Page 878 - Demo
P. 878


                                    Laporan Tahunan %u2022 Annual Report 876HULU ENERGIThe original consolidated financial statement included hereinare in Indonesian language.PT PERTAMINA HULU ENERGI DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIESDaftar 5/212 ScheduleCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGANKONSOLIDASIAN (lanjutan)Tanggal 31 Desember 2024 dan untukTahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut(Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat,Kecuali Dinyatakan Lain)NOTES TO THE CONSOLIDATEDFINANCIAL STATEMENT (continued)As of December 31, 2024 andfor the Year Then Ended(Expressed in Thousands of United States Dollars,Unless Otherwise Stated)45. PERJANJIAN, KOMITMEN DAN KONTINJENSIPENTING (lanjutan)45. SIGNIFICANT AGREEMENTS, COMMITMENTS ANDCONTINGENCIES (continued)k. Tarif Pemanfaatan Kilang LNG Badak untukKontrak Penjualan Western Buyers (%u201cWBX%u201d)dan Nusantara Regas (%u201cNR%u201d) (lanjutan)k. The Utilization Tariff of Badak LNG Plant forWestern Buyers (%u201cWBX%u201d) and Nusantara Regas(%u201cNR%u201d) Sales Contracts (continued)Oleh karena itu, sejak dikeluarkannya SuratS-355/2017 tersebut, PHM, dengan persetujuanSKK Migas, meminta pengecualian tarifpemanfaatan kilang LNG Badak kepada MenteriKeuangan untuk kontrak penjualan WBX dan NRdengan pertimbangan sebagai berikut: (lanjutan)As such, subsequent to the issuance of theLetter S-355/2017, PHM, with approval of SKK Migas,requested an exemption of the Badak LNG plantutilization tariff from the MoF for WBX and NR salescontracts based on the following considerations:(continued)- Pemenuhan kontrak penjualan WBX dan NRadalah penugasan Pemerintah kepada PHMsebagai operator wilayah kerja Mahakampasca-2017 sebagai pelaksanaan komitmenPemerintah kepada pembeli (berdasarkanLetter of Intent, tanggal 26 Maret 2010, tentangKegiatan Usaha Hulu Migas pada BlokMahakam dan Surat Direktur Jenderal Minyakdan Gas Bumi No. 16777/15/DJM.B/2012tanggal 22 November 2012, tentang JaminanPasokan LNG untuk FSRU Jawa Barat Pasca2017).- The fulfillment of WBX and NR sales contracts isa Government assignment to PHM as the operatorof the Mahakam working area post-2017 as theGovernment%u2019s commitment to the buyers (basedon the Letter of Intent Concerning UpstreamBusiness Activities On Mahakam Block datedMarch 26, 2010 and a letter of the DirectorGeneral of Oil and Gas No. 16777/15/DJM.B/2012dated November 22, 2012, regarding the LNGSupply Guarantee for West Java FSRU Post2017).Pemerintah menunjuk PHM sebagai kontraktorwilayah kerja Mahakam pasca-2017 padatanggal 14 April 2015, dan sebagaikonsekuensinya, PHM diwajibkan untukmelanjutkan suplai kepada Pertamina yangbertindak sebagai penjual bagian negara dankontraktor atas pemenuhan kontrak penjualanLNG WBX dan NR (berdasarkan PerjanjianPengembangan LNG Wilayah Kerja Mahakamtanggal 26 Juni 2018 dan Perjanjian Pemasaran,Penjualan, Suplai dan Penanganan SalesLiabilities Untuk Penjualan LNG dari WilayahKerja Mahakam Kepada Western Buyers tanggal9 Agustus 2018);The Government appointed PHM as the contractor ofthe Mahakam working area post-2017 on April 14,2015, and as a consequence, PHM is required tocontinue to supply Pertamina which acts as the sellerof the State%u2019s and contractor%u2019s portions of the WBXand NR sales contracts (based on the LNGDevelopment Agreement for the Mahakam WorkingArea datedJune 26, 2018 and the Marketing, Sales, Supply andHandling Sales Liabilities Agreement for LNG Salesfrom the Mahakam Work Area to Western Buyersdated August 9, 2018);- Pembebanan tarif BMN terhadap kontrakpenjualan tersebut tidak diperhitungkan dalamkeekonomian harga kontrak pada saatpenandatangan kontrak penjualan;- The Badak LNG plant utilization tariff was notincluded in the economics of the contract price atthe time when the sales contracts were signed;- Renegosiasi harga kontrak penjualan (karenaadanya tambahan biaya pemanfaatan kilangLNG Badak) tidak diperbolehkan dalamkontrak penjualan tersebut. Apabila dilakukan,maka akan berpotensi pemutusan kontrak olehpara pembeli; dan- Renegotiation of the sales contracts prices (due tothe additional costs of utilizing the Badak LNGplant) is not permitted in such sales contracts. If itwas done, the contracts may potentially beterminated by the buyers; and- Pengenaan tarif pemanfaatan kilang LNGBadak ini tidak sejalan dengan prinsip dalamPeraturan Pemerintah No. 27 tahun 2014 yangpada prinsipnya mengatur bahwa skemapemanfaatan hanya dapat diberlakukan atassuatu BMN yang belum atau tidak digunakansecara optimal. Kilang LNG Badak, sejakpengoperasiannya pada tahun 1977 hinggasaat ini, masih digunakan secara optimal untukkegiatan bisnis usaha hulu minyak dan gasoleh Pemerintah dan kontraktor.- The charging of tariff for the Badak LNG plantutilization is not in-line with the principles of theGovernment Regulation No. 27 of 2014, whichprinciple regulates that the utilization scheme canonly be applied to asset which is not used or hasnot been used optimally. The Badak LNG plant,since its operation in 1977 until now, is still beingused optimally for oil and gas upstream businessactivities by the Government and the contractors.
                                
   872   873   874   875   876   877   878   879   880   881   882