Page 336 - Demo
P. 336
336 PT Pertamina Hulu Energi 2022Laporan TahunanAnnual ReportTata Kelola Perusahaan yang BaikGood Corporate GovernanceNo KategoriCategoryTop RiskTop RiskMitigasi/Pengelolaan RisikoMitigation/Risk Management%u00bb Terdapat potensi penurunan nilai aset yang diakibatkan oleh penurunan harga minyak dan project prioritization, sehingga proyek tidak ekonomis untuk dilaksanakan serta adanya kendala operasional lapangan.There is a potential for asset impairment as a result of lower oil prices and project prioritization, such that the project is not economically viable to implement and there are operational constraints in the field.%u00bb Perusahaan melakukan upaya untuk mengoptimalkan peningkatan cadangan dan pemanfaatan eksisting aset secara efektif dan efisien, pemantauan terhadap fluktuasi harga minyak, simulasi valuasi aset secara berkala, serta berkoordinasi dengan operator dan stakeholder.The company strives to maximize the increase in reserves and utilization of existing assets, monitor oil price fluctuations, simulate asset valuations on a regular basis, and coordinate with operators and stakeholders.3 Business StrategyBusiness StrategyRisiko optimalisasi portofolio PerusahaanThe risk of optimizing the Company's portfolio%u00bb Dalam rangka meningkatkan serta mengamankan produksi migas, Perusahaan mencanangkan proyek investasi anorganik dari kegiatan Merger & Acquisition (M&A). Tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan informasi untuk peluang investasi serta adanya pengaruh faktor eksternal.To increase and secure oil and gas production, the Company launched an inorganic investment project from Merger & Acquisition (M&A) activities. The challenges faced include limited information for investment opportunities and the influence of external factors.%u00bb Dalam rangka optimasi portofolio aset hulu, maka Perusahaan melakukan perubahan beberapa kepemilikan WK. Tantangan yang dihadapi antara lain kurang optimalnya nilai aset yang disepakati dengan calon mitra.In order to optimize the upstream asset portfolio, the Company changed several WK ownership. The challenges faced include the suboptimal value of assets agreed with potential partners.%u00bb Upaya yang dilakukan Perusahaan yaitu dengan memanfaatkan informasi market dari investment bank dan data sekunder lainnya dari pihak ketiga untuk memonitor informasi mengenai peluang investasi melalui aktivitas M&A, serta terus berkoordinasi dengan stakeholder untuk memonitor informasi mengenai opportunity investasi melalui akuisisi WK Expiry, konsekuensi kontrak, dan Indonesian Participant Rights. The Company's efforts include utilizing market information from investment banks and other secondary data from third parties to monitor investment opportunities through M&A activities; continuing to coordinate with stakeholders to monitor investment opportunities through the acquisition of Expiry WK, contract consequences, and Indonesian Participant Rights.%u00bb Melakukan koordinasi internal dalam penentuan portofolio Perusahaan dan kaitannya dengan valuasi, serta memanfaatkan informasi mengenai potential buyer dari pihak ketiga.Conducting internal coordination in determining the Company's portfolio and its relation to valuation, as well as utilizing third- party information regarding prospective buyers.Risiko tidak tercapainya realisasi investasiRisk of not achieving investment realizationIndustri migas merupakan industri yang membutuhkan biaya investasi yang tinggi yang penuh ketidakpastian dalam penyerapannya. Risiko yang dihadapi diantaranya adalah mundurnya penyelesaian pekerjaan proyek, kerusakan peralatan, kendala operasional, kendala perizinan, cost overrunm dan faktor eksternal lainnya.The oil and gas industry is an industry with high investment costs and a high level of risk associated with their absorption. Risks include delays in project completion, equipment damage, operational restrictions, permit restrictions, cost overruns, and other external factors.Upaya yang dilakukan Perusahaan untuk menurunkan dampak dan kemungkinan risiko tersebut yaitu melakukan evaluasi program kerja investasi dengan lintas fungsi, pengawasan pekerjaan proyek investasi, menyiapkan contingency plan, percepatan proses pengadaan, serta memastikan nilai barang dan jasa mengacu pada market assessment. Upaya ini dilakukan Perusahaan untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan secara on time, on budget, on specification, dan on return.The Company's efforts to reduce the impact and likelihood of these risks include evaluating cross-functional investment work programs, supervising investment project work, preparing contingency plans, accelerating the procurement process, and ensuring that the value of goods and services corresponds to market assessment. The Company makes this effort to ensure that project implementation is completed on time, within budget, according to specifications, and with a positive return.Risk ManagementManajemen Risiko

