Page 484 - Demo
P. 484
RISK MANAGEMENT IMPLEMENTATION STRATEGY%u2022 Implementing risk management system in accordance with the principles of Enterprise Risk Management (ERM).%u2022 PHE divides the Company activities into two categories to conducting risk management :%u00bb Ongoing Business RiskRisk Management Function assists each function and Subsidiaries formulate strategies that will be used by identifying risks that may occur. Starting from the RKAP preparation process, Subsidiaries as risk owners are required to carry out a risk assessment along with its mitigation plan.%u00bb Project RiskIn each Feasibility Study (FS) or new project, the Subsidiary is required to compile a risk register for early identification of risks that may arise in the project implementation. Several project risks, including exploration drilling, new field development, acquisitions, extension of oil and gas working areas and transfer of management of oil and gas working areas.%u2022 Company conducting risk assessment in its business portfolio to see the potential of each Subsidiary, including Subsidiaries contracts that will expire, a risk assessment is carried out to see the impact on the Company in a consolidated manner.Company also pay attention to possible risks from external parties (government, community and private sector) that will impact the Company operational activities.STRATEGI PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO%u2022 Menerapkan sistem manajemen risiko yang sesuai dengan prinsip-prinsip Enterprise Risk Management (ERM). %u2022 Dalam melakukan risk assessment, PHE membagi kegiatan Perusahaan dalam dua kategori:%u00bb Risiko kegiatan usaha yang sedang berjalan (on-going business).Dalam hal ini Fungsi Manajemen Risiko mendampingi setiap fungsi dan Anak Perusahaan dalam menyusun strategi yang akan digunakan dengan melakukan identifikasi risiko yang mungkin terjadi. Dimulai dari proses penyusunan RKAP, Anak Perusahaan sebagai pemilik risiko diwajibkan untuk melakukan risk assessment beserta rencana mitigasinya.%u00bb Risiko ProyekDalam setiap Feasibility Study (FS) atau proyek baru, Anak Perusahaan diwajibkan menyusun risk register untuk melakukan identifikasi lebih dini terhadap risiko yang mungkin muncul dalam pelaksanaan proyek tersebut. Beberapa risiko proyek, di antaranya adalah pemboran eksplorasi, pengembangan lapangan baru, akuisisi, perpanjangan wilayah kerja migas dan alih kelola wilayah kerja migas. %u2022 Perusahaan melakukan kajian risiko dalam portofolio bisnis untuk melihat potensi-potensi dari masing-masing Anak Perusahaan, termasuk Anak Perusahaan yang akan habis masa kontraknya dilakukan kajian risiko untuk melihat dampak yang ditimbulkan bagi Perusahaan secara konsolidasi.[102-30]Perusahaan juga memperhatikan kemungkinan risiko dari pihak eksternal (pemerintah, masyarakat, dan swasta) yang akan berdampak pada kegiatan operasional Perusahaan.Manajemen RisikoRisk ManagementLaporan ManajemenManagement ReportProfil PerusahaanCompany ProfileAnalisa & Diskusi ManajemenManagement Discussion & AnalysisIkhtisar 20202020 HighlightsPT Pertamina Hulu Energi2020 Laporan Tahunan TerintegrasiIntegrated Annual Report 484

