Page 709 - Demo
P. 709
The original consolidated financial statements included hereinare in the Indonesian language.PT PERTAMINA HULU ENERGI DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES Lampiran 5/29 ScheduleCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGANKONSOLIDASIAN31 DESEMBER 2020(Dinyatakan dalam ribuan dolar AS, kecuali dinyatakan lain)NOTES TO THE CONSOLIDATEDFINANCIAL STATEMENTSDECEMBER 31, 2020(Expressed in thousands of US dollars,unless otherwise stated)3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING(lanjutan)3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTINGPOLICIES (continued)b. Perubahan kebijakan akuntansi danpengungkapan (lanjutan)b. Changes in accounting policies anddisclosures (continued)ii. Standar baru, amandemen daninterpretasi yang telah diterbitkan, namunbelum berlaku efektif (lanjutan)ii. New standards, amendments andinterpretations issued but not yet effective(continued)Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari2021 (lanjutan)Effective beginning on or after January 1,2021 (continued)1. Tahap 1 (pre-replacement issues)(lanjutan)Untuk mengatasi isu tersebut IASB telahmengeluarkan Interest Rate BenchmarkReform Amendments to IFRS 9, IAS 39and IFRS 7 pada tahun 2019 yang telahdiadopsi dan disahkan oleh DSAK IAImenjadi Amandemen PSAK 71:Instrumen Keuangan, Amandemen PSAK55: Instrumen Keuangan: Pengakuan danPengukuran dan Amandemen PSAK 60:Instrumen Keuangan: Pengungkapantentang Reformasi Acuan Suku Bunga.1. Stage 1 (pre-replacement issues)(continued)To overcome this issue the IASB has issuedInterest Rate Benchmark ReformAmendments to IFRS 9, IAS 39 and IFRS 7 in 2019 which have been adopted andratified by FASB IAI to becomeAmendments to SFAS 71: FinancialInstruments , Amendments to SFAS 55:Financial Instruments: Recognition andMeasurement and Amendments toSFAS 60: Financial Instruments:Disclosures on Interest Rate ReferenceReforms2. Tahap 2 (replacement issues)Reformasi Acuan Suku Bunga - Tahap 2membahas isu yang mungkinmempengaruhi pelaporan keuanganselama reformasi acuan suku bunga,termasuk dampak perubahan arus kaskontraktual atau hubungan lindung nilaiyang timbul dari penggantian acuan sukubunga dengan acuan alternatif yang baru.Amandemen ini mengubah persyaratandalam PSAK 71: Instrumen Keuangan,PSAK 55: Instrumen Keuangan:Pengakuan dan Pengukuran, PSAK 60:Instrumen Keuangan: Pengungkapan,PSAK 62: Kontrak Asuransi dan PSAK73: Sewa yang terkait dengan:2. Stage 2 (replacement issues)Interest Rate Reference Reform - Stage 2addresses issues that may affect financialreporting during the benchmark interest ratereform, including the impact of changes incontractual cash flows or hedgingrelationships that arise from replacing thebenchmark interest rate with a newalternative reference. These amendmentsamend the requirements of SFAS 71:Financial Instruments , SFAS 55: FinancialInstruments: Recognition andMeasurement, SFAS 60: FinancialInstruments: Disclosures, SFAS 62:Insurance Contracts and SFAS 73: Leasesrelated to:%u2022 Perubahan dasar untuk menentukanarus kas kontraktual dari asetkeuangan, liabilitas keuangan danliabilitas sewa%u2022 Changes in the basis for determining thecontractual cash flow of financial assets,financial liabilities and lease liabilities%u2022 akuntansi lindung nilai; dan%u2022 pengungkapan.%u2022 hedge accounting; and%u2022 disclosure.Reformasi Acuan Suku Bunga - Tahap 2hanya berlaku untuk perubahan yangdisyaratkan oleh reformasi acuan sukubunga untuk instrumen keuangan danhubungan lindung nilai. Amandemen iniberlaku efektif per 1 Januari 2021 denganpenerapan dini diperkenankan.Interest Rate Reference Reform - Stage 2applies only to changes required by thebenchmark interest rate reform for financialinstruments and hedge relationships. Theseamendments are effective as of January 1,2021 with earlier application permitted.Tata Kelola Perusahaan yang BaikGood Corporate GovernanceTanggung Jawab Sosial PerusahaanCorporate Social ResponsibilityLaporan Keuangan KonsolidasianConsolidated Financial ReportPT Pertamina Hulu Energi2020 Laporan Tahunan TerintegrasiIntegrated Annual Report 709

