Page 193 - Demo
P. 193
Faktor PendukungSupporting FactorsFaktor PenghambatInhibiting FactorsKoordinasi intensif optimalisasi lifting untuk menentukan rencana dan pelaksanaan lifting dengan PT KPI, SKK Migas dan operator terminalIntensive coordination of lifting optimization to determine lifting plans and implementation with PT KPI, SKK Migas and terminal operatorsKendala pola operasi pengiriman minyak mentah dan kondensat yang menyebabkan tidak terpenuhinya kualitas minyak mentah dan kondensatConstraints on the operating pattern of crude oil and condensate shipments that cause non-fulfillment of the quality of crude oil and condensateLifting Gas/ Lifting GasPenjualan excess produksi gas Regional 3 Kalimantan dengan strategi komersialisasi LNG melalui pemenuhan kontrak mid-term dan penjualan uncommitted/spot cargoSales of excess gas production in Kalimantan Regional 3 with LNG commercialization strategy through mid-term contract fulfillment and uncommitted/spot cargo salesTidak tercapainya target produksi dari beberapa lapangan dan wilayah kerja termasuk belum optimalnya penyerapan gas dari lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB)The failure to achieve production targets from several fields and work areas, including the suboptimal absorption of gas from the JambaranTiung Biru (JTB) fieldSerapan gas yang optimum dari beberapa konsumen gasOptimum gas absorption from multiple gas consumersKetidakstabilan serapan gas di awal tahun yang disebabkan kegiatan maintenance beberapa konsumen gas yang dilakukan secara bersamaanInstability of gas absorption at the beginning of the year caused by maintenance activities of several gas consumers carried out simultaneouslyRencana Pengembangan Kegiatan Produksi Migas di Masa MendatangUntuk mencapai target produksi minyak dan gas di masa mendatang, kegiatan pengeboran sumur baru, kerja ulang (Workover) dan perawatan sumur (Well Service) akan terus ditingkatkan. Inovasi akan terus dilakukan baik dalam hal teknologi baru maupun optimisasi operasi untuk menekan biaya yang dapat membuka cadangan minyak dan gas yang sebelumnya tidak ekonomis. Integrasi teknologi dalam operasi pengeboran melalui otomasi dan analisa data dapat meningkatkan efisiensi operasi serta pengambilan Keputusan. Membangun kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan seperti kontraktor dan penyedia teknologi juga diperlukan untuk bersama mencapai target rencana kerja serta produksi minyak dan gasAkuisisi Wilayah Kerja BaruSepanjang tahun 2023 PHE Subholding Upstream telah berhasil mendapatkan wilayah kerja baru yang merupakan aset Produksi dan Development, dengan rincian sebagai berikut:1. Akuisisi Participating Interest Shell sebesar 20% pada Blok Masela di Indonesia. SPA telah ditandatangani pada tanggal 25 Juli 2023, dan telah mendapatkan persetujuan dari Kementrian ESDM pada tanggal 4 Oktober 2023. Proyek ini memiliki potensi sumber daya 2C sebesar 571 MMBOE. 2. Perpanjangan pengelolaan Blok 405A Algeria sebesar 45,5% yang terdiri dari lapangan MLN, unitisasi Ourhood dan unitisasi EMK. Telah dilaksanakan penandatanganan perpanjangan kontrak baru antara SONATRACH, Pertamina dan REPSOL pada tanggal 15 Juni 2023. Proyek ini memiliki memiliki cadangan 2P sebesar 71 MMBOE.Oil and Gas Production Activities Development Plan in the FutureTo achieve the future oil and gas production targets, drilling new wells, performing workovers, and well servicing activities will be continuously improve. Innovation will be ongoing, encompassing both new technologies and operational optimization to reduce costs, thereby unlocking previously uneconomic oil and gas reserves. Technology integration in drilling operations through automation and data analysis can enhance operational efficiency and decision-making. Establishing strategic partnerships with various stakeholders such as contractors and technology providers is also necessary to collectively achieve work plan targets and oil and gas production objectives.Acquisition of New Working AreasIn 2023, PHE Subholding Upstream has successfully obtained new working areas which are Production and Development assets , with the following details:1. Acquisition of Shell%u2019s 20% Participating Interest in the Masela Block in Indonesia. The SPA was signed on July 25, 2023, and was approved by the Ministry of Energy and Mineral Resources on October 4, 2023. The project has a potential 2C resource of 571 MMBOE. 2. Extension of Algeria%u2019s Block 405A management of 45.5% consisting of MLN field, Ourhood unitization and EMK unitization. A new contract extension was signed between SONATRACH, Pertamina and REPSOL on June 15, 2023. The project has 2P reserves of 71 MMBOE.PT Pertamina Hulu Energi %u2022 Annual Report 191

