Page 180 - Demo
P. 180
180 PT Pertamina Hulu Energi 2022Laporan TahunanAnnual ReportAnalisis dan Pembahasan ManajemenManagement Discussion and AnalysisAbility to Pay DebtsKemampuan Membayar UtangKemampuan PHE dalam membayar utang baik jangka pendek maupun jangka panjang dapat dilihat melalui nilai rasio likuiditas dan rasio solvabilitas. Nilai rasio likuiditas menunjukkan kemampuan dalam memenuhi liabilitas jangka pendek yang diukur melalui rasio kas dan rasio lancar. Rasio kas dihitung dengan cara membandingkan kas yang dimiliki dengan jumlah liabilitas jangka pendek, sedangkan rasio lancar dihitung dengan cara membandingkan jumlah aset lancar dengan jumlah liabilitas jangka pendek.KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG JANGKA PENDEK (RASIO LIKUIDITAS)Pada tahun 2022, Perusahaan mencatat rasio kas sebesar 0,79% dan rasio lancar sebesar 2%. Rasio tersebut lebih tinggi dari rasio tahun 2021. Dari rasio kas dan rasio lancar, tercermin bahwa Perusahaan mampu untuk memenuhi kewajiban jangka pendek menggunakan aset lancar yang dimiliki.Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek (Rasio Likuiditas)Ability to Pay Current Payables (Liquidity Ratio)UraianDescription 2022 2021* 2020*PertumbuhanGrowth(2022:2021)JumlahTotal %Rasio KasCash Ratio 0,78 0,49 0,46 0,29 59Rasio LancarCurrent Ratio 2,00 1,27 1,66 0,73 57Catatan | Notes:*) Penyajian kembali | RestatementThe liquidity ratio and solvency ratio values indicate PHE's ability to pay short- and long-term debts. The liquidity ratio value demonstrates the ability to meet short-term liabilities as measured by the cash and current ratios. The cash ratio is calculated by comparing total short-term liabilities to total cash held, whereas the current ratio is calculated by comparing total current assets to total short-term liabilities.ABILITY TO PAY CURRENT PAYABLES (LIQUIDITY RATIO)In 2022, the Company's cash ratio was 0.79% and its current ratio was 2%. This ratio exceeded the ratio from 2021. According to the cash ratio and current ratio, the Company was able to meet its short-term liabilities with its current assets.ABILITY TO PAY NON-CURRENT PAYABLES (SOLVENCY RATIO)The solvency ratio shows the Company's ability to pay its obligations and is measured through four ratios, namely:1. The ratio of interest-bearing debt to assets is calculated by comparing the total interest-bearing debt with total assets. 2. The ratio of interest-bearing debt to equity is calculated by comparing the total interest-bearing debt with total equity. KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG JANGKA PANJANG (RASIO SOLVABILITAS)Rasio solvabilitas menunjukkan kemampuan Perusahaan dalam membayar kewajiban-kewajibannya dan diukur melalui empat rasio, yaitu:1. Rasio utang berbunga terhadap aset yang dihitungdengan cara membandingkan jumlah utang berbungadengan jumlah aset.2. Rasio utang berbunga terhadap ekuitas yang dihitungdengan cara membandingkan jumlah utang berbungadengan jumlah ekuitas.

