Page 181 - Demo
P. 181


                                    PT Pertamina Hulu Energi 181 2022Laporan TahunanAnnual ReportAnalisis dan Pembahasan ManajemenManagement Discussion and AnalysisAbility to Pay DebtsKemampuan Membayar Utang3. The ratio of interest-bearing debt to EBITDA is calculated by comparing the total interest-bearing debt to EBITDA. 4. The debt coverage ratio is calculated by comparing EBITDA to principal payments on short-term debt and the short-term portion of long-term liabilities, and interest costs include both short-term and long-term loan interest and interest on lease liabilities at the end of the relevant period. The Company's solvency ratio in 2022 is very good when compared to the Pertamina threshold. The ratio of interestbearing debt to assets in 2022 was recorded at 16.25%, an increase of 8.13% from 2021. The ratio of interest-bearing debt to equity in 2022 was recorded at 33.76%, an increase of 17.30% from 2021, and met Pertamina's threshold of <80-100%. The interest-bearing debt to EBITDA ratio in 2022 was 49.07%, an increase from 31.27% in 2021 and meeting Pertamina's threshold of <350%. The debt coverage ratio in 2022 was 429.65%, a decrease from 1,318.94% in 2021 and meeting Pertamina's threshold of >250%. These ratios show that the Company can meet its debt payment obligations. 3. Rasio utang berbunga terhadap EBITDA yang dihitung dengan cara membandingkan jumlah utang berbunga dengan EBITDA.4. Rasio cakupan utang yang dihitung dengan cara membandingkan EBITDA dengan pembayaran pokok pinjaman atas utang jangka pendek dan bagian jangka pendek dari liabilitas jangka panjang, serta biaya bunga meliputi jumlah bunga pinjaman baik jangka pendek maupun jangka panjang dan bunga atas liabilitas sewa, masing-masing pada akhir periode terkait.Rasio solvabilitas Perusahaan di tahun 2022 sangat baik dibandingkan dengan threshold di lingkungan Pertamina. Rasio utang berbunga terhadap aset tahun 2022 tercatat sebesar 16,25% yaitu meningkat dibandingkan tahun 2021 sebesar 8,13%, rasio utang berbunga terhadap ekuitas tahun 2022 tercatat sebesar 33,76% yaitu meningkat dibandingkan tahun 2021 sebesar 17,30% dan memenuhi threshold Pertamina <80-100%, rasio utang berbunga terhadap EBITDA tahun 2022 tercatat sebesar 49,07% yaitu meningkat dibandingkan tahun 2021 sebesar 31,27% dan memenuhi threshold Pertamina <350%, rasio cakupan utang tahun 2022 tercatat sebesar 429,65% yaitu menurun dibandingkan tahun 2021 sebesar 1.318,94% dan memenuhi threshold Pertamina >250%. Rasio-rasio ini mengindikasikan bahwa Perusahaan mampu memenuhi kewajiban pembayaran utangnya.Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang (Rasio Solvabilitas) (%)Ability to Pay Non-Current Payables (Solvency Ratio) (%)UraianDescription 2022 2021* 2020*PertumbuhanGrowth(2022:2021)JumlahTotal %Rasio Utang Berbunga terhadap AsetInterest Debt to Asset Ratio 16,25 8,13 7,75 8,12 99,85Rasio Utang Berbunga terhadap EkuitasInterest Debt to Equity Ratio 33,76 17,30 14,26 16,46 95,18Rasio Utang Berbunga terhadap EBITDAInterest Debt to EBITDA Ratio 49,07 31,27 47,73 17,80 56,94Rasio Cakupan UtangDebt Coverage Ratio 429,65 1.318,94 863,52 (889,29) (67,42)Catatan | Notes:*) Beroperasi sebagai PHE Subholding Upstream di tahun 2021. Operate as PHE Subholding Upstream in 2021.**) Penyajian kembali atas perubahan struktur tata kelola dari PHE Subholding Upstream. Ekuitas grup pada tanggal 31 Desember 2020 disajikan sebagai  ekuitas unit bisnis yang menggabungkan diri dalam ekuitas grup sesuai dengan PSAK 38. Restatement of changes to the governance structure of PHE Subholding Upstream. The group's equity as of December 31, 2020 is presented as equity  business units that combine themselves in group equity in accordance with PSAK 38.
                                
   175   176   177   178   179   180   181   182   183   184   185