Page 486 - Demo
P. 486


                                    486 PT Pertamina Hulu Energi 2022Laporan TahunanAnnual ReportThe original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language.PT PERTAMINA HULU ENERGI TBK DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES Daftar 5/47 ScheduleCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGANKONSOLIDASIANTanggal 31 Desember 2022, 2021, dan 2020serta Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Desember 2020, 2021, dan 2020(Disajikan dalam ribuan dolar Amerika Serikat, kecuali dinyatakan lain)NOTES TO THE CONSOLIDATEDFINANCIAL STATEMENTSAs of December 31, 2022, 2021, and 2020and For The Years Ended December 31, 2022, 2021, and 2020(Expressed in thousands of United States dollars,unless otherwise stated)3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)g. Instrumen keuangan (lanjutan) g. Financial instruments (continued)i. Aset keuangan (lanjutan) i. Financial assets (continued)Kerugian kredit yang diharapkan (\Expected Credit Loss (\Grup mengakui penyisihan ECL untuk semua instrumen utang kecuali yang diukur melalui nilai wajar melalui laba rugi. ECL adalah perbedaan antara arus kas kontraktual yang jatuh tempo sesuai dengan kontrak dan semua arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan pada perkiraan suku bunga efektif asli. Arus kas yang diharapkan akan mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau peningkatan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak.The Group recognize ECL allowance for all debt instruments except those measured at fair value through profit or loss. ECL is the difference between contractual cash flows maturing in accordance with the contract and all cash flows that are expected to be received by the Group, discounted at the estimated original effective interest rate. Expected cash flows will include cash flow from the sale of collateral held or other credit increases that are an integral part of the contract terms.ECL diakui dalam dua tahap. Untuk eksposur kredit yang tidak terdapat peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak tanggal pengakuan awal, ECL diperhitungkan atas kerugian kredit yang diakibatkan oleh kemungkinan gagal bayar yang kemungkinan akan terjadi dalam 12 bulan ke depan (ECL 12 bulan). Untuk eksposur kredit yang telah terjadi peningkatan risiko kredit yang signifikan sejak pengakuan awal, penurunan nilai dihitung dengan mempertimbangkan seluruh kerugian kredit yang diharapkan selama sisa umur aset keuangan tersebut, terlepas kemungkinan waktu terjadinya gagal bayar (ECL seumur hidup).ECL is recognized in two stages. For credit exposures for which the increase in credit risk has not been significant since initial recognition, ECL is provided for credit losses resulting from a possible inherent event in the next 12 months (ECL 12 months). For credit exposures for which there has been a significant increase in credit risk since initial recognition, a loss allowance is required for the expected credit losses over the remaining life of the exposure, regardless of the carry-on time (ECL lifetime). Untuk piutang usaha, piutang sewa, dan aset kontrak; Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam penghitungan ECL. Oleh karena itu, Grup tidak melacak perubahan dalam risiko kredit, tetapi sebaliknya mengakui penyisihan kerugian menggunakan ECL seumur hidup pada setiap tanggal pelaporan. For receivables, lease receivable and contracted assets, the Group adopts a simplified approach to calculating the ECL. Therefore, the Group does not track changes in credit risk, but instead recognizes the loss of benefits on a ECL basis for life at each reporting date.
                                
   480   481   482   483   484   485   486   487   488   489   490