Page 110 - Demo
P. 110


                                    Pembentukan Subholding Upstream Pertamina bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dengan memperkuat fokus bisnis Pertamina di sektor hulu migas. Sebagai bagian integral dari upaya ini, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) tampil sebagai pusat keunggulan (center of excellence) yang mengedepankan efisiensi, fleksibilitas, dan responsivitas dalam struktur organisasinya dengan mennrapkan prinsip-prinsip seperti lean dan agile. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadikan PHE salah satu pemimpin utama di industri hulu migas nasional. PHE juga berkomitmen membangun landasan operasional yang kokoh, dengan menjunjung aturan yang jelas dan penerapan praktik bisnis yang beretika serta sehat. Langkah ini memastikan perusahaan mampu beroperasi secara berkelanjutan dan berkontribusi positif bagi ekosistem industri migas di Indonesia.Sebagai pengelola sumber daya energi strategis bagi negara, PHE memikul tanggung jawab besar untuk memastikan bahwa kegiatan operasionalnya tidak memberikan dampak negatif terhadap lingkungan maupun masyarakat sekitar. Dengan visi untuk menyediakan energi yang aman dan terjangkau bagi seluruh wilayah Indonesia, PHE tetap menjaga keseimbangan antara aspek sosial, lingkungan, dan tata kelola perusahaan yang berkelanjutan. Komitmen ini mencakup pengembangan kebijakan keberlanjutan yang menjadi panduan dalam seluruh aspek operasional perusahaan, pembentukan komite keberlanjutan untuk memantau, mengarahkan, dan mengintegrasikan inisiatif keberlanjutan di seluruh lini operasional, serta partisipasi dalam inisiatif global seperti United Nations Global Compact (UNGC) sejak tahun 2022.STRUKTUR TATA KELOLA KEBERLANJUTAN[GRI 2-9]PHE membangun struktur organisasi yang mengikuti prinsip tata kelola korporasi berdasarkan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Struktur ini terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi, dengan sistem tata kelola dua badan (two-tier system) yang memastikan pemisahan wewenang serta tanggung jawab secara jelas sesuai dengan fungsinya. Selain organ utama tersebut, struktur tata kelola perusahaan juga mencakup organ pendukung, seperti komite-komite khusus, Sekretaris Perusahaan, dan Satuan Pengawas Internal (SPI), yang semuanya berperan dalam mendukung operasional perusahaan secara efisien. Informasi lengkap terkait peran, tanggung jawab, dan profil masing-masing organ tersedia dalam Laporan Tahunan 2024.The establishment of Subholding Upstream Pertamina aims to increase added values by strengthening Pertamina's business focus in the upstream oil and gas sector. As an integral part of this effort, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) appears to be a center of excellence that prioritizes efficiency, flexibility, and responsiveness in its organizational structure by implementing principles such as lean and agile. This approach is expected to make PHE one of the main leaders in the national upstream oil and gas industry. PHE is also committed to building a solid operational foundation, by upholding clear regulations and implementing ethical and healthy business practices. This step ensures that the company is able to operate sustainably and contribute positively to the oil and gas industry ecosystem in Indonesia.As the manager of strategic energy resources for the country, PHE bears a great responsibility to ensure that its operational activities do not have any negative impact on the environment or the surrounding community. With a vision to provide safe and affordable energy for all regions of Indonesia, PHE continues to maintain balance among social, environmental, and sustainable corporate governance aspects. This commitment includes the development of a sustainability policy that serves as a guide in all aspects of the company's operations, the establishment of a sustainability committee to monitor, direct, and integrate sustainability initiatives across all operational lines, and participation in global initiatives such as the United Nations Global Compact (UNGC) since 2022.SUSTAINABILITY GOVERNANCE STRUCTURE [GRI 2-9]PHE has built an organizational structure that follows the principles of corporate governance pursuant to Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Companies. This structure consists of General Meeting of Shareholders (GMS), Board of Commissioners, and Board of Directors, with a two-tier system of governance that ensures a clear separation of authority and responsibility according to their functions. In addition to these main organs, the corporate governance structure also includes supporting organs, such as special committees, Corporate Secretary, and Internal Supervisory Unit (SPI), all of which play a role in supporting the company's operations efficiently. Complete information regarding the roles, responsibilities, and profiles of each organ is available in Annual Report 2024.DASAR TATA KELOLA KEBERLANJUTANBASES FOR SUSTAINABLE GOVERNANCEHULU ENERGILaporan Keberlanjutan %u2022 Sustainability Report 108
                                
   104   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114