Page 62 - Demo
P. 62
LAPORAN MANAJEMENMANAGEMENT REPORT 2 3 4 5 6 7Sebagaimana dilansir dari data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, harga rata-rata minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) tercatat mengalami dinamika yang begitu tinggi, terutama setelah di tahun 2022 ICP mencatat rekor tertinggi mencapai USD117,62 per barrel pada Juli 2022.Harga ini kemudian berangsur-angsur mengalami penurunan, meskipun terdapat kenaikan pada Mei hingga September 2023 dan kemudian mengalami penurunan hingga akhir tahun 2023. ICP pada akhir tahun 2023 ditutup pada angka USD75,51 per barrel.Dinamisnya harga minyak sebagai komoditas dunia tak menghalangi Pemerintah Indonesia untuk terus melakukan eksplorasi hulu migas dalam rangka memenuhi target lifting minyak bumi sebanyak 1 juta BOPD pada tahun 2030. Sejumlah upaya dilakukan Pemerintah Indonesia untuk dapat mencapai target tersebut, termasuk diantaranya meningkatkan investasi di sektor hulu migas. Secara umum, berbagai upaya yang telah dilakukan menunjukkan hasil yang cukup baik, di mana hingga akhir tahun 2023, lifting minyak nasional mencapai 605,5 MBOPD.Perusahaan menerapkan praktik-praktik terbaik untuk mempertahankan tingkat produksi dan menahan laju penurunan produksi alamiah dalam mendukung pencapaian target produksi migas nasional. Strategi yang dilakukan untuk menjaga tingkat produksi migas di antaranya sebagai berikut: 1. Pengelolaan kegiatan pemeliharaan Perusahaan yang meliputiperbaikan dan modifikasi fasilitas, pengelolaan operasipengeboran dan well intervention yang lebih efisien, sertapengelolaan kegiatan shutdown terencana diantaranya adalahminimalisasi shutdown tidak terencana, penyusunan target,monitoring, serta optimasi produk minyak dan gas.2. Implementasi Asset Integrity Management System (AIMS)untuk menentukan tindakan preventif dan korektif dalamkegiatan operasi, pemeliharaan, dan keandalan fasilitasproduksi lapangan.3. Sistem Sinergi Optimalisasi Produksi (SSOP) dan Maximize OilRecovery Effort (MORE).4. Penyelenggaraan Rapat TCM-OCM (Technical CommitteeMeeting - Operating Committee Meeting) dan special workshop dengan partner.5. Penyelarasan pertumbuhan produksi dengan milestonePerusahaan, keandalan aset dan kesiapan fasilitas.Selanjutnya perusahaan juga melakukan kegiatan pengembangan untuk mempertahankan cadangan migas 1P di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Senoro Utara, Sungai Kenawang, Banyu Urip Existing Carbonate, Mutiara-Pamaguan, serta reassessment dan proyek baru lapangan-lapangan lainnya.Dalam hal upaya peningkatan produksi, Perusahaan juga aktif dalam melakukan kegiatan M&A dalam negeri maupun luar negeri, seperti halnya penambahan Participating Interest (PI) di West As reported based on data of the Ministry of Energy and Mineral Resources of the Republic of Indonesia, the average price of Indonesian crude oil or Indonesian Crude Price (ICP) experienced extremely high dynamics, particularly after ICP recorded a record high of USD117.62 per barrel in July 2022.This price then gradually decreased, although an increase occurred in May to September 2023 and then it decreased until the end of 2023. At the end of 2023 ICP closed at USD75.51 per barrel.Despite the dynamics of price of oil as a world commodity the Government of Indonesia continued upstream oil and gas exploration in order to meet the petroleum lifting target of 1 million BOPD in 2030. The Government of Indonesia has adopted a number of measures towards the achievement of such target, including increasing investment in the upstream oil and gas sector. In general, the various endeavours made have shown rather good results, whereby up to the end of 2023, national oil lifting reached 605.5 MBOPD.The Company has implemented best practices to maintain production levels and mitigate the natural decline rate in support of achieving the national oil and gas production targets. Strategies employed to sustain oil and gas production levels include the following:1. Managing Company maintenance activities, which encompassfacility repairs and modifications, more efficient drilling andwell intervention operations, and the management of plannedshutdown activities, including minimizing unplanned shutdowns, setting targets, monitoring, and optimizing oil and gas products.2. Implementation of an Asset Integrity Management System(AIMS) to determine preventive and corrective actions in theoperation, maintenance, and reliability of field productionfacilities.3. Production Optimization Synergy System (SSOP) and Maximize Oil Recovery Effort (MORE).4. TCM-OCM (Technical Committee Meeting - OperatingCommittee Meeting) and special workshops with partners.5. Alignment of production growth with the Company%u2019s milestones, asset reliability and facility readiness.Furthermore, the Company has also engaged in development activities to maintain 1P oil and gas reserves in the Rokan Block, Senoro Utara, Sungai Kenawang, Banyu Urip Existing Carbonate, Mutiara-Pamaguan, as well as reassessment and new projects in other fields.In an effort to increase production, the Company has also been actively engaged in domestic and international M&A activities, such as increasing Participating Interest in West Qurna Iraq, which has 60 Laporan Tahunan %u2022 PT Pertamina Hulu Energi

