Page 734 - Demo
P. 734
Laporan Tahunan %u2022 Annual Report 732HULU ENERGIThe original consolidated financial statement included hereinare in Indonesian language.PT PERTAMINA HULU ENERGI DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIESDaftar 5/68 ScheduleCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGANKONSOLIDASIAN (lanjutan)Tanggal 31 Desember 2024 dan untukTahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut(Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat,Kecuali Dinyatakan Lain)NOTES TO THE CONSOLIDATEDFINANCIAL STATEMENT (continued)As of December 31, 2024 andfor the Year Then Ended(Expressed in Thousands of United States Dollars,Unless Otherwise Stated)3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSIMATERIAL (lanjutan)3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIESINFORMATION (continued)s. Pajak penghasilan (lanjutan) s. Income taxes (continued)Pajak kini Current taxBeban pajak kini ditentukan berdasarkan labakena pajak dalam tahun yang bersangkutan. Tarifpajak yang digunakan untuk menghitung jumlahtersebut adalah yang telah berlaku atau secarasubstantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.Current tax expense is determined based on thetaxable income for the year. Tax rates used tocompute the amount are those that have beenenacted or substantively enacted at the reportingdate.Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalandan tahun sebelumnya diukur sebesar jumlahyang diharapkan dapat direstitusi dari ataudibayarkan kepada otoritas perpajakan.Current tax assets and liabilities for the currentand prior years are measured at the amountsexpected to be recovered from or paid to the taxauthorities.Koreksi terhadap kewajiban perpajakan dicatatpada saat surat ketetapan pajak diterima, ataudalam hal Grup mengajukan banding, ketika: (1)pada saat hasil dari banding tersebut ditetapkan,kecuali bila terdapat ketidakpastian yangsignifikan atas hasil banding tersebut, makakoreksi berdasarkan surat ketetapan pajakterhadap kewajiban perpajakan tersebut dicatatpada saat pengajuan banding dibuat, atau (2)pada saat dimana berdasarkan pengetahuan dariperkembangan atas kasus lain yang serupadengan kasus yang sedang dalam prosesbanding, berdasarkan ketentuan PengadilanPajak atau Mahkamah Agung, dimana adaketidakpastian signifikan atas hasil prosesbanding, maka pada saat itu perubahankewajiban perpajakan diakui berdasarkan jumlahketetapan pajak yang diajukan banding.Amendments to taxation obligations are recordedwhen an assessment is received or, forassessment amounts appealed against by theGroup, when: (1) the result of the appeal isdetermined, unless there is significant uncertaintyas to the outcome of such an appeal, in whichevent the impact of the amendment of taxobligations based on an assessment isrecognized at the time of making such an appeal,or (2) at the time based on knowledge ofdevelopments in similar cases involving mattersappealed, in rulings by the Tax Court or theSupreme Court, that a positive appeal outcome isadjudged to be significantly uncertain, in whichevent the impact of an amendment of taxobligations is recognized based on assessmentamounts appealed.Sebagai tanggapan terhadap penerapankerangka Pilar Dua Organisasi untuk Kerja Samadan Pembangunan Ekonomi (Organisation forEconomic Co-operation and Development atau\Pemerintah Indonesia menerapkan kerangkaPilar Dua melalui Peraturan Menteri KeuanganNo. 136/2024 (PMK 136/2024). Aturan modelPilar Dua sebagaimana diterapkan dalam PMK136/2024 akan berlaku untuk tahun fiskal yangdimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025.Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember2024, Grup telah menerapkan amandemen PSAK212: Pajak Penghasilan, yang memberikanpengecualian wajib sementara dari pengakuanatau pengungkapan pajak tangguhan terkait PilarDua.In response to the implementation of theOrganisation for Economic Co-operation andDevelopment (%u201cOECD%u201d) Pillar Two framework, onDecember 31, 2024, Indonesian Governmentimplemented Pillar Two framework throughMinistry of Finance Regulation No. 136/2024(PMK 136/2024). The Pillar Two model rules asimplemented under PMK 136/2024 will take effectfor fiscal years beginning on or after January 1,2025. For the year ended December 31, 2024, theGroup has applied amendments to PSAK 212:Income Taxes, which provide mandatorytemporary exception from recognizing ordisclosing deferred taxes related to Pillar Two.

