Media Contact

  • VP Relations
  • Ifki Sukarya
  • Address: PHE Tower Lantai 25
  • Pertamina Contact Center: 1500000

Head Office

  • Address:Jalan TB. Simatupang Kav 99 Jakarta Selatan 12520
  • Phone:(021) 29547000
  • Fax: (021) 29547086

Update Harian Pertanggal 03 November 2019

Posted on 05-Nov-2019 10:58



Update Harian Pertanggal 03 November 2019

UPDATE HARIAN

PENANGANAN INTENSIF SUMUR YYA-1 PHE ONWJ

STATUS                : Minggu, 3 November 2019

DILAPORKAN     : PUKUL 13.00 WIB

 

Penanganan Sumur YYA-1 dengan Pengeboran Relief Well untuk Menutup Sumur Secara Permanen


Per Minggu, 3 November 2019 memasuki Proses Plug and Abandonment (P&A) masih dilakukan dengan kegiatan saat ini adalah Rig recovery yang mencakup pembersihan rig, perawatan, dan persiapan pemindahan rig.

 

PHE ONWJ melakukan upaya pengendalian dan mematikan sumur YYA-1 dengan melakukan pengeboran sumur relief well (YYA-1 RW). Pengeboran mulai dilakukan pada 1 Agustus 2019 dengan menggunakan rig Soehanah yang berdiri sekitar 1 kilometer dari anjungan YY, tempat sumur YYA-1 berada.

 

Di tanggal 21 September 2019 pukul 10.30 WIB , pengeboran memasuki fase killing operations, yang lebih cepat dibandingkan jadwal semula yaitu di tanggal 26 September 2019. Dengan demikian, maka proses Pengeboran relief well sudah terlaksana dengan mencapai kedalaman sesuai target.

 

Pasca keberhasilan killing operations, pekerjaan selanjutnya adalah Tahapan Plug & Abandonment (P&A).  Kegiatan pada tahapan ini adalah Rig Recovery dan Securing YYA Well, di mana rig sudah aman untuk didekati sehingga dapat segera dilakukan recovery yang mencakup pembersihan dan perawatan rig itu sendiri. Pekerjaan ini adalah salah satu Tahapan kegiatan Plug & Abandonment (P&A).

 

  1. Penanganan Tumpahan Minyak di Perairan dan Pesisir Pantai

 

Per Minggu, 3 November 2019 PHE ONWJ menggelar oil boom sepanjang 3.520 meter untuk menghalau tumpahan minyak di perairan dan di pesisir pantai. Selain itu, PHE ONWJ juga mengerahkan 1.005 personil di darat dan laut, serta mengerahkan 14 unit kapal.

 

Oil boom yang digelar tersebar di sejumlah titik. Di perairan, PHE ONWJ menggelar 3.520 meter static oil boom. Untuk di pesisir, PHE ONWJ menggelar 4.800 meter oil boom  yang tersebar di  Karawang.

 

(Status Penyebaran Oil Boom update: 3 Oktober 2019)

 

PHE ONWJ didukung 1.005 personil yang terbagi dua kelompok yaitu 360 personil bertugas di perairan dan 645 bertugas di daratan. Dukungan personil ini terdiri dari elemen Oil Spill Combat Team (OSCT), TNI Polri, dan elemen masyarakat sekitar. 

Operasi pembersihan tumpahan minyak di perairan didukung dengan 14 unit kapal. Kapal bertugas untuk pengejaran dan pengepungan minyak yang tercecer, pengangkut tumpahan minyak, patroli, dan siaga back up pemadam kebakaran.

 

 

--