by the serpentinization process of ultramafic rocks, which produce hydrogen naturally.Global Strategic and Regulatory SupportGeologic Hydrogen exploration done by PHE is in line with the national energy transition policy and the Roadmap 2025-2034 of PHE which targets significant carbon emission reductions. In addition, global regulations have also started to open up great opportunities in the development of natural hydrogen. South Australia has issued more than 40 natural hydrogen exploration licenses since 2021, and the Philippines also began auctioning two natural hydrogen exploration blocks in March 2024. This shows that the global market has increasingly recognized the importance of natural hydrogen as a future energy solution.Geologic Prospects of Hydrogen as Future Energy Source With the increasing global demand for hydrogen expected to reach 180 million tonnes by 2035, the exploration of natural hydrogen becomes increasingly important. Currently, hydrogen is mostly produced through fossil fuels (40%) and electrolysis (34%), which have high costs and higher carbon emissions. In contrast, natural hydrogen has a lower production cost (~$1/kg) and lower carbon emissions (<1 kg CO%u2082) compared to other methods, producing 1.8 - 11.4 kg CO%u2082 per kilogram of hydrogen.PHE's Geologic Hydrogen exploration is a strategic step in realizing a clean energy transition, cost efficiency, and national energy security. With its long experience in oil and gas exploration, PHE is in a strong position to become a leader in the development of natural hydrogen in Indonesia, even at the international level.Going forward, PHE will continue to strengthen cooperation with various parties, expand exploration studies, and develop strategic policies to ensure the utilization of Geologic Hydrogen as a part of a clean, sustainable, and globally competitive future energy solution.0102030405060708 PHE's Commitment to Maintaining Sustainable Environment Komitmen PHE dalam Menjaga Lingkungan Lestari091011 PT Pertamina Hulu Energi 175
                                
   171   172   173   174   175   176   177   178   179   180   181