Page 226 - Demo
P. 226


                                    Keberadaan PHE Subholding Upstream untuk Kesejahteraan MasyarakatThe Presence of PHE Subholding Upstream for Community Welfare 11Prabu Kresna (Petani Rahayu Bersatu Kreatif Sehat dan Sejahtera)PT Pertamina EP Sukowati Field mengembangkan program swasembada pupuk kompos berbasis rumah kompos dengan sistem pola transaksi barter antara komoditas bahan limbah organik dengan produk pupuk kompos siap pakai di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Dengan mekanisme tersebut, program ini mampu mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga 800-1.200 kg/ha/tahun, menghemat penggunaan air irigasi sebesar 40% meningkatkan produksi padi dua kali lipat, serta menghemat biaya produksi pertanian melalui metode SRI hingga Rp2,3juta/ha/musim tanam. Nilai SROI dari program ini sebesar 2,06 dengan IKM mencapai 3,36 dari skala 5.Menara Marina (Menuju Nelayan Ramah Lingkungan Mandiri & Sejahtera)PT Badak NGL mengembangkan program Menara Marina di Kampung Tihi-Tihi, Kelurahan Bontang Lestari dengan latarbelakang adanya timbulan limbah Non B3 (Bahan Berbahaya & Beracun) perusahaan yang dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk tepat guna berbasis daur ulang limbah. Melalui inovasi Kapsul Pelampung Rumput Laut Ramah Lingkungan (Kapsurula), perusahaan memberdayakan masyarakat untuk memproduksi pelampung maupun sarana navigasi yang berasal dari alumunium maupun polyurethane. Sebagai hasil dari program ini, 341 orang telah memahami peluang usaha daur ulang limbah, 26 orang di antaranya mampu memproduksi Kapsurula, lebih dari 10 ton/tahun limbah baik yang berasal dari alumunium maupun polyurethane dapat dimanfaatkan ulang dan berpotensi mereduksi emisi karbondioksida hingga mencapai 1.313 ton CO2eq/tahun. Nilai SROI dari program ini sebesar 2,57.Prabu Kresna Protected, United, Creative, Healthy, and Prosperous FarmersPT Pertamina EP Sukowati Field has developed a program for compost selfsufficiency based on composting houses with a barter transaction system between organic waste commodities and ready-touse compost products in Rahayu Village, Soko District, Tuban Regency. With this mechanism, the program has been able to reduce the use of chemical fertilizers by 800-1,200 kg/ha/year, save irrigation water usage by 40%, double rice production, and reduce agricultural production costs through the SRI method by up to IDR2.3million/ha/season. The SROI value of this program is 2.06 with an CSI reaching 3.36 on a scale of 5.Menara Marina (Toward Environmentally Friendly, Independent & Prosperous Fishermen)PT Badak NGL develops the Menara Marina program in Kampung Tihi-Tihi, Bontang Lestari Village, against the backdrop of non-hazardous waste generated by the company that can be reused to create useful recycled waste-based products. Through the environmentally friendly Seaweed Float Capsule (Kapsul Pelampung Rumput Laut Ramah Lingkungan or Kapsurula) innovation, the company empowers the community to produce floats and navigation aids made from aluminum and polyurethane. As a result of this program, 341 individuals have gained an understanding of waste recycling business opportunities, 26 of whom are capable of producing Kapsurula. Over 10 tons per year of waste, originating from both aluminum and polyurethane, can be recycled and potentially reduce carbon dioxide emissions by up to 1,313 tons CO2eq per year. The SROI value of this program is 2.57.91010224 Laporan Keberlanjutan %u2022 PT Pertamina Hulu Energi
                                
   220   221   222   223   224   225   226   227   228   229   230