Page 500 - Demo
P. 500


                                    500 PT Pertamina Hulu Energi 2022Laporan TahunanAnnual ReportThe original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language.PT PERTAMINA HULU ENERGI TBK DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES Daftar 5/61 ScheduleCATATAN ATAS LAPORAN KEUANGANKONSOLIDASIANTanggal 31 Desember 2022, 2021, dan 2020serta Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-Tanggal 31 Desember 2020, 2021, dan 2020(Disajikan dalam ribuan dolar Amerika Serikat, kecuali dinyatakan lain)NOTES TO THE CONSOLIDATEDFINANCIAL STATEMENTSAs of December 31, 2022, 2021, and 2020and For The Years Ended December 31, 2022, 2021, and 2020(Expressed in thousands of United States dollars,unless otherwise stated)3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)m. Aset minyak dan gas bumi (lanjutan) m. Oil and gas properties (continued)ii. Aset pengembangan ii. Development assets Biaya-biaya pengeboran sumur dalam pengembangan termasuk biaya pengeboran sumur pengembangan yang tidak menghasilkan dan sumur pengembangan stratigrafi dikapitalisasi sebagai bagian dari aset dalam pembangunan sumur pengembangan hingga proses pengeboran selesai. Pada saat pengembangan sumur telah selesai pada lapangan tertentu, maka sumur tersebut akan ditransfer sebagai sumur produksi.The costs of drilling development wells including the costs of drilling unsuccessful development wells and development-type stratigraphic wells are capitalised as part of assets under construction of development wells until drilling is completed. When the development well is completed in a specific field, it is transferred to production wells.iii. Aset produksi iii. Production assets Aset produksi merupakan agregasi aset eksplorasi dan evaluasi dan pengeluaran pengembangan yang berhubungan dengan sumur berproduksi. Aset produksi dideplesikan menggunakan metode unit produksi berdasarkan cadangan terbukti yang telah dikembangkan sejak dimulainya produksi komersialnya dari masing-masing lapangan.Production assets are aggregated exploration and evaluation assets and development expenditures associated with the producing wells. Production assets are depleted using a unit-of-production method on the basis of proved developed reserves, from the date of commercial production of the respective field.iv. Hak kepemilikan atas operasi unitisasi iv. Ownership interests in unitisation operationsAset bersama adalah aset dimana setiap pihak mempunyai hak dan kepemilikan bersama. Setiap pihak memiliki hak eksklusif untuk mendapatkan bagian dari aset dan manfaat ekonomis yang dihasilkan oleh aset tersebut.A joint asset is an asset to which each party has rights and often has joint ownership. Each party has exclusive rights to a share of the asset and the economic benefits generated from that asset.Pada unitisasi, operator dan non-operator mempersatukan aset mereka di dalam satu lapangan produksi untuk membentuk satu unit produksi dan sebagai imbalan menerima kepemilikan di dalam unit tersebut. Dengan demikian, operasi unitisasi adalah perjanjian pengendalian bersama aset. Berdasarkan perjanjian ini, Grup mencatat bagiannya atas pengendalian bersama aset, setiap liabilitas yang terjadi, bagiannya atas liabilitas yang terjadi bersama dengan pihak lain yang berkaitan dengan perjanjian bersama, setiap penghasilan dari penjualan atau penggunaan bagiannya atas output ventura bersama, bersama dengan bagiannya atas beban yang terjadi pada ventura bersama.In a unitisation, all the operating and nonoperating participants pool their assets in a producing field to form a single unit and in return receive an undivided interest in that unit. As such, a unitisation operation is a jointly controlled asset arrangement. Under this arrangement, the Group records its share of the joint asset, any liabilities it incurs, its share of any liabilities incurred jointly with the other parties relating to the joint arrangement, any revenue from the sale or use of its share of the output of the joint asset and any expenses it incurs in respect of its interest in the joint arrangement.
                                
   494   495   496   497   498   499   500   501   502   503   504