Page 371 - Demo
P. 371
Kebijakan Orientasi Perusahaan bagi Dewan Komisaris yang Baru DiangkatSebagai bagian dari BUMN, kebijakan orientasi bagi anggota Dewan Komisaris baru mengacu pada Peraturan Menteri BUMN No. PER-04/MBU/06/2020 tanggal 26 Juni 2020, tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Negara BUMN No. PER-03/MBU/2012 tentang Pedoman Pengangkatan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris Anak Perusahaan Badan Usaha Milik Negara. Fungsi Corporate Secretary bertugas untuk menjalankan program orientasi dan mendampingi Komisaris baru selama periode orientasi yang berlangsung.Pada tahun 2024, tidak terdapat pengangkatan Komisaris Baru, sehingga tidak terdapat kegiatan pengenalan dan orientasi Perusahaan terhadap Komisaris Baru.Pelaksanaan Tugas Pengawasan Dewan KomisarisSepanjang tahun 2024, Dewan Komisaris telah melaksanakan tugas pengawasan terhadap kegiatan Perusahaan yang dilaksanakan oleh Direksi, sesuai dengan program kerja yang telah ditetapkan pada awal tahun. Dalam melaksanakan tugas pengawasan, Dewan Komisaris dibantu oleh organ Dewan Komisaris yaitu 4 (empat) Komite (Komite Audit, Komite Investasi & Manajemen Risiko, Komite Nominasi & Remunerasi, serta Komite Tata Kelola Terintegrasi) dan Sekretariat Dewan Komisaris.Memberikan rekomendasi/keputusan kepada Direksi atas usulan penetapan RKAP 2024, penetapan KPI Perusahaan 2024, penetapan KAP (Kantor Akuntan Publik) tahun 2024, persetujuan kontrak pengelolaan Blok Migas dan usulan lainnya sebanyak 37 surat; Melakukan pengawasan dan evaluasi atas kegiatan investasi, divestasi, HSSE, operasiona, dan keuangan yang ditetapkan dalam RKAP 2024 dengan serangkaian rapat yaitu melalui rapat internal Dewan Komisaris sebanyak 12 (dua belas) dan rapat gabungan Dewan Komisaris dan Direksi dengan tatap muka sebanyak 38 kali. Melakukan monitoring, pengawasan, dan evaluasi atas kebijakan dan pelaksanaan, antara lain penyusunan RKAP 2024, RJPP 2025-2029 Suplemen hingga 2024, pengelolaan AP PHE, Kepatuhan Direksi terhadap perundangan dan GCG, evaluasi kewenangan dalam aktivitas pengelolaan Perusahaan, pelaksanaan audit eksternal dan internal, penunjukan calon KAP, Sistem Pengendalian Intern, Sistem TI, Pengelolaan Manajemen Risiko dan Sumber Daya Manusia, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Mutu, Kebijakan Akuntansi dan Penyusunan Laporan Keuangan dengan serangkaian rapat Komite Audit, Komite Investasi & Manajemen Risiko dan Komite Nominasi & Remunerasi. Hal ini dilakukan melalui 164 rapat Komite dengan Fungsi terkait. Company Orientation Policy for Newly Appointed Board of CommissionersAs a part of a State-Owned Enterprises (SOE), the orientation policy for members of the Board of Commissioners only refers to Regulation of Minister of SOEs No. PER-04/MBU/06/2020 dated June 26, 2020, concerning Amendments to Regulation of State Minister of SOEs No. PER-03/MBU/2012 concerning Guidelines for Appointment of Members of Board of Directors and Members of Board of Commissioners of Subsidiaries of State-Owned Enterprises. The function of the Corporate Secretary is to implement the orientation program and assist new Commissioners during the orientation period.In 2024, No New Commissioner Was Appointed, therefore, there was no introduction and orientation activities for a New Commissioner.Implementation of Supervisory Duties of Board of CommissionersThroughout 2024, the Board of Commissioners has conducted supervisory duties on the Company's activities conducted by the Board of Directors, in accordance with the work program that was set at the beginning of the year. In conducting its supervisory duties, the Board of Commissioners is assisted by the Board of Commissioners' organs, are 4 (four)) Committees (Audit Committee, Investment & Risk Management Committee, Nomination & Remuneration Committee, as well as the Integrated Governance Committee) and the Secretariat of the Board of Commissioners.Provide recommendations/decisions to the Board of Directors on the proposed determination of the 2024 RKAP, determination of the Company's 2024 KPI, determination of the 2024 KAP (Public Accounting Firm), approval of the Oil and Gas Block management contract and other proposals totaling 37 letters; Conduct supervision and evaluation of investment, divestment, HSSE, operational, and financial activities stipulated in the 2024 RKAP with a series of meetings, which through internal meetings of the Board of Commissioners totaling 12 (twelve) and joint meetings of the Board of Commissioners and Directors face to face as many as 38 time.Conduct monitoring, supervision and evaluation of policies and implementation, including: preparation of RKAP 2024, RJPP 2025-2029 Supplement until 2024, management of AP PHE, Compliance of the Board of Directors with legislation and GCG, evaluation of authority in the Company's management activities, implementation of external and internal audits, appointment of KAP candidates, Internal Control System, IT System, Risk Management and Human Resources, Procurement of Goods and Services, Quality Service, Accounting Policy and Preparation of Financial Reports with a series of meetings of the Audit Committee, Investment Committee and Nomination & Remuneration Committee. This was done through 164 Committee meetings with related Functions.0102030405 Good Corporate Governance Tata kelola Perusahaan0607 PT Pertamina Hulu Energi 369

