Media Contact

  • VP Relations
  • Ifki Sukarya
  • Address: PHE Tower Lantai 25
  • Pertamina Contact Center: 1500000

Head Office

  • Address:Jalan TB. Simatupang Kav 99 Jakarta Selatan 12520
  • Phone:(021) 29547000
  • Fax: (021) 29547086

Pertamina Resmi Kelola 100 Persen Wilayah Kerja Raja/Pendopo

Posted on 08-Jul-2019 02:06

Air Itam – Pertamina resmi mengambil alih 100 persen pengelolaan Wilayah Kerja (WK) Raja / Pendopo, yang semula dioperasikan oleh Joint Operating Body Pertamina Golden Spike Indonesia Ltd.

Pertamina Resmi Kelola 100 Persen Wilayah Kerja Raja/Pendopo

Air Itam – Pertamina resmi mengambil alih 100 persen pengelolaan Wilayah Kerja (WK) Raja / Pendopo, yang semula dioperasikan oleh Joint Operating Body Pertamina Golden Spike Indonesia Ltd.

Seremoni Alih Kelola dilaksanakan di Air Itam   Productions Facilities yang berada di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), SumateraSelatan, Jumat (5/7).

Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Meidawati mengatakan, "Pengelolaan WK Raja / Pendopo oleh PHE Raja Tempirai, merupakan   tantangan baru bagi kami, bagaimana ke depan kami menjalankan amanah pemerintah dengan sebaik mungkin," katanya.

"Dengan sumber daya manusia yang kami miliki serta dukungan para stakeholders, kami yakin pengelolaan WK Raja / Pendopo ini akan berdampak positif dalam mendukung ketahanan energi nasional," lanjut Meidawati.

Kepala Divisi Operasi Produksi SKK Migas, Ngatijan, mengaku optimis bahwa PHE Raja    Tempirai akan mengelola WK Raja / Pendopo dengan lebih progresif, "Kami percaya ke depan, PHE Raja Tempirai sudah menyiapkan strategi untuk mengoptimalkan produksi maupun melakukan eksplorasi cadangan migas sesuai Komitmen Kerja Pasti (KKP) dimana selama 2 tahun pertama akan melakukan studi GGRP dan di tahun selanjutnya akan dilakukan pengeboran eksplorasi dan pengeboran eksploitasi,“ ujarnya.

Luas WK Raja / Pendopo saat ini sebesar 531,28 km2, memiliki total 30 sumur, 12 sumur produksi, 3 sumur injeksi,15 sumur non produksi.

Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral telahmenetapkan Production Sharing Contract (PSC) WK Raja / Pendopo berakhir pada 5 Juli 2019 jam 24.00 WIB dan pengelolaan selanjutnya akan menggunakan PSC dengan skema bagi hasil gross split oleh operator PHE Raja Tempirai. *

[Release]

--