Media Contact

  • VP Relations
  • Ifki Sukarya
  • Address: PHE Tower Lantai 25
  • Pertamina Contact Center: 1500000

Head Office

  • Address:Jalan TB. Simatupang Kav 99 Jakarta Selatan 12520
  • Phone:(021) 29547000
  • Fax: (021) 29547086

PHE WMO dan PHE TEJR Tandatangani Prosedur Tetap Tumpahan Minyak SKK Migas

Posted on 23-Mar-2020 01:55

Banyuwangi –  PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melalui anak perusahaanya, PHE WMO, PHE TEJ dan PHE Randugunting menghadiri penandatanganan Prosedur Tetap (Protap) Penanggulangan Tumpahan Minyak. 

PHE WMO dan PHE TEJR Tandatangani Prosedur Tetap Tumpahan Minyak SKK Migas

Banyuwangi –  PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melalui anak perusahaanya, PHE WMO, PHE TEJ dan PHE Randugunting menghadiri penandatanganan Prosedur Tetap (Protap) Penanggulangan Tumpahan Minyak.

Sebagai perusahaan yang bergerak di Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) mempunyai tingkat risiko yang tinggi. Salah satu bentuk risiko yang dapat terjadi di lapangan migas, utamanya yang berada di wilayah lepas pantai (offshore), adalah terjadinya tumpahan minyak.

Dalam rangka meningkatkan kemampuan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk menanggulangi kejadian tumpahan minyak, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama 13 KKKS di wilayah kerja Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) menerbitkan prosedur tetap (protap) tumpahan minyak sekaligus menyelenggarakan latihan gabungan penanggulangan tumpahan minyak di Banyuwangi, Jawa Timur (11/3).

Acara penandatangan Protap ini dihadiri oleh Deputi SKK Migas, Julius Wiratno dan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.  PHE WMO dihadiri oleh Ani Surakhman, General Manager dan Darwin Tangkalalo, selaku General Manager PHE TEJ dan PHE Randugunting.

"Target produksi yang ditetapkan oleh pemerintah dan rencana SKK Migas menuju produksi minyak 1 juta BOPD di 2030 jangan sampai mengabaikan aspek Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lindungan Lingkungan (K3LL). Untuk itulah SKK Migas merumuskan protap ini agar potensi risiko kecelakaan kerja dapat dihindari dan diminimalkan dampaknya". Ucap Deputi Operasi SKK Migas, Julius Wiratno dalam acara tersebut.

Sinergi dengan arahan SKK Migas, Ani Surakhman, GM PHE WMO menyampaikan “ PHE Group akan mendukung SKK Migas dalam mencapai peringkat Proper sebanyak 90% taat, dan nilai Incident Rate tidak melebihi 1,0. Sebagai key performance Indicator SKK Migas”.

“PHE Group akan mendukung komitmen SKK Migas, bahwa pengawasan aspek K3LL tidak kalah penting dengan pemenuhan target produksi, target lifting, maupun Reserve Replacement Ratio seperti yang disampaikan Deputi Operasi SKK Migas” tambah Darwin Tangkalalo, GM PHE Tuban East Java & Randugunting.

PHE Group juga akan melaksanakan komitmennya dalam memastikan implementasi HSSE di lapangan telah sesuai dengan komitmen yang telah disepakati serta meningkatkan kinerja perusahaan dengan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan secara berkelanjutan sehingga tercipta  budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja  dan Lindungan Lingkungan di PHE Group.

--