Page 96 - Demo
P. 96
96 PT Pertamina Hulu Energi 2022Laporan TahunanAnnual ReportProfil PerusahaanCompany Profilesurvei seismik 3D seluas 371 km2. Dari target survei seismik 2D dan seismik 3D di RKAP tahun 2022 terdapat percepatan yang dilakukan pada tahun 2021, yaitu percepatan akuisisi seismik 2D KE-11 di Regional 4 yang semula ditargetkan multiyear 2021-2022 dengan komposisi 220 km di tahun 2021 dan 241 km di tahun 2022 dapat dipercepat dan diselesaikan di tahun 2021 dengan total program 461 km. Selain itu juga terdapat percepatan akuisisi seismik 3D Pulau Panjang Sungai Buluh/PPSB di Regional 1 yang semula ditargetkan di tahun 2022 seluas 310 km2 dilakukan percepatan seluas 41 km2 di tahun 2021 dan 269 km2 di tahun 2022.Dalam pencapaian survei seismik di tahun 2022 tersebut termasuk penerapan teknologi Vibroseis dan FTG yang merupakan bagian dari Komitmen Kerja Pasti Jambi Merang di Area Terbuka.Selain itu, PHE Subholding Upstream juga melakukan kegiatan pengembangan potensial lainnya untuk mempertahankan keberlangsungan cadangan migas P1, antara lain WK Rokan, North Senoro, Sungai Kenawang, Banyu Urip Existing Carbonate, dan Mutiara-Pamaguan serta reassessment dan project baru lapangan-lapangan lainnya. Dari kegiatan tersebut, Perusahaan telah berhasil menambahkan cadangan sebesar 485,60 MMBOE sampai akhir tahun 2022. Seluruh pencapaian kegiatan eksplorasi maupun pengembangan ini didukung oleh Rig pengeboran 71 Drilling Rig dan 131 Rig WOWS (Work Over Well Service) yang tersebar di seluruh Regional.Eksplorasi terhadap semua potensi sumber daya migas terus dilakukan dengan harapan dapat memberikan nilai tambah bagi pemenuhan target produksi yang akan menjaga keberlanjutan keamanan pasokan energi untuk Indonesia. PHE sebagai Subholding Upstream Pertamina akan terus mengembangkan pengelolaan operasi di dalam dan luar negeri secara profesional untuk mewujudkan pencapaian menjadi perusahaan minyak dan gas bumi kelas dunia.throughout 2022. Based on the 2D and 3D seismic survey targets for the 2022 RKAP, 2021 witnessed an acceleration. In particular, the acquisition of 2D seismic KE-11 in Regional 4, which was originally scheduled for the multiyear period 2021-2022, was expedited and completed in 2021, covering a total program length of 461 km as opposed to the planned 220 km in 2021 and 241 km in 2022. In addition, the 3D seismic acquisition of Pulau Panjang Sungai Buluh/PPSB in Regional 1 was expedited, with the original target of 310 km2 in 2022 being reduced to 41 km2 in 2021 and 271 km2in 2022.The seismic survey%u2019s achievements in 2022 include the use of Vibroseis and FTG technologies, which are part of the Jambi Merang Firm Commitment in Open Areas.In addition, PHE Subholding Upstream conducted other potential development activities to maintain the sustainability of P1 oil and gas reserves, including WK Rokan, North Senoro, Sungai Kenawang, Banyu Urip Existing Carbonate, and Mutiara-Pamaguan as well as reassessments and other new field projects. Due to these activities, the Company has succeeded in increasing its reserves by 485.60 MMBOE through the end of 2022. 131 WOWS (Work Over Well Service) Rigs and 71 Drilling Rigs dispersed throughout all the Regionals supported all achievements in exploration and development activities.The ongoing exploration of all possible oil and gas resources aims to enhance production and guarantee Indonesia%u2019s energy supply security for the long term. PHE, as Subholding Upstream of Pertamina, will continue to develop professional management of domestic and international operations to realize its goal of becoming a world-class oil and gas company.Exploring and Developing PotentialsMenggali dan Mengembangkan Potensi-potensi

