Kontak Media

  • VP Relations
  • Ifki Sukarya
  • Address: PHE Tower Lantai 25
  • Pertamina Contact Center: 1500000

Head Office

  • Address:Jalan TB. Simatupang Kav 99 Jakarta Selatan 12520
  • Phone:(021) 29547000
  • Fax: (021) 29547086

PHE ONWJ Berbicara Tentang Kemitraan di Hadapan Meneg KLHK

by mk.hasnita.ratnawati

Posted on 05-Mar-2019 10:47

PHE ONWJ diundang menjadi satu-satunya perwakilan perusahaan sebagai narasumber dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk berbagi tentang program unggulan perusahaan yang mencerminkan kemitraan dengan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah sebagai salah satu kunci sukses.

PHE ONWJ Berbicara Tentang Kemitraan di Hadapan Meneg KLHK

PHE ONWJ diundang menjadi satu-satunya perwakilan perusahaan sebagai narasumber dalam Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk berbagi tentang program unggulan perusahaan yang mencerminkan kemitraan dengan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah sebagai salah satu kunci sukses.

Rakernis bertema "Satukan Tekad: Bersinergi Menuju Kualitas Lingkungan Hidup yang Lebih Baik" ini dihadiri oleh Menteri LHK, jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian/Lembaga terkait, Instansi Lingkungan Hidup Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta perguruan tinggi dan komunitas lingkungan.

Program yang diangkat dalam acara tersebut adalah Program Kapal Kehati GreenThink di Desa Cilamayagirang, Kec. Blanakan, Kabupaten Subang. Desa ini dulunya merupakan pendaratan aset curian perusahaan.

PHE ONWJ berinisiatif melakukan program di desa tersebut sebagai bagian dari pengamanan aset perusahaan berbasis masyarakat, sekaligus menyelesaikan permasalahan lingkungan dan sosial.

Program ini bermitra dengan Perhutani sebagai pemilik lahan, Kwaran dan pemerintah desa, juga perusahaan lain untuk keberlanjutan program.

Agus Sudaryanto, Ketua Tim Task Force PROPER Emas PHE ONWJ mengatakan program perusahaan sejalan dengan program pemerintah yang disampaikan melalui musrembang tingkat desa. "Kalau musrembang bersifat topdown, perusahaan melakukan social mapping untuk mengetahui masalah dan potensi desa sehingga programnya bersifat bottom up."

Dia mengatakan tantangan yang dihadapi saat akan bermitra dengan pemerintahan adalah permintaan pembangunan fisik atau infrastruktur. Padahal itu bukan bagian kewajiban perusahaan. PHE ONWJ memilih untuk melakukan program peningkatan kapasitas masyarakat sehingga terjadi perubahan perilaku dan kemandirian untuk dampak jangka panjang.

Menteri LHK Siti Nurbaya dalam paparannya meminta pemerintah daerah terbuka terhadap kemitraan dengan pihak swasta tanpa mempersulit supaya terwujud perbaikan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

[Hanna]

--