Page 215 - Demo
P. 215


                                    %u2022 Rig Utilization adalah parameter kinerja rig untuk mengukur sejauh mana rig berkemampuan dalam menghasilkan pendapatan. Realisasi tahun 2024 sebesar 81,40% atau 106,36% terhadap realisasi tahun 2023 disebabkan terdapat peningkatan hari-hari yang menghasilkan pendapatan selama 14.005 hari atau 106,3% terhadap realisasi tahun 2023.%u2022 Rig Productivity adalah parameter kinerja untuk mengukur jumlah hari-hari rig yang menghasilkan tarif harian operasi (THO) 100% dari jumlah seluruh hari yang tersedia. Realisasi tahun 2024 sebesar 75,06% atau 106,49% terhadap realisasi tahun 2024 linier dengan pencapaian rig utilizationkarena terdapat peningkatan hari-hari yang menghasilkan pendapatan selama 14.005 hari atau 106,3% terhadap realisasi tahun 2023.Sepanjang tahun 2024, PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) terus menunjukkan pertumbuhan dan ekspansi bisnis yang signifikan melalui berbagai pencapaian strategis. Sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi di industri pengeboran, PDSI telah menjalin berbagai kerja sama, memperluas operasional, serta berkontribusi pada proyekproyek nasional dan internasional.Salah satu langkah penting dalam ekspansi bisnis adalah penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pertamina Drilling dan Uzma Engineering Sdn. Bhd., yang menandai kolaborasi strategis dalam pengembangan layanan pengeboran. Selain itu, PDSI juga bekerja sama dengan PT Pertamina Hulu Rokan dalam proyek Integrated Drilling, Engineering, Supervisory and Services (IDESS) di Wilayah Kerja (WK) Rokan, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan pengeboran di kawasan tersebut.Di bidang operasional, PDSI sukses melakukan tajak sumur perdana Banyu Urip Infill Clastic di wilayah kerja ExxonMobil Cepu Limited, yang merupakan salah satu proyek strategis nasional. Keberhasilan ini semakin memperkuat kepercayaan terhadap kemampuan PDSI dalam mendukung proyek-proyek energi utama di Indonesia.Selain itu, PDSI juga menjalin Strategic Alliance dengan ADES untuk mendukung operasional perdana Jackup Rig Emerald Driller di Laut Jawa. Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam memperluas cakupan bisnis PDSI di sektor pengeboran lepas pantai.Dari sisi pengembangan kompetensi, Indonesia Drilling Training Center (IDTC) berperan aktif sebagai pusat pelatihan bagi tenaga kerja industri pengeboran, termasuk untuk delegasi dari Tanzania Petroleum Development Corporation(TPDC) dan Petroleum Training Education Fund (Petrofund) dari Namibia. Hal ini menunjukkan bahwa IDTC semakin diakui sebagai pusat pelatihan yang berstandar internasional.%u2022 Rig Utilization is a rig performance parameter to measure the extent to which the rig is capable of generating income. The realization in 2024 was 81.40% or 106.36% of the realization in 2023 due to an increase in days that generated revenue for 14,005 days or 106.3% of the realization in 2023.%u2022 Rig Productivity is a performance parameter to measure the number of rig days that generates a daily operating rate (THO) of 100% of the total number of days available. The realization in 2024 was 75.06% or 106.49% of the realization in 2024, which is linear with the achievement of rig utilization because there was an increase in days that generated revenue for 14,005 days or 106.3% of the realization in 2023.Throughout 2024, PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) continues to show significant business growth and expansion through various strategic achievements. As part of its efforts to strengthen its position in the drilling industry, PDSI has established various collaborations, expanded operations, and contributed to national and international projects.One of the important steps in business expansion is the signing of a Memorandum of Understanding between Pertamina Drilling and Uzma Engineering Sdn. Bhd., which marks a strategic collaboration in the development of drilling services. In addition, PDSI is also working with PT Pertamina Hulu Rokan in the Integrated Drilling, Engineering, Supervisory and Services (IDESS) project in the Rokan Working Area (WA), which aims to improve the efficiency and quality of drilling services in the area.In the operational field, PDSI successfully drilled the first Banyu Urip Infill Clastic well in the ExxonMobil Cepu Limited working area, which is one of the national strategic projects. This success further strengthens confidence in PDSI's ability to support major energy projects in Indonesia.In addition, PDSI also established a Strategic Alliance with ADES to support the initial operation of the Emerald Driller Jackup Rig in the Java Sea. This collaboration is an important milestone in expanding PDSI's business scope in the offshore drilling sector.In terms of competency development, the Indonesia Drilling Training Center (IDTC) plays an active role as a training center for drilling industry workers, including for delegates from the Tanzania Petroleum Development Corporation (TPDC) and the Petroleum Training Education Fund (Petrofund) from Namibia. This shows that IDTC is increasingly recognized as an international standard training center.010203 04 Management Discussion & Analysis Pembahasan & Analisis Manajemen050607 PT Pertamina Hulu Energi 213
                                
   209   210   211   212   213   214   215   216   217   218   219