Media Contact

  • Corporate Secretary
  • Whisnu Bahriansyah
  • Address: PHE Tower Lantai 25
  • Pertamina Contact Center: 135

Head Office

  • Address: Jalan TB. Simatupang Kav 99 Jakarta Selatan 12520
  • Phone: (021) 29547000
  • Fax: (021) 29547086

Pastikan Integrity dan Reliability Operasi Terjaga, PHE OSES Gelar Management Walk Through

Posted on 05-Apr-2021 10:42

Jakarta - Sebagai upaya peningkatan awareness terhadap kondisi eksisting fasilitas-fasilitas yang sudah sangat berumur (very mature) dan perlu perhatian lebih. Dengan dilakukannya agenda ini, diharapkan pimpinan-pimpinan fasilitas dan fungsi dapat lebih berhati-hati dalam manajemen operasi, khususnya terkait perawatan aset-aset di lapangan, demi menjaga integrity dan reliability operasi. 

Pastikan Integrity dan Reliability Operasi Terjaga, PHE OSES Gelar Management Walk Through

Jakarta - Sebagai upaya peningkatan awareness terhadap kondisi eksisting fasilitas-fasilitas yang sudah sangat berumur (very mature) dan perlu perhatian lebih. Dengan dilakukannya agenda ini, diharapkan pimpinan-pimpinan fasilitas dan fungsi dapat lebih berhati-hati dalam manajemen operasi, khususnya terkait perawatan aset-aset di lapangan, demi menjaga integrity dan reliability operasi.

General Manajer PHE OSES, Alfi Rusin, pada sambutan acara MWT kali ini, menyambut baik kegiatan MWT sekaligus penyampaian hasil Cross Inspection yang sudah dilaksanakan oleh TIM Inspector sebagai bahan Utama MWT dengan adanya berbagai positive yang ditemukan oleh tim inspeksi, selain yang negative finding.

Agenda utama meeting Management Walk Through (MWT) yang dilakukan tanggal 2 Maret 2021 ini adalah penyampaian hasil-hasil temuan cross inspection di fasilitas CIND dan RAMG. Hasil inspeksi disampaikan melalui pemutaran video yang menjelaskan temuan-temuan positif yang ada di lapangan dan dilanjutkan dengan temuan-temuan negatif. Setelah pemutaran video, agenda meeting dilanjutkan dengan sesi diskusi dimana peserta meeting dapat memberikan tanggapan dan masukan terhadap hasil temuan dan ketentuan pelaksanaan cross inspection.

Di sesi diskusi, secara umum, masukan-masukan yang diberikan mengerucut kepada ketentuan pelaksanaan cross inspection yang dirasa masih ditingkatkan agar hasil yang diperoleh bisa lebih komprehensif dan juga pentingnya penindaklanjutan hasil inspeksi yang sudah dilakukan. Pelaksanaan cross inspection masih erat berkaitan dengan occupational safety saja sehingga diharapkan kedepannya inspeksi juga dapat mencakup aspek-aspek process safety dengan cara meningkatkan kompetensi inspektor. Hal tersebut juga diperkuat dengan implementasi Process Safety Management (PSM) yang sedang dikembangkan.  Untuk menindaklanjuti hal tersebut, aturan mengenai cross inspection disepakati akan dinaikkan dari yang mulanya hanya berupa TOR menjadi TKO. Perumusan TKO tersebut diserahkan kepada QHSSE Operations Dept. dan diharapkan untuk dapat diterapkan pada inspeksi selanjutnya.

Diakhir MWT ini, manajemen meminta memastikan bahwa follow up lanjutan terkait hasil cross inspection akan dilakukan demi meningkatkan kualitas kerja. Selain itu diperlukan juga jajaran pimpinan untuk mempertimbangkan kembali prosedur-prosedur di fungsi yang dapat menghambat terlibatnya tim untuk melakukan cross inspection demi terciptanya keterlibatan semua pihak yang diperlukan dalam pelaksanaan inspeksi.

[PHE OSES]

--