Media Contact

  • VP Relations
  • Ifki Sukarya
  • Address: PHE Tower Lantai 25
  • Pertamina Contact Center: 1500000

Head Office

  • Address:Jalan TB. Simatupang Kav 99 Jakarta Selatan 12520
  • Phone:(021) 29547000
  • Fax: (021) 29547086

Sasar Daerah Terpencil, Tim Medis PHE ONWJ Jemput Bola Periksa Ibu Hamil di Pesisir Pantai Karawang

Posted on 29-Aug-2019 10:36

Karawang, 25 Agustus 2019 – Tim Medis Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) bekerjasama dengan Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) terus meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah terdampak dengan melakukan layanan jemput bola pemeriksaan ibu hamil.

VP Relation PHE ONWJ, Ifki Sukarya menyatakan upaya memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di pesisir Karawang dioptimalkan dengan melakukan layanan jemput bola di wilayah yang sulit dijangkau.

Sasar Daerah Terpencil, Tim Medis PHE ONWJ Jemput Bola Periksa Ibu Hamil di Pesisir Pantai Karawang

Karawang, 25 Agustus 2019 – Tim Medis Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) bekerjasama dengan Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) terus meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah terdampak dengan melakukan layanan jemput bola pemeriksaan ibu hamil.

VP Relation PHE ONWJ, Ifki Sukarya menyatakan upaya memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di pesisir Karawang dioptimalkan dengan melakukan layanan jemput bola di wilayah yang sulit dijangkau.

“Tim Medis di lapangan terus melakukan akselerasi pelayanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Prinsipnya, kita memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat terdampak,” ujar Ifki.

dr.Lina Alil Isnawati, Tim Medis dari RSPP menyatakan, ia bersama tim medis melakukan pengecekan kesehatan bagi ibu hamil di wilayah Pantai Pisangan, Desa Cemara Jaya.

"Kami menyadari tidak semua warga bisa datang ke posko pelayanan kesehatan. Sehingga kami proaktif mendatangi mereka ke rumah-rumah, dan menemukan dua orang wanita hamil" ujar dr Lina.

Menurut dr Lina, ada ibu hamil yang mengalami hipertensi dan sering mengeluh tentang kehamilannya. Sedangkan ibu lainnya tidak merasakan keluhan yang berat saat masa kehamilan. Tim medis pun menelusuri, dan mendapatkan jawaban atas kasus ini.

"Bedanya ada di pemahaman dan edukasi sang ibu. Ibu pertama jarang melakukan pemeriksaan rutin terhadap janinnya sehingga keluhan sering muncul. Sedangkan ibu kedua lebih sehat, janin bagus, tidak ada keluhan karena ia melakukan pemeriksaan rutin. Kami berupaya memberikan edukasi kepada para ibu hamil, mengenai pentingnya pemeriksaan rutin ini agar tumbuh kembang bayinya juga bagus," imbuhnya.

Ia menjelaskan minimal ibu hamil harus memeriksakan kandungan minimal 1 bulan sekali. Pemeriksaan dilakukan baik oleh tim medis berkompeten seperti bidan yang memiliki ijin usaha, puskesmas maupun rumah sakit.

"Tentu kami berharap dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, merata dan menjangkau daerah pelosok, sehingga dapat meningkatkan kesehatan warga di sini," tambah dr Lina.

Sementara itu, salah seorang ibu hamil warga Pantai Pisangan, Marni, menyampaikan terima kasihnya kepada tim medis yang telah datang untuk memberikan pemeriksaan kehamilan.
”Ini adalah kehamilan pertama, dan saat ini sudah menginjak usia kehamilan tujuh bulan. Setelah diperiksa oleh dokter, saya jadi mengetahui kondisi kesehatan janin dan kondisi saya. Semoga saya dan bayi saya sehat -sehat terus ," ujar Marni

--