Page 640 - Demo
P. 640
TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN TERKAIT PENGEMBANGAN SOSIAL DAN KEMASYARAKATANSocial and Environment Responsibility Related to Social Development and CommunityLabuhan and Tlangoh Coastal EcotourismIn the East Java region, namely in Labuhan Village, Sepulu District, Bangkalan Regency, PHE together with PHE WMO have made efforts to conserve coastal and marine environments based on local community empowerment in the Coastal Ecotourism Program. Starting from the critical condition of mangrove land due to poaching and the condition of brain drain villages (many of the productive age people have migrated out of the village), this program aims to educate the community in environmental preservation and environmental-based ecotourism management so as to create job opportunities.Through the Coastal Ecotourism Program, the Company contributes to joint efforts to preserve the environment around the operational area. The activities carried out in the program support efforts to achieve the 14th Goal of Life Underwater and the 15th Goal of Life on Land, which are collaborated with empowerment activities to support efforts to achieve Decent Work and Economic Growth Goal 8.PHE WMO together with community groups, government and stakeholders then expand the conservation area and develop the conservation of coral reefs identified in Labuhan waters. Communities who already have skills in mangrove conservation activities and environmentalbased ecotourism management are then given capacity building in coral reef conservation efforts.From coral reef conservation activities, based on the results of routine monitoring carried out in 2020 with the LPPM ITS Surabaya team, there has been an increase in the growth of marine life. This has an impact on increasing the number of fish catches in Labuhan waters for the fishermen around.Ekowisata Pesisir Labuhan dan TlangohDi wilayah Jawa Timur yaitu di Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, PHE bersama PHE WMO telah melakukan upaya konservasi lingkungan pesisir dan kelautan berbasis pemberdayaan masyarakat lokal dalam Program Ekowisata Pesisir. Berawal dari kondisi lahan mangrove yang kritis akibat perburuan liar dan kondisi desa brain drain (masyarakat usia produktif banyak merantau ke luar desa), program ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan dan pengelolaan ekowisata berbasis lingkungan sehingga mampu menciptakan peluang kerja. Melalui Program Ekowisata Pesisir, Perusahaan berkontribusi pada upaya bersama melestarikan lingkungan di sekitar wilayah operasi. Kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan dalam program mendukung upaya pencapaian Tujuan Ke-14 Kehidupan di Bawah Air dan Tujuan Ke-15 Kehidupan di Daratan, yang dikolaborasikan dengan kegiatan pemberdayaan untuk mendukung upaya pencapaian Tujuan-8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.PHE WMO bersama kelompok masyarakat, pemerintah dan pemangku kepentingan kemudian memperluas area konservasi dan mengembangkan konservasi terumbu karang yang teridentifikasi di perairan Labuhan. Masyarakat yang telah memiliki keterampilan dalam aktivitas konservasi mangrove dan pengelolaan ekowisata berbasis lingkungan, selanjutnya diberikan peningkatan kapasitas dalam upaya konservasi terumbu karang. Dari kegiatan konservasi terumbu karang, berdasarkan hasil pemantauan rutin yang dilakukan di tahun 2020 bersama tim LPPM ITS Surabaya, terjadi peningkatan pertumbuhan biota laut. Hal ini berdampak pada peningkatan jumlah tangkapan ikan di perairan Labuhan bagi para nelayan sekitar.Laporan ManajemenManagement ReportProfil PerusahaanCompany ProfileAnalisa & Diskusi ManajemenManagement Discussion & AnalysisIkhtisar 20202020 HighlightsPT Pertamina Hulu Energi2020 Laporan Tahunan TerintegrasiIntegrated Annual Report 640

