Page 165 - Demo
P. 165
Menggali Potensi Sumber Daya MigasProspek sektor hulu minyak dan gas bumi di Indonesia masih cukup bagus, sehingga eksplorasi perlu dioptimalkan. Kebijakan pemerintah melalui regulasi yang memberikan insentif fiskal dan perizinan akan memudahkan atau memberikan peluang bagi kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional. Oleh sebab itu, PHE terus melakukan pengeboran eksplorasi yang masif dan agresif untuk menambah temuan sumber daya baru migas guna menjaga keberlanjutan bisnis hulu migas dan ketahanan energi nasional.Perusahaan mengembangkan strategi eksplorasi melalui inisiatif berikut:%u2022 Pencapaian World Class CompanyMenetapkan visi Eksplorasi PHE untuk mencapai status World Class Company dengan peningkatan volume temuan sumber daya sebagai target utama.%u2022 Optimasi Portofolio Eksplorasi Bertanggung jawab mencapai keseimbangan optimal antara Near Field Exploration dan eksplorasi di Emerging & Frontier Area, dengan sasaran temuan rata-rata per sumur >50 MMBOE pada tahun 2027.%u2022 Pemanfaatan Existing Assets dan Ekspansi pada blok baru:Mengejar peluang potensi Existing Assets dalam mendapatkan temuan besar (high impact), Deep Water Exploration dan menggali peluang eksplorasi blok baru, baik di dalam maupun luar negeri yang memiliki potensi giant discovery.Terdapat tambahan 2C dari sumur discovery sebesar 406,31 MMBOE yang diperoleh dari 11 sumur eksplorasi, sementara tambahan sumber daya 2C dari hasil studi dan reassessmentsebesar 245,86 MMBOE diperoleh dari 9 struktur. Dari 11 sumur eksplorasi tersebut terdapat dua temuan high impact dengan tambahan 2C lebih dari 100 MMBOE yaitu dari sumur Padang Pancuran (PPC)-1, dan Tedong (TDG)-1.Perusahaan juga terus melakukan eksplorasi pada setiap potensi yang ada, termasuk dengan melakukan kegiatan seismik baik 2D maupun 3D. Sepanjang tahun 2024, Perusahaan telah melakukan melakukan survei seismik 2D sepanjang 769,35 km dengan sebaran 583,94 km di WK eksisting di area Sumatra dan 155 km di wilayah terbuka Sumatra, serta sepanjang 30,41 km di WK eksisting di Laut Utara Lombok (non-operator). Sementara itu realisasi survei seismik 3D seluas 4.989,52 km2dengan sebaran 873,44 km2 di Sumatera, 1.423,08 km2 di Jawa, 1.172 km2 di Laut Utara Lombok, 821 km2 di wilayah terbuka perairan Bone dan 700 km2 di wilayah terbuka perairan Seram. Eksplorasi terhadap semua potensi sumber daya migas terus dilakukan dengan harapan dapat memberikan nilai tambah bagi pemenuhan target produksi yang akan menjaga keberlanjutan keamanan pasokan energi untuk Indonesia. PHE sebagai Subholding Upstream Pertamina akan terus mengembangkan pengelolaan operasi di dalam dan luar negeri secara profesional untuk mewujudkan pencapaian menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia.Explore the Potential of Oil and Gas ResourcesThe upstream oil and gas sector prospect in Indonesia is still quite promising, hence exploration needs to be optimized. Government policies through regulations that provide fiscal and permits incentives are expected to facilitate or provide opportunities for Cooperation Contract Contractors (KKKS) in the context of supporting to increase national oil and gas production. Therefore, PHE has continued to conduct massive and aggressive exploration drilling to add new oil and gas resource findings in regards to maintain the sustainability of the upstream oil and gas business and national energy security.The company is developing exploration strategies through the following initiatives:%u2022 To Achieve of World Class Company StatusEstablishing the Exploration PHE vision to attain World Class Company status with volume increase of resource discoveries as the primary target.%u2022 Optimization of Exploration PortfolioResponsible for achieving an optimal balance between Near Field Exploration and exploration in Emerging & Frontier Areas, with a target of average discovery per well >50 MMBOE by 2027.%u2022 Utilization of Existing Assets and Expansion into new blocks:Pursuing potential opportunities of Existing Assets to obtain significant discoveries (big fish) and exploring opportunities in new blocks, both domestically and internationally, with minimum target of 2 the Rokan Block per year with potential giant discovery.An additional 2C from the discovery well of 406.31 MMBOE was obtained from 11 exploration wells, while additional 2C resources from the study and reassessment results of 245.86 MMBOE were obtained from 9 structures. Of the 11 exploration wells, two high impact findings with an additional 2C of more than 100 MMBOE were found, namely from the Padang Pancuran (PPC)-1 and Tedong (TDG)-1 wells.The company also continues to explore every existing potential, including by conducting both 2D and 3D seismic activities. Throughout 2024, the Company conducted 2D seismic surveys along an area of 769.35 km, consisting of 583.94 km in an existing WK in Sumatra area and 155 km in an open area of Sumatra, and along an area of 30.41 km in an existing WK in the North Sea of Lombok (non-operator). Meanwhile, realization of the 3D seismic survey reached 4,989.52 km2, consisting of 873.44 km2 in Sumatra, 1,423.08 km2 in Java, 1,172 km2 in the North Sea of Lombok, 821 km2 in an open area of Bone waters and 700 km2 in an open area of Seram waters. Exploration continuous for all oil and gas resource potentials in the expectation of providing value added in achieving production targets to maintain sustainability of energy supply for Indonesia. PHE as Subholding Upstream Pertamina will continue to develop management of domestic and foreign operations professionally to realize the goal of becoming a world-class oil and gas company.010203 04 Management Discussion & Analysis Pembahasan & Analisis Manajemen050607 PT Pertamina Hulu Energi 163

