Page 750 - Demo
P. 750


                                    Laporan Tahunan %u2022 Annual Report 748HULU ENERGIThe original consolidated financial statement included hereinare in Indonesian language.PT PERTAMINA HULU ENERGI DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIESDaftar 5/84 ScheduleCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGANKONSOLIDASIAN (lanjutan)Tanggal 31 Desember 2024 dan untukTahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut(Disajikan dalam Ribuan Dolar Amerika Serikat,Kecuali Dinyatakan Lain)NOTES TO THE CONSOLIDATEDFINANCIAL STATEMENT (continued)As of December 31, 2024 andfor the Year Then Ended(Expressed in Thousands of United States Dollars,Unless Otherwise Stated)4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSIAKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)b. Estimasi dan asumsi (lanjutan) b. Estimates and assumptions (continued)vi. Penyisihan atas penurunan nilai piutang vi. Allowance for impairment of receivableGrup menetapkan estimasi penyisihanpenurunan nilai piutang usaha menggunakanpendekatan yang disederhanakan dari KKE.Matriks provisi digunakan untuk menghitungKKE untuk piutang usaha dan lain-lain. Tarifprovisi didasarkan pada hari tunggakan untukpengelompokan berbagai segmen pelangganyang memiliki pola kerugian serupa.The Group estimates impairment allowance fortrade receivables using simplified approach ofECL. A provision matrix is used to determineECL for trade and other receivables, where theprovision rates are based on days past due forgroupings of various customer segments thathave similar loss patterns.Matriks provisi awalnya didasarkan padariwayat tingkat kerugian pelanggan. Grupakan melakukan penyesuaian pengalamankerugian historis dengan informasiberwawasan ke depan. Misalnya, jikaprakiraan kondisi ekonomi yang terkait eratdengan riwayat tingkat kerugian diperkirakanakan memburuk pada tahun berikutnya yangdapat menyebabkan peningkatan jumlahgagal bayar pada sektor-sektor pelangganberoperasi, riwayat tingkat kerugiandisesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan,riwayat tingkat gagal bayar yang diamatidiperbarui dan perubahan dalam estimasiberwawasan ke depan dianalisis.The provision matrix is initially based on thecustomers historical observed loss rates. TheGroup will adjust the historical observed lossexperience with forward-looking information.For instance, if forecast economic conditionsclosely related to the historical observed lossare expected to deteriorate over the next yearwhich can lead to an increased number ofdefaults in the sectors where customers areoperating, the historical losses are adjustedaccordingly. At every reporting date, thehistorical observed loss rates are updated andchanges in the forward-looking estimates areanalyzed.Evaluasi atas korelasi antara tingkat gagalbayar yang diamati secara historis, prakiraankondisi ekonomi dan KKE, adalah estmasisignifikan. Jumlah KKE sensitif terhadapperubahan keadaan dan prakiraan kondisiekonomi. Kerugian kredit historis Grup danperkiraan kondisi ekonomi mungkin tidakmewakili tingkat gagal bayar pelangganaktual di masa depan.The assessment of the correlation betweenhistorical observed loss rates, forecasteconomic conditions and ECLs, is a significantestimate. The amount of ECLs is sensitive tochanges in circumstances and of forecasteconomic conditions. The Group%u2019s historicalobserved loss rate and forecast of economicconditions may not be representative ofcustomer%u2019s actual default in the future.Nilai tercatat dari piutang usaha Grupsebelum penyisihan untuk penurunan nilaipada tanggal 31 Desember 2024 adalahsebesar AS$3.164.277(2023: AS$2.860.743). Penjelasan lebihlanjut atas piutang usaha diungkapkan dalamCatatan 8The carrying amount of the Group%u2019s tradereceivables before allowance for impairment asof December 31, 2024 was US$3,164,277(2023: US$2,860,743 ). Further details on tradereceivables are disclosed in Note 8.
                                
   744   745   746   747   748   749   750   751   752   753   754