Media Contact

  • Corporate Secretary
  • Whisnu Bahriansyah
  • Address: PHE Tower Lantai 25
  • Pertamina Contact Center: 135

Head Office

  • Address:Jalan TB. Simatupang Kav 99 Jakarta Selatan 12520
  • Phone:(021) 29547000
  • Fax: (021) 29547086

Mitra Binaan PHE WMO Perkenalkan Cita Rasa Madura ke Nusantara

Posted on 12-Feb-2021 07:32

Bangkalan - Saat bertugas sebagai guru pendamping di Unit Kesehatan Sekolah (UKS) SD Prancak 1, Kecamatan Sepulu, Bangkalan, banyak anak didiknya yang mengeluh sakit tenggorokan. Setelah ditelusuri, ternyata kebanyakan dari mereka tidak membawa bekal dari rumah dan membeli jajanan pedagang di sekitar sekolah yang mungkin kurang memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan.  Mereka tidak punya pilihan lain karena jajanan tersebut enak dan murah. 

Mitra Binaan PHE WMO Perkenalkan Cita Rasa Madura ke Nusantara

Bangkalan - Saat bertugas sebagai guru pendamping di Unit Kesehatan Sekolah (UKS) SD Prancak 1, Kecamatan Sepulu, Bangkalan, banyak anak didiknya yang mengeluh sakit tenggorokan. Setelah ditelusuri, ternyata kebanyakan dari mereka tidak membawa bekal dari rumah dan membeli jajanan pedagang di sekitar sekolah yang mungkin kurang memberikan manfaat yang baik bagi kesehatan.  Mereka tidak punya pilihan lain karena jajanan tersebut enak dan murah.

Berangkat dari kekhawatirannya itu, Irayati mulai berkreasi membuat jajanan yang aman dan disukai anak - anak. Dengan melihat potensi sektor kelautan di sekitar tempat tinggalnya yang belum dimanfaatkan secara maksimal serta berbekal keterampilan yang di dapat melalui beberapa pelatihan, Irayati mengolah hasil laut tangkapan nelayan seperti kepiting, teripang, ikan bulu ayam dan udang.

Tidak sampai di situ, jiwa pengajar Irayati terpanggil untuk membagikan ilmu dan keterampilannya kepada para istri nelayan di desanya. “Banyak waktu istri nelayan dihabiskan hanya menunggu suami mereka pulang melaut, saya punya keinginan supaya mereka punya penghasilan tambahan”, ujar Irayati. Usaha Irayati ini berbuah hasil di mana saat ini ada lima kelompok istri nelayan yang mengikuti jejaknya memproduksi olahan hasil laut.

Dengan pendampingan dari PHE WMO berupa pelatihan, perijinan produk MUI & PIRT, peralatan packaging produk dan pemasaran produk bekerjasama dengan Universitas Trunojoyo Madura (UTM), produk hasil olahan mereka yang awalnya hanya dijual di lingkungan sekolah dan desanya saat ini telah berkembang pesat. Irayati dan kelompoknya di rumah produksi UMKM Putri Rachmi memproduksi hasil olahan laut seperti rengginang kepiting, kerupuk teripang, abon ikan tuna, ikan asin bulu ayam dan terasi udang dan pada 2017 berhasil meraih juara 3 UKM Pengolahan Ikan Terbaik se Jawa Timur.

Menyambung keberhasilan pengembangan usaha UMKM Putri Rachmani, Irayati beberapa kali mendapat kesempatan untuk berbagi pengalamannya dalam mengembangkan olahan hasil laut ke beberapa daerah di luar Bangkalan serta menjadi wakil dari Jawa Timur dalam ajang pameran lokal di tingkat provinsi.  “Ternyata resep olahan Madura cocok dengan lidah orang nusantara. Saat ini kami telah bekerjasama dengan beberapa toko jajanan dan oleh – oleh di Batam, Jakarta, Malang dan Makasar”, ujar Irayati yang selalu ingin berbagi ilmu yang ia miliki dengan orang lain.

[PHE WMO] 
--