Page 169 - Demo
P. 169


                                    Near Field Exploration, yang berfokus pada wilayah-wilayah yang sudah dipahami dengan baik dari segi subsurface dan relatif dekat dengan infrastruktur yang ada, menawarkan keuntungan dari segi biaya dan waktu, karena risiko dan ketidakpastian cenderung lebih rendah. Sementara itu, eksplorasi di Emerging & Frontier Area, meskipun lebih berisiko dan memerlukan investasi yang lebih besar, memiliki potensi untuk menemukan cadangan baru yang signifikan, yang bisa menjadi penentu masa depan perusahaan dalam jangka panjang. Dalam upaya mencapai sasaran temuan rata-rata per sumur lebih dari 50 MMBOE pada tahun 2027, PHE mengadopsi pendekatan yang seimbang dan dinamis.%u2022 Pemanfaatan Existing Assets dan Ekspansi pada Blok Baru:Terus menggali potensi pada aset existing dalam mendapatkan temuan besar (big fish) dan menggali peluang eksplorasi blok baru, baik di dalam maupun luar negeri. Terdapat 13 big fishyang diperoleh melalui pematangan prospek, serta melalui hasil pengeboran. Pada tahun 2023 PHE berhasil mendapatkan kontrak atas 3 blok baru di domestik: WK East Natuna, WK Bunga, dan WK Peri Mahakam.PHE Subholding Upstream terus melakukan eksplorasi pada setiap potensi yang ada, termasuk dengan mencari potensi eksplorasi di wilayah terbuka melalui studi geologi dan geofisika (G&G), reprocessing seismik, survei Full Tensor Gradiometry (FTG), serta melakukan kegiatan seismik. Di tahun 2023 ini, PHE Subholding Upstream telah menyelesaikan 2 (dua) survei FTG/Gravity-Magnetic yaitu di Area Mamberamo (Papua bagian tara) dengan panjang lintasan 25.000 km dan Area KutaiBarito (Kalimantan bagian Timur) dengan panjang lintasan 23.859 km. Strategi eksplorasi telah dilaksanakan dengan penuh komitmen dan membuahkan hasil yang baik, dengan adanya temuan sumber daya migas. Selama tahun 2023, PHE Subholding Upstream telah menemukan sumber daya migas baru hasil pengeboran eksplorasi sebesar 239,93 MMBOE yang diperoleh dari South East Mandala (SEM)-1, Sungai Rotan (SRT)-1, NSO-R2, NSO-S2, dan NSO-XLLL (Regional 1); Sumur East Akasia Cinta (EAC)-001 dan East Pondok Aren (EPN)- 001 (Regional 2); Sumur Helios-1, Adiwarna-1 dan Polaris-1 (Regional 3); Sumur Kembo (KMO)-001 dan East Wolai (EWO)-001 (Regional 4); sumur FB3N, Mong Merah, Hikmat dan Dermawan (Regional 5). Sementara tambahan 2C dari hasil study dan reassessment sebesar 248,22 MMBOE yang diperoleh dari struktur Mindal Emas (Regional 1), North Zelda, Krisna, Hana, Sumi, Tambun Kelapa, SC-4, KL-3 dan Janti (Regional 2), Serban, Dian, Pemarung, Ragat, Offshore Bunyu Barat-OBB dan Manpatu (Regional 3), Mogoi Deep (Regional 4), dan D9-1 (Regional 5). Terdapat 3 (tiga) temuan big fish dari pengeboran sumur eksplorasi yang dicatatkan di tahun 2023 yaitu dari sumur NSO-R2, East Akasia Cinta (EAC)-001 dan East Pondok Aren (EPN)-001.Near Field Exploration, which focuses on areas that are already well understood in terms of the subsurface and close to existing infrastructure, offers cost and time advantages, as risk and uncertainty tend to be lower. Meanwhile, exploration in the Emerging & Frontier Area, although riskier and requiring greater investment, has the potential to find significant new reserves, which could be a determinant of the Company%u2019s future in the long run. In an effort to achieve the goal of average findings per well of more than 50 MMBOE by 2027, PHE has adopted a balanced and dynamic approach. %u2022 Utilization of Existing Assets and Expansion in New Blocks:Continue to explore the potential of existing assets in obtaining big fish and explore opportunities for exploration of new blocks, both in-country and overseas. A total of 13 big fish was obtained through prospect maturation, as well as through drilling results. In 2023 PHE succeeded in obtaining contracts for 3 new blocks in the domestic sector: East Natuna Block, Bunga Block, and Peri Mahakam Block. PHE Subholding Upstream continues to explore every existing potential, including the seeking of exploration potential in open areas through geological and geophysical (G&G) studies, seismic reprocessing, Full Tensor Gradiometry (FTG) surveys, and conducting seismic activities. In 2023, PHE Subholding Upstream completed 2 (two) FTG/Gravity-Magnetic surveys, namely in the Mamberamo Area (Papua tara) with a track length of 25,000 km and the Kutai Barito Area (East Kalimantan) with a track length of 23,859 km. The exploration strategy has been implemented with full commitment and it has produced satisfactory results, with the discovery of oil and gas resources. In 2023, PHE Subholding Upstream discovered new oil and gas resources from exploration drilling of 239.93 MMBOE obtained from South East Mandala (SEM)-1, Sungai Rotan, NSO-S2, dan NSO-XLLL (Regional 1) wells; East Akasia Cinta (EAC)-001 (Regional 2) well, Helios-1, Adiwarna-1, and Polaris-1 (Regional 3) wells; Kembo and East Wolai (EWO)-001 (Regional 4) wells; FB3N, Mong Merah, Hikmat, and Dermawan (Regional 5) wells. Meanwhile, the additional 2C reserves resulting from studies and reassessment amount to 248.22 MMBOE obtained from the structure of Mindal Emas (Regional 1), North Zelda, Krisna, Hana, Sumi, Tambun Kelapa, SC-4, KL-3 and Janti (Regional 2), Serban, Dian, Pemarung, Ragat, Offshore Bunyu Barat-OBB and Manpatu (Regional 3), Mogoi Deep (Regional 4), and D9-1 (Regional 5). There were 3 (three) big fish findings from exploration well drilling recorded in 2023, namely from the NSO-R2, East Akasia Cinta (EAC)-001 and East Pondok Aren (EPN)-001 wells, respectively.PT Pertamina Hulu Energi %u2022 Annual Report 167
                                
   163   164   165   166   167   168   169   170   171   172   173