Page 597 - Demo
P. 597
Top Risk dan Pengelolaan RisikoTop Risk and Risk ManagementNo. KategoriCategory Top Risk Mitigasi/Pengelolaan RisikoRisk Mitigation/Management1 Operational Risiko tidak tercapainya target volume produksi minyak dan gas.Perusahaan telah mencanangkan target volume produksi migas setiap tahun. Target ini didasarkan pada asumsiasumsi dan estimasi berdasarkan kemampuan produksi dari setiap lapangan yang dikelola. Beragam tantangan dihadapi dalam pencapaian target produksi di antaranya penurunan produksi sumur eksisting, tidak tercapainya produksi dari kegiatan pengeboran dan workover, serta penurunan keandalan fasilitas produksi.Risk of not achieving oil and gas production volume targets.The Company has set a target for oil and gas production volume every year. This target is based on assumptions and estimates based on the production capacity of each field managed. Various challenges are faced in achieving production targets, including declining production from existing wells, failure to achieve production from drilling and workover activities, and declining reliability of production facilities.Perusahaan berupaya untuk menurunkan tingkat risiko tersebut melalui pengkajian menyeluruh atas rencana kerja eksploitasi dan produksi migas, termasuk pengkinian data dan evaluasi surface dan subsurfaceyang terus ditinjau secara berkala, melakukan kegiatan filling the gap serta optimasi produksi dengan penggunaan teknologi terdepan yang feasible, serta memastikan terlaksananya kegiatan pemeliharaan dan peningkatan keandalan fasilitas produksi dan terus berkoordinasi aktif dengan seluruh stakeholderterkait guna memastikan kelancaran program kerja dan pencapaian target Perusahaan. The Company seeks to reduce the level of risk through a comprehensive review of the oil and gas exploitation and production work plan, including updating surface and subsurface data and evaluations that are continuously reviewed periodically, performing gapfilling activities and optimizing production with the use of feasible leading technology, as well as ensuring the implementation of maintenance activities and increasing the reliability of production facilities and continuing to actively coordinate with all relevant stakeholders to ensure the smooth running of the work program and the achievement of the Company's targets.Risiko tidak tercapainya target HSSE Excellence.Risiko Kesehatan, kecelakaan kerja, gangguan keamanan, serta risiko pencemaran lingkungan (HSSE) sangat berpengaruh terhadap operasi Perusahaan dan masyarakat sekitar area operasi. Jangkauan geografis yang luas dan kompleksitas teknis operasi upstreammenjadi tantangan dalam upaya meminimalisasi risiko HSSE. Kebocoran atau tumpahan migas, kecelakaan dan kehilangan nyawa, serta kerusakan lingkungan dapat menimbulkan biaya penanganan yang tidak sedikit serta sanksi yang memberatkan. Izin untuk melakukan kegiatan operasional akan ditangguhkan jika terbukti adanya kesalahan yang serius atau menimbulkan kerusakan permanen pada lingkungan hidup.Risk of not achieving HSSE Excellence targets.Health risks, work accidents, security disturbances, and environmental pollution risks (HSSE) greatly affect the Company's operations and the communities around the operational area. The wide geographical reach and technical complexity of upstream operations are challenges in efforts to minimize HSSE risks. Oil and gas leaks or spills, accidents and loss of life, and environmental damage can result in significant handling costs and burdensome sanctions. Permits to conduct operational activities will be suspended if there is evidence of serious errors or permanent damage to the environment.Perusahaan berupaya menurunkan risiko tersebut melalui penyusunan standar dan struktur tata kelola yang jelas terkait pengelolaan risiko HSSE. Standar dan struktur tata kelola tersebut meliputi pedoman HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) Hulu (Risk Management, Emergency Response & Crisis, Incident Reporting & Investigation), process safety assessment, security risk assessment, dan dokumen lainnya. Perusahaan selalu mencanangkan HSSE Excellencedalam setiap kegiatan operasinya. Pengukuran dan pelaporan baku mutu lingkungan, optimasi jaringan kerja pengamanan tertutup terhadap aset yang membutuhkan prioritas pemantauan, serta penerapan protokol kesehatan terus dilakukan guna memastikan target HSSE Excellence dapat tercapai. The company seeks to reduce this risk by developing clear standards and governance structures related to HSSE risk management. These standards and governance structures include HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) Upstream guidelines (Risk Management, Emergency Response & Crisis, Incident Reporting & Investigation), process safety assessment, security risk assessment, and other documents. The company always promotes HSSE Excellence in all its operational activities. Measurement and reporting of environmental quality standards, optimization of closed security networks for assets that require priority monitoring, and implementation of health protocols continue to be conducted to ensure that the HSSE Excellence targets can be achieved.0102030405 Good Corporate Governance Tata kelola Perusahaan0607 PT Pertamina Hulu Energi 595

