Page 248 - Demo
P. 248


                                    4. Rasio cakupan utang yang dihitung dengan cara membandingkan EBITDA dengan pembayaran pokok pinjaman atas utang jangka pendek dan bagian jangka pendek dari liabilitas jangka panjang, serta biaya bunga meliputi jumlah bunga pinjaman baik jangkapendek maupun jangka panjang dan bunga atas liabilitas sewa,masing-masing pada akhir periode terkait.4. The debt coverage ratio is calculated by comparing EBITDAwith principal payments on short-term debt and the short-termportion of long-term liabilities, and interest costs include theamount of interest on both short-term and long-term loans and interest on rent liabilities, respectively at the end of the relevant period.Rasio SolvabilitasSolvency Ratio 2023 2022 Kenaikan (Penurunan)Increase (Decrease)Rasio Utang Berbunga terhadap Aset (%)Interest-bearing Debt to Assets Ratio (%) 16,90 16,25 0,65 %uf0e1Rasio Utang Berbunga terhadap Ekuitas (%)Interest-bearing Debt to Equity Ratio (%) 36,83 33,76 3,07 %uf0e1Rasio Utang Berbunga terhadap EBITDA (%)Interest-bearing Debt to EBITDA Ratio (%) 59,65 49,07 10,58 %uf0e1Rasio Cakupan Utang (kali)Debt Coverage Ratio (times) 7,66 4,30 3,36 %uf0e1Peningkatan rasio solvabilitas yang terkait dengan utang berbunga meningkat karena terdapat tambahan penerimaan pinjaman eksternal pada tahun 2023 sebesar USD940 juta yang digunakan untuk kebutuhan operasional Perusahaan. Selain itu EBITDA tahun 2023 mengalami penurunan sebesar 19% sehingga mempengaruhi rasio solvabilitas terkait EBITDA.TINGKAT KOLEKTIBILITAS PIUTANGKemampuan Perusahaan dalam mengumpulkan piutang dapat diketahui dengan menghitung Periode Penagihan atau Collection Period. Semakin kecil nilai Collection Period menunjukkan kemampuan Perusahaan dalam mengumpulkan piutang semakin cepat.Tingkat Kolektibilitas PiutangCollectibility Rate of Receivables 2023 2022Kenaikan (Penurunan)Increase (Decrease)SelisihDifferencePersentasePercentage(%)Collection Period (hari)Collection Period (days) 85,01 126,15 (41,15) (32,61) %uf0e2Perputaran Total Aset (kali)Total Asset Turnover (times) 52,93 57,88 (3,87) (6,70) %uf0e2Periode Penagihan atau Collection Period pada tahun 2023 selama 85,01 hari, lebih cepat 41 hari dibandingkan dengan tahun 2022 yang menunjukkan angka 126,15 hari. Hal ini terutama disebabkan Hal ini terutama disebabkan oleh penerimaan pembayaran dari PT Kilang Pertamina Indonesia (KPI) dan kewajiban Pemerintah antara lain DMO dan Underlifting.Umur piutang usaha Perusahaan dan upaya Perusahaan dalam pengelolaan piutang usaha dapat dilihat pada tabel di bawah ini.The Collection Period in 2023 was 85.01 days, 41 days faster compared to 2022 when it was 126.15 days. This has been mainly due to the receipt of payments from PT Kilang Pertamina Indonesia (KPI) and Government obligations including DMO and Underlifting.The Company%u2019s accounts receivable aging and the Company%u2019s efforts in managing accounts receivable can be seen in the table below.The increase in solvency ratio related to interest-bearing debt increased due to additional external loan receipts in 2023 totaling USD940 million used for the Company%u2019s operational needs. In addition, EBITDA in 2023 decreased by 19%, affecting the solvency ratio related to EBITDA.COLLECTIBILITY RATE OF RECEIVABLESThe Company%u2019s ability to collect receivables can be understood by calculating the Collection Period. The smaller collection period value shows the Company%u2019s ability to collect receivables faster.246 Laporan Tahunan %u2022 PT Pertamina Hulu EnergiPEMBAHASAN DAN ANALISIS MANAJEMENMANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS 4 5 6 7
                                
   242   243   244   245   246   247   248   249   250   251   252